Bos Mafia Itu Suamiku

Bos Mafia Itu Suamiku
Bab 99


__ADS_3

...✨✨✨✨...


Varel sudah siuman ,kini dia sedang menikmati potongan buah dari sang bunda , entah kenapa sikap bunda nya berubah sejak di masuk rumah sakit , bahkan varel berfikir ingin selalu di rumah sakit agar bundanya perhatian dan tidak memarahinya lagi .


'' Kamu mau minum nak ?'' tanya sang bunda.


Varel mengangguk .'' Makasih bun .''


'' Sama-sama '' ucap bunda varel tersenyum hangat.


Saat varel sedang menikmati suasana yang baru dia rasakan ,tiba-tiba ada berita yang membuatnya terkejut.


' berita terkini hari ini telah di temukan mayat seorang pemuda di apartemen jl.xx dengan kondisi yang cukup mengenaskan . dari identitas yang tercantum di ktp , dia bernama galang , dia di temukan dalam kondisi berlumuran darah . di perkirakan dia sengaja di bunuh !


Praaangg.


Varel menjatuhkan garpunya ,dia terkejut bahkan dia tak bisa berkata apa-apa.


'' Kamu kenapa rel ?'' bingung bundanya.


'' Bun itu bukan galang temen aku kan !! '' varel menolak untuk percaya.


Bunda menggeleng . '' Bunda nggak tau rel , mungkin benar itu bukan temen kamu .''


Varel menonton berita tersebut hingga saat polisi membuka bungkusan mayat tersebut ,varel menjadi lemas , ternyata itu teman nya.


'' B-Bun galang bun '' lirih varel.


Bunda mengelus lembut punggung varel dia berusaha menenangkan nya . ''Kamu do'akan saja semoga dia dia di terima di sisinya !''


Varel mengangguk ,kini dia tau alasan kenapa galang tak bisa di hubungi dan juga kenapa dia tak ada di rumahnya selama beberapa hari ini.


Berbeda dengan kondisi varel yang sedang terguncang ,kediaman kakek andrean kini tengah tegang ,dimana orang paruh baya tersebut sedang melampiaskan amarahnya.


BRAAKK !


'' AARRRGHH BOCAH SIALAN !!! BERANI DIA MENANTANG SAYA !!'' teriaknya dengan lantang.


PRANG!


Gelas yang berisi wine dia lempar ke dinding hingga pecah. '' Apa dia belum tau siapa saya !!! bocah ingusan awas saja kamu akan saya habisi !''


Tok ! Tok ! Tok !


'' Siapa ?!'' ucap kakek andrean.


'' Ini saya tuan '' jawab orang tersebut.


Ternyata itu ajudan nya .'' Masuk !''


Cklek !

__ADS_1


Tap ! Tap ! Tap !


'' Tuan ini berkas yang anda minta !'' dia menyodorkan amplop coklat pada kakek andrean.


Kakek andrean memeriksa berkas tersebut , ternyata berkas itu merupakan latar belakang alea .


'' Jadi dia anak tunggal keluarga miskin !!'' ucapnya.


kakek andrean menutup berkas tersebut dia menatap ajudan nya. '' Kamu bawa orang-orangmu , jangan lupa bawa senjata kalian ! kita harus membunuhnya malam ini !''


'' Baik tuan !'' ujar orang tersebut dan pergi.


Kakek andrean tersenyum smrik, dia sudah membayangkan kematian seperti apa yang akan alea alami.


Di sisi lain ,xavier dan alea sedang beradu argumen . dimana xavier melarang alea untuk datang ketempat janjian tanpa dirinya.


'' Nggak !! pokoknya lo nggak boleh ikut ! ini urusan gue vier biar gue yang beresin !'' kekeh alea.


'' Kamu jangan keras kepala lea !! dia bukan orang sembarangan !! aku takut kamu kenapa-napa !'' ujar xavier.


'' Ck mau lo apa sih !! '' alea benar-benar di batas kesabaran nya.


'' Mau saya kamu jangan pergi ! biar saya yang urus semuanya !'' ujar xavier.


'' Nggak !! kalo lo pergi gue harus ikut ! ini bukan masalah dia urusan lo atau bukan !! tapi masalahnya dia udah ganggu anggota gue !''


'' Kalo lo tetep nggak ngijinin gue ikut ! mending gue pergi tanpa sepengetahuan lo !'' pungkasnya.


Xavier menghela nafas lelah , dia tidak ingin istrinya terluka makanya di melarang tapi ternyata istrinya memiliki sifat keras kepala yang sulit di luluhkan.


'' Oke ! '' jawab alea singkat.


Setelahnya dia pergi meninggalkan xavier sendirian di ruang tengah.


'' Untung aku sayang sama kamu , kalo nggak haaaah nggak tau lah ! '' ujarnya lirih.


Xavier menyusul alea setelah beberapa menit menenangkan pikiran nya di ruang tamu.


Anjas pun sama sibuknya dengan alea , dia sedang meminta ijin pada ibunda tercinta.


'' Bun ijinin aku yah , aku janji bakal baik-baik aja !'' ucap anjas di samping bundanya.


'' Nggak ! bunda khawatir sama kamu , gimana kalo kamu kenapa-napa !'' ucap bunda.


'' Aku janji bakalan baik-baik aja bun ,aku bakal langsung pulang setelah selesai .'' ujarnya meyakinkan.


Bunda menghela nafas berat. '' Huuuffzz ya udah bunda ijinin kamu tapi kamu harus baik-baik aja oke !''


Anjas mengangguk , dia memeluk sang bunda dengan erat . '' Sayang bunda banyak-banyak.''


Bundanya mengelus rambut anjas. ''Sama bunda juga sayang kamu banyak-banyak.''

__ADS_1


Anjas tersenyum ,malam ini adalah malam dimana mereka akan memberantas semuanya ,anjas sudah lelah begitu juga dengan alea , hidup mereka tidak pernah tenang selama ini.


'' Bun kalau nanti aku udah selesai sama masalah kali ini ,kita piknik yuk ,aku mau menikmati hari-hari seperti orang lain nya !'' ucap anjas.


'' Iya bunda tunggu ajakan kamu .'' jawab sang bunda.


'' Huuffzz ya udah aku mau ke markas dulu bun , do'ain aku biar aku selamat yah bun !'' ujarnya sebelum pergi.


'' Pasti !'' jawab bunda.


Anjas mencium tangan sang bunda dan pergi meninggalkan rumah . bunda menatap punggung putranya dengan raut wajah cemas. '' Semoga kamu baik-baik aja nak !''


Waktu berlangsung begitu cepat ,kini mereka semua sudah siap .


Di markas ,kini seluruh anggota sudah berkumpul ,bahkan firza pun sudah ada di sana .


Tap ! Tap ! Tap.


Suara langkah mendekati mereka , dia anjas . '' Kalian sudah menyiapkan semuanya ?!''


'' Udah ! kita langsung berangkat ?'' tanya firza .


Anjas mengangguk . '' Kita ketemu queen di sana ! ingat kalian harus selalu waspada !''


'' Baik !'' jawab mereka serempak.


Mereka keluar dari markas dan menaiki motor masing-masing.


Tak berbeda dengan anjas , alea dan xavier pun sudah berangkat ,xavier membawa beberapa orang kepercayaan nya untuk membantu , malam ini cukup terang hingga membuat suasana menjadi indah.


Tak butuh waktu lama mereka sudah sampai di tempat WAR . disana sudah berdiri kakek andrean dengan gaya songong nya.


'' Hahaha bocah ingusan kaya kalian mau melawan saya ?! apa kalian tidak sayang nyawa ?''


'' Dan kamu xavier ! apa orang tuamu mendidik kamu menjadi pemberontak ?! hingga kamu memilih melawan saudara kakekmu sendiri !'' ujarnya mencoba menarik simpati.


'' Iya saya di didik untuk memberontak pada orang yang tidak tau terima kasih seperti anda !'' ujar xavier dingin.


'' Cih kamu sama saja seperti orang tuamu , kalian terlalu munafik !'' ucap kakek andrean.


'' Setidaknya kami tau diri tidak seperti anda !'' jawab xavier.


Kakek andrean menggeram marah. ''Lancang kalian !! saya orang terhormat di negara ini !! apa kalian tidak tau siapa saya !''


'' Tau !! lo adalah iblis berkedok manusia! orang yang memanfaatkan kelemahan orang lain demi ambisi lo !'' jawab alea.


'' Haha ya kamu benar !! tapi apa kamu tau berkat itu semua tujuan saya tercapai haha!'' ujarnya bangga.


'Dih amit-amit , udah bau tanah aja masih belagu' batin alea.


kakek andran kembali fokus. '' Malam ini akan jadi malam terakhir untuk kalian semua !''

__ADS_1


'' BUNUH MEREKA SEMUA !! JANGAN SISAKAN SATU PUN !'' perintahnya pada para bawahan nya .


Setelah mengucapkan itu , perkelahian pun dimulai , suara senjata saling beradu membuat suasana yang sepi menjadi mencekam.


__ADS_2