
Sebelum pistol itu diledakkan pistol milik Wirya telah lebih dahulu mengenai tangannya.
"Akh...." Jerit Andi memegang tangannya, Desi yang melihatnya juga ikut berteriak ketakutan.
"Kalau tidak pernah memegang senjata jangan coba coba memainkannya anak kecil,"ucap Wirya, memasukkan kembali air soft gun ke dalam jaketnya.
"Katakan yang kau tahu, jika tidak! selain akan membuatmu melarat aku juga akan membuat satu tanganmu yang lain cacat?"
"Aku hanya diberi uang 25milyar untuk membuat mall itu bangkrut. Jika sudah bangkrut aku bisa membelinya dengan harga murah,"
"Kau mencuri 10 milyar dan diberi 25 milyar, lalu kau bertujuan untuk menguasainya sendirian, ide bagus sayangnya kau berurusan denganku dan aku tidak akan membiarkan itu terjadi." kata Wirya. "Lalu siapa yang menyuruhmu melakukan rencana tidak pandai ini,"
"Aku tidak tahu, hanya orang suruhan yang datang kepadaku dan memberikan uang itu."
"Apa kau tahu nama atau ciri cirinya?"
"Dia memakai cincin bermata biru berbentuk kotak di tangannya. Dan satu buah tato berbentuk naga yang melingkar di pergelangan tangannya."
"Baiklah kali ini aku memaafkanmu tapi kembalikan uang yang kau curi dari perusahaan. Dan jangan dekati istriku lagi."kata wirya beranjak pergi.
"Mengapa kau menjadi lelaki gembel didepan Bening?"
__ADS_1
"Semau wanita akan bertekuk lutut dihadapanku karena melihat kekayaanku, aku hanya ingin istriku melihatku bukan kekayaanku."
Setelah itu Wirya pergi,
"Diakah suami Bening yang terlihat menyedihkan itu?" tanya Desi pada Andi.
"Ya...dia seorang pengusaha besar, kakek Bening tidak akan menyerahkan cucunya pada sembarang lelaki. Hanya saja dia itu seorang Don Juan...player...selama ini dia tidak pernah mau berhubungan serius dengan wanita manapun. Lalu kenapa dia mau menikahi Bening? aku jadi ingin tahu alasannya." kata Andi Ming.
"Sayang maaf kan aku karena tidak mengatakan hal ini kepadamu sebelumnya, dia mengancamku,"
"Kita beruntung selamat kali ini, dia itu mantan intel dan juga mantan pengawal khusus president jadi dia selalu bisa menyelidiki semuanya dengan mudah,"
"Aku tahu sebentar lagi diapun akan mengetahuinya tanpa aku harus mengatakannya. Lawannya kali ini bukan orang biasa, menikahi Bening adalah menikahi masalah pelik yang akan membuatnya sibuk. Semoga saja dia bisa membuat hati Bening bangkit dari lukanya, aku sebagai pacarnya dulu, tidak bisa menyembuhkan lukanya, luka yang membuatnya dingin dan tidak pernah mempercayai siapapun lagi."
"Tapi jika aku menjadi Beningpun akan berbuat sama tidak mempercayai siapapun. Kau orang yang dicintainya menikamnya dari belakang dan aku sahabat juga sekretarisnya juga mengkhianatinya." kata Desi.
"Kali ini kita selamat dari Wirya tapi tidak dengan orang yang memberi kita uang. Sekarang kita harus pergi secepatnya." kata Andi langsung mengenakan pakaiannya.
Wirya setelah melakukan tugasnya lalu pergi kembali ke rumah Bening. Dia melewati saja satpam yang sedang enak tertidur di pos penjaga.
"Kau sudah kembali bos...?" tanya Assistannya.
__ADS_1
"Cari orang dengan tato naga dipergelangan tangannya dan cincin bermata biru berbentuk kotak."
"Okey....ibu boss masih tertidur nyaman di tempat tidurnya,"
"Kau mengintipnya?" kata Wirya marah.
"Aku hanya ingin melihat keadaannya, dia bagai seorang dewi yunani yang tidur. Cantik sekali pantas saja kau tergila gila padanya hanya saja dia tidak pernah melihatmu, aku tahu pasti karena kau sudah berumur jadi dia tidak menyukaimu..."
"Kau besok kembalilah ke Hongkong tidak usah kembali lagi kemari."
"Maafkan saya boss hanya saja saya berusaha jujur mengemukakan pendapat saya. Tuan pasti akan sangat kehilangan jika kehilangan saya, saya itu ahli keuangan jago IT, dan juga satu satunya sekretaris yang tampan. Kau akan sulit mencari orang yang berkompeten seperti aku, kau juga akan kehilangan teman curhatmu boss"
"Sekarang kau pergi saat ini juga kalau tidak dalam waktu tiga detik aku akan mencari penggantimu?"
"Nyonya boss akan pergi ke ibukota besok?" kata Assistan Wirya sambil berlalu pergi.
"Apa...shits" kata Wirya kesal melihat orang yang dipanggilnya sudah menghilang dari hadapannya. " Bening akan ke ibukota? Rencana yang bagus untukku membuka kedok orang yang mau menghancurkannya,"
Dia lalu membuka kamar Bening, dan duduk di samping tempat tidurnya, " Maafkan aku ,karena aku hidupmu sulit selama ini, jika saja ayahmu tidak menyelamatkan nyawaku pasti kau masih mempunyai orang yang selalu akan melindungimu dari kerasnya dunia. Apakah kau akan membenciku jika tahu bahwa aku menjadi penyebab terbunuhnya ayahmu?"
Wirya lalu mengecup kening Bening lembut dan membetulkan selimutnya. "Kau dulu adalah gadis kecil yang imut kini telah berubah menjadi wanita yang cantik, aku tidak menyangka akan menikahi gadis kecil yang selalu menggangguku dulu."
__ADS_1