
...happy reading......
✨✨✨
Selesai ? singkat padat dan jelas. semua sudah 'selesai' memang benar kata pepatah ' sederas apapun hujan pasti akan berakhir jadi rintik'
Leon terhuyung ke belakang ketika mengetahui jika dia di khianati , dia tidak mengira jika orang yang menculik dan menyekapnya adalah sahabatnya sendiri ,orang yang leon percaya teman yang selalu menasihati dirinya .
'' gue gak nyangka lo bakalan lakuin hal ini sama gue '' ujarnya lirih.
Hancur ? tentu saja manusia mana yang tidak hancur jika kepercayaan yang dia taruh kepada seseorang malah berakhir menyakitinya, meski leon cowo dia juga bisa merasa sakit apa lagi jika yang membuatnya sakit adalah orang yang mensuport nya di belakang bukan orang tua ataupun saudara melainkan sahabat.
Leon terduduk di tanah , badan nya lemas sekarang dia tau maksud dari ucapan yang aiden berikan untuknya.
'' jangan hancurin hubungan alea sama abang lo ''
'' lo harus buang perasaan lo buat dia''
'' jangan lo rusakin persaudaraan lo hanya karena cewek ''
Semua kata-kata itu masih terngiang-ngiang di kepala leon. ternyata di balik kata tersebut aiden memiliki rasa padanya dia melarang nya bukan karena dia benar-benar peduli terhadap perasaan nya tapi karena aiden tidak ingin jika leon bersama orang lain kecuali dirinya.
Sunguh semesta sangat adil dalam membuat dirinya hancur . leon tertawa miris. '' haha kejutan paling dalam buat hidup gue '' ujarnya.
Semuanya sudah selesai ,persahabatan mereka hancur, kepercayaan leon hancur untung saja jiwanya tidak ikut hancur.
'' leon'' panggil xavier .
Leon mendongak dia menatap xavier sendu sedangkan yang di tatap kebingungan dia tidak tau kenapa adiknya menjadi seperti itu.
'' kamu kenapa'' tanya xavier.
'' bang'' panggil leon.
'' kenapa'' tanyanya.
'' gak ,kita pulang sekarang '' ajak leon . dia berdiri dan berjalan lebih dulu meninggal kan alea dan abangnya.
'' kenapa dia?.'' tanya alea.
Xavier mengedikan bahu dan hendak menyusul leon tidak lupa juga dia menggandeng tangan alea.
Namun alea tak bergerak sedikit pun, dia menatap seseorang yang tengah marah di sebelah mobil yang terparkir di dekat pohon tempat rumah tadi terbakar.
'' lo kenal dia?.'' tanya alea sembari menunjuk orang disana.
__ADS_1
Xavier menengok ke arah tunjuk alea, dia terkejut tentu saja di kenal dan hafal betul siapa orang itu.
'' Aiden '' ucap xavier.
Alea menatap xavier '' lo kenal dia?'' tanya alea lagi.
'' ya dia sahabat leon ,dia juga sering main ke rumah sama reza , mereka berdua bersahabat dengan leon sudah lama'' jawab xavier.
Alea mengangguk '' lo tau kenapa dia ada disini '' tanya alea.
'' gak tau ,tapi dia kelihatan marah besar '' ucap xavier .
'' dia yang nyulik leon '' jawab alea.
'' why ? maksudku kenapa kamu bisa menyimpulkan bahwa dia yang membawa leon?.'' tanya xavier.
'' lo merasa janggal gak dengan keadaan leon barusan ?.'' tanya alea.
'' hm lalu?,'' tanya xavier.
'' dia baru saja menerima kenyataan bahwa yang menculiknya dan menyekapnya adalah sahabatnya sendiri'' ucap alea.
Xavier menatap aiden. '' apa ini maksud dari omongan orang tadi ?.'' ujanya.
'' kita susul leon dulu ,urusan dia nanti aja '' ucap alea mengajak xavier pergi meninggal kan hutan tersebut.
✨✨✨
Di rumah sakit tempat varel di rawat ,belum menunjukan tanda-tanda apa pun kondisinya juga masih sama seperti kemarin.
'' bangun dong rel , gak bosen lo tidur mulu '' ucap vero.
'' lo tau gak rel ,alea khawatir banget sama lo '' ujar nya lagi.
Anjas yang sedang duduk di sofa ,berjalan ke arah vero. '' lo udah dapat kabar dari alea?.'' tanya anjas.
''belum , dari dia pergi hpnya gak aktif '' jawab vero.
'' dia kemana ya , apa dia baik-baik aja'' ujar anjas.
Vero mengedikan bahunya. '' dia alea anjas , dia gadis kuat pasti dia baik-baik aja '' ucap vero.
'' iya juga sih , eh lo udah kabarin kediaman varel ?.'' tanyanya.
'' udah '' jawab vero.
__ADS_1
mereka berdua kembali sibuk dengan hp masing-masing , mereka memang menjaga varel sesuai perintah alea.
✨✨✨
Saat ini aiden tengah marah-marah pada bawahan nya. karena mereka kecolongan hingga membuat tawanan mereka berhasil kabur.
'' dasar tidak berguna ! menjaga satu orang saja tidak becus!! '' marah aiden.
Ya begini lah sifat aiden sebenarnya , dia lelaki tempramental juga bengis. berbeda saat dia menjadi sahabat leon di sekolah.
'' saya membayar kalian mahal-mahal tapi apa? kerja kalian tidak ada yang beres '' teriak aiden.
Bawahan aiden menunduk , mereka merasa marah karena di remehkan bahkan aiden tidak menggubris luka yang mereka terima. namun mereka masih takut karena sumber uang mereka hanya aiden.
'' maaf bos , tadi kami di serang '' ucap salah satu dari mereka.
Aiden memicingkan matanya. '' siapa'' tanya nya.
''kami tidak tau , mereka hanya berdua dan tanpa senjata apapun saat melawan kami '' jawabnya.
BRUKK
Aiden menendang orang tersebut hingga jatuh tersungkur di tanah. '' BODOH , kalian kalah sama mereka yang bahkan tak memiliki senjata apa pun ''ujar aiden.
''mereka sangat jago beladiri bos ,bahkan kami yang berjumlah banyak ,bisa mereka lumpuhkan hanya dalam beberapa detik '' ujarnya memberi tau.
'' ciri-ciri mereka seperti apa ?.'' tanya aiden.
'' kami tidak melihat mereka terlalu jelas ,tapi yang laki-laki memakai pakaian kantor dan yang perempuan memakai baju sekolah saya tidak tau pasti dia sekolah dimana .'' jawab orang tersebut.
DEGH
Aiden sepertinya mengenali ciri-ciri mereka berdua , aiden yakin mereka adalah xavier dan alea . setau nya leon hanya dekat dengan nya juga alea dia tidak memiliki teman lain selain mereka .
''Gawat '' ucap aiden ,dia mondar mandir di hadapan bawahananya.
'' anda tidak apa-apa bos?.'' tanya mereka.
'' sial , identitas ku pasti akan terbongkar jika begini '' ucap aiden tanpa memerdulikan pertanyaan dari bawahan nya.
'' gue harus cari aman dulu ,gue harus bersikap seolah-olah gue gak terlibat '' ujarnya .
'' kalian bereskan sisanya '' perintah aiden.
Dia lalu pergi membawa mobilnya , dia tidak tau jika alea dan xavier melihat dirinya sedari tadi , ya tadi saat alea akan pergi mengejar leon xavier menahanya dia ingin tau hal apa lagi yang akan di lakukan oleh aiden dan mereka akhirnya mendengar semua ucapa aiden barusan.
__ADS_1