
...happy reading.......
✨✨✨
Beberapa hari telah berlalu saat ini leon sedang bertemu dengan reza di cafe dekat rumah reza.
'' tumben lo ngajakin gue nongkrong ? biasanya kalo gue ajak lo gak mau.'' tanya reza.
'' gak papa , di rumah lo ada siapa.?'' tanya leon.
'' ada sepupu gue kenapa.? lo mau ke rumah gue.'' tanya reza.
'' sepupu lo ? yang mana gue kok gak tau.?'' tanya leon heran.
'' lo aja kaga pernah tanya gimana mau gue kasih tau bego.'' jawabnya.
'' gak usah ngegas bangsat.'' jawab leon.
'' hehe santai bro santai.'' ucap reza cengengesan .
Mereka berdua diam beberapa saat sebelum leon kembali membuka suara.
'' abang gue nikah minggu depan.'' ujarnya.
'' whatttt bagaimana bisa .?'' tanya reza lebay.
PLUK
'' gak usah lebay juga kali.'' ucap leon jengkel.
'' hee sory gue kan kaget gitu loh shock ngerti kan maksud gue .'' jawabnya.
'' apa bedanya dodol.'' jawab leon.
PUK PUK PUK
'' gue tau lo pasti kit heart kan makanya omongan lo pedes banget ngalahin bacotan tetangga gue .'' ujar reza yang berhasil membuat leon menggeplak kepalanya.
PLAK
'' so tau lo.'' ujarnya.
Namun sorot mata leon tak bisa berbohong , ya dia sakit hati dia hanya berpura-pura tidak kenapa-napa .
'' gak usah sedih ,masih banyak yang mau sama lo bukan cuma alea . '' nasehat reza.
'' huuuffzz entah lah.'' jawabnya.
Reza tau jika sahabatnya sudah benar-benar mencintai alea gadis yang akan menjadi kakak iparnya.
'' dari pada lo galau kaya gini ,gimana kalo kita mabar udah lama juga kan kita gak main game bareng.'' ajak reza.
__ADS_1
'' males.'' jawab nya.
Reza menarik nafas kasar , dia bingung harus melakukan apa karena dia baru kali ini melihat leon murung seperti itu .
Tiba-tiba dia teringat pertemuan nya dengan aiden beberapa hari lalu yang menanyakan tentang keadaan leon.
'' btw lo ada masalah apa sama aiden yon.? gue ngerasa lo berdua sama-sama menghindar.'' ucapnya.
Leon tersentak mendengar pertanyaan dari reza . '' gak ada apa-apa '' jawabnya.
'' jujur sama gue lo berdua berantem kan.'' tanya reza , dia sangat penasaran apa yang sebenarnya terjadi antara dua sahabatnya .
Leon diam dia bimbang ,haruskah dia memberi tau reza atau lebih baik menutupinya.
'' gak papa ,aiden mungkin sibuk lo tau kan dia jarang masuk sekolah akhir-akhir ini.'' ujarnya.
Reza membenarkan ucapan leon , dia berfikir mungkin dirinya saja yang terlalu curiga pada mereka. mereka memang baru kelas dua SMA beda satu tahun dengan alea dkk.
'' lo mau disini aja , atau mau kerumah gue.?'' tanya reza.
'' rumah lo .'' jawabnya.
''ya udah yok ,jangan murung mulu dong muka lo jelek kaya t*i '' ujarnya.
'' sialan lo.'' jawab leon.
''hahaha buruan yok sepupu gue juga baru mau balik ,biar sekalian lo kenalan.'' ujarnya.
✨✨✨
Di rumah sakit milik keluarga arlando ,xavier tengah menunggu pemeriksaan alea di ruang UGD.
Saat dokter keluar ,dia melihat brankar alea di bawa juga ,dengan perasaan khawatir campur takut xavier menahan dokter tersebut untuk meminta penjelasan .
'' bagaimana keadaan gadis saya dok ? dia baik-baik aja kan. ?'' tanya xavier.
'' maaf tuan ,keadaan nona alea sangat kritis dia kehilangan banyak darah , serta lukanya cukup dalam yang mengharuskan untuk di jahit .'' jawab dokter tersebut.
'' lalu bagaimana dengan orang tuanya.?''. tanya xavier lagi.
'' mereka sedang di tangani ,anda tenang saja mereka akan baik-baik saja. saya permisi dulu tuan .'' jawabnya .
Xavier mengangguk , dokter itu pun pergi meninggal kan xavier , dia harus membawa alea ke ruang ICU kondisinya sangat buruk kemungkinan terburuknya adalah alea akan koma.
Xavier membuka pintu ruang rawat orang tua gadisnya, dia melihat ayah serta bunda sudah di obati ,dia berjalan ke arah mereka begitu sampai xavier dapat melihat dengan jelas luka yang di terima kedua orang tua alea, dia duduk di samping ayah alea.
'' gimana keadaan ayah sama bunda .?'' tanya nya.
Mereka tersenyum .'' kami sudah mendingan nak , dan terima kasih sudah menolong kami.'' ucap sang ayah.
'' sama-sama , kalo boleh tau kejadian yang sebenarnya seperti apa .?'' tanya xavier.
__ADS_1
'' awalnya saat kami tertidur ,tiba-tiba kami mendengar ketukan pintu namun lama kelamaan ketukan tersebut menjadi dobrakan , kami yang mengira itu maling berusaha menghalangi pintu tersebut tapi kami tidak tau jika ada di antara mereka yang masuk lewat pintu belakang dan menodong kamu dengan pisau , sedang kan alea saat itu masih tidur di kamarnya .'' ucap ayah.
'' hingga kami di bawa keluar oleh mereka , saat akan memasuki mobil alea datang dan bertarung melawan mereka hingga terjadi kejadian seperti sekarang.'' jelasnya.
Xavier diam-diam mengepalkan tangan nya, dia berjanji akan mencari siapa dalang di balik kejadian saat ini yang membuat gadisnya serta calon mertuanya mengalami kejadian buruk.
'' nak'' panggil ayah.
Xavier terkejut saat ayah memanggil dan menepuk pundaknya.'' kenapa yah.?'' tanya xavier.
'' dimana alea.?'' tanya ayah.
Xavier diam ,dia bingung harus menjawab apa ,dia tidak ingin melihat orang tua alea sedih.
'' alea sedang di tangani dokter bun ,kalian tenang aja dia pasti baik-baik aja.'' ujarnya.
Xavier sebenarnya tak niat untuk berbohong namun melihat kondisi kedua orang tua gadisnya ,dia takut jika mereka akan drop dan sakit .
'' dimana ruangan nya ? boleh kami melihatnya nak.?'' tanya bunda.
'' emm nanti kalau aku sudah dapat kabar ,aku kabarin bunda sama ayah biar kita kesana bareng gimana?'' usulnya.
Kedua orang tua alea mengangguk , mereka juga memerlukan istirahat agar kondisinya cepat pulih.
Setelah berbincang-bincang sebentar ,xavier bergegas pamit dan menuju ruang rawat gadisnya. begitu sampai ternyata sang dokter baru saja keluar dari ruangan alea.
'' dokter, gimana kondisinya.?''tanya xavier khawatir.
'' untung lah nona bisa melewati masa kritisnya , hanya saja dia belum siuman.'' jawab dokter tersebut membuat xavier lega.
'' terimakasih dok'' ucap xavier.
'' sama-sama ,saya permisi.'' pamitnya.
Xavier mengangguk , setelah kepergian dokter itu, dia mengambil hp dan menelfon asisten nya roy.
'' kenapa tuan.'' tanya roy begitu telfon tersambung.
'' cari tau siapa yang menyerang rumah alea.'' ucap xavier.
'' baik.'' jawabnya.
'' saya tunggu satu jam kamu harus mendapatkan nya.'' ujar xavier.
'' baik tuan.'' jawabnya.
Xavier mematikan telfon tersebut, dia duduk di bangku tunggu dia akan menjaga gadisnya hari ini , namun saat dia tengah melamun dia mendengar langkah kaki seseorang mendekat ke arahnya , xavier mencari siapa yang tengah berjalan ke arahnya.
Dari kejauhan dia melihat sesosok pria berjalan dengan langkah lebar menuju dirinya, xavier sudah waspada dia melihat sekeliling yang ternyata sangat sepi entah kemana semua dokter bahkan perawat pun tak ada.
Begitu sosok tersebut sampai , betapa terkejutnya dia saat tau siapa yang ada di hadapan nya.
__ADS_1
'' lo..?'' sosok tersebut tersenyum sambil menatap xavier.