Bos Mafia Itu Suamiku

Bos Mafia Itu Suamiku
BAB 82


__ADS_3

...☠️☠️☠️...


Alea berlarian menuju lorong ruangan yang menjadi tempat xavier di tahan , ternyata hal yang dia temukan dengan varel di ruangan tadi adalah cctv rumah tersebut , dari sana dia bisa melihat seluruh isi rumah bahkan tempat yang sangat tersembunyi sekali pun dia bisa menemukan nya , tak hanya cctv rumah tersebut disana juga ada bukti-bukti penggelapan dana milik cleo bahkan transaksi jual beli manusia serta narkoba , alea mengumpulkan bukti tersebut serta menyalin seluruh data yang ada disana , tak hanya itu dia juga menemukan bukti siapa saja yang terlibat dengan bisnis gelap tersebut.


Hosh ! hosh! hosh!


Alea terus berlari tak perduli keringat membasahi tubuhnya , yang ada di dalam pikiran nya hanya xavier dan xavier , dia takut terjadi hal buruk padanya ,perasaan nya gelisah , saat di tengah pelarian nya dari kejauhan dia seperti melihat seseorang sedang berjalan tertatih-tatih , karena penasaran alea kembali berlari menghampiri orang tersebut yang ternyata suaminya sendiri.


Draapp !! draaapp !!


'' Xavier .'' panggil alea lirih.


Mendengar namanya di sebut , xavier berbalik dia melihat wajah istrinya yang sangat dia rindukan . '' Sayang .''


GREEPP!!


Alea memeluk tubuh xavier , perasaan lega dan juga senang bercampur menjadi satu , alea menangis dalam pelukan suaminya. '' Hiks kamu nggak papa .''


Xavier tersenyum dalam diam ,dia membalas pelukan istrinya . '' Aku nggak papa ,kamu gimana ada yang luka .kenapa kamu menangis .'' panik xavier begitu sadar bahu alea bergetar .


Alea menggeleng . '' Aku nggak papa .''


Dia membenamkan wajahnya di dada bidang milik xavier .


Setelah cukup lama saling berpelukan mereka berdua melepasnya dan saling tatap . '' kenapa kamu pakai topeng .?''


'' Ah haha itu tadi varel yang ngasih ,iya varel .'' ucap alea berusaha menghindari tatapan mata xavier.


''Pffttt ''


'' Kenapa ketawa ?'' heran alea ,dia merasa tidak ada yang lucu mengapa xavier tiba-tiba tertawa.


Xavier menggeleng pelan ,dia menangkup wajah istrinya . '' Aku kangen .''


Ucapan xavier seperti sihir untuknya , alea merasa ada yang menggelitik di perutnya , pipinya memerah dia merasa malu mendengar ucapan xavier barusan.


'' Kamu sakit ? kenapa wajahmu merah .'' tanya xavier .


Alea mengeleng cepat. '' Gak papa ,ini panas yah panas , duh engap banget nggak ada pendingin pula .'' kilahnya.

__ADS_1


Xavier yang tau jika alea berbohong hanya menyetujui ucapan istrinya .


'' Bagaimana keadaan orang tua kita ? apa mereka baik-baik saja.'' tanya xavier .


'' keadaan mereka kurang baik tapi leon sudah membawa mereka ke rumah sakit , dan si cleo bangsat udah ada sama temen aku.'' jawab alea.


Xavier mengangguk .'' Jangan keseringan ngumpat ,nanti kebiasaan nggak baik .''


Alea cengengesan menampilkan deretan gigi mungilnya. " Hehe udah kebiasaan juga ,maaf lain kali aku usahain kalo depan kamu nggak ngumpat .''


Xavier tersenyum dia mengambil tangan alea dan mengajaknya berjalan kembali . '' kita keluar dari sini yuk .''


Namun alea tak bergerak sama sekali .'' kenapa .?''


'' apanya yang kenapa .'' bingung xavier.


Mata alea tertuju pada kaki suaminya yang bersimbah darah .'' itu.''


Xavier melihat kakinya sendiri .'' oh ini nggak papa nanti juga sembuh ,kita keluar dulu yuk .'' ajaknya lagi.


Bukan nya menuruti ajakan xavier ,alea malah berjongkok tepat di depan kaki suaminya yang terluka , dia menyingkap celana panjang yang basah terkena darah .


'' Sssstt , jangan di sentuh sayang nanti tangan kamu kotor.'' ujar xavier lembut.


Mendengar ucapan suaminya ,alea mendongak melihat wajah xavier yang terlihat sedang menahan sakit . '' Kamu kenapa bisa begini ? siapa yang lakuin .''


Xavier membantu alea berdiri . '' aku nggak apa-apa , kita keluar dulu nanti aku jelasin .''


'' Nggak bisa ,pelurunya harus di keluarin dulu vier , kamu mau jika kaki kamu terinfeksi .'' ujar alea .


Ucapan alea ada benarnya , akhirnya xavier mengalah dia membiarkan alea mengeluarkan peluru dari kakinya .


Tak sampai lima menit peluru tersebut sudah keluar dari kakinya . xavier merasa takjub dengan ketangkasan sang istri ,seolah-olah alea sudah terbiasa mengeluarkan peluru.


'' Masih bisa jalan .'' ujar alea setelah selesai mengikat luka di kaki suaminya dengan kain yang dia ambil setelah merobek bajunya.


Xavier mengangguk dia menatap alea dengan tatapan sayang. '' makasih .''


Alea tersenyum sangat manis . '' sama-sama , kita jalan sekarang kamu mau aku papah nggak .''

__ADS_1


'' Nggak usah aku masih bisa jalan sendiri .'' ujarnya.


Mereka berdua akhirnya berjalan mencari pintu keluar dari ruangan tersebut.


...✨✨✨...


Di sisi lain nathan yang sudah selesai membereskan anak buah cleo bergegas masuk mencari keberadaan xavier .


'' Cari ke seluruh rumah ini ,jangan sampai ada yang terlewat.'' perintah nathan pada anak buahnya.


'' Baik tuan.''


Mereka semua berpencar ,nathan tak sengaja berpapasan dengan varel yang sedang berlarian mencari alea, tadi setelah urusan mereka dengan vero , mereka terpisah karena varel yang tadi mengatur anggota blue diamond untuk membawa vero ke markas mereka.


'' Siapa kamu .'' tanya nathan dengan tatapan tajam , dia mengira jika itu adalah bawahan cleo yang tersisa.


'' Varel , teman istrinya bang xavier , lo pasti nathan kan .'' ujar varel menebak.


'' Dari mana lo tau gue nathan.'' tanya nathan heran , dia merasa baru pertama kali bertemu dengan varel.


'' Gue tau lo leader tiger spider kan , lo juga sahabatnya bang xavier , jangan tanya gue tau dari mana yang penting lo kesini mau nyari bang xavier sama alea kan.'' ucap varel.


Nathan mengangguk . '' dimana mereka sekarang.''


'' Gue nggak tau , gue juga lagi nyari mereka tadi gue terpisah sama alea .'' jawabnya.


Nathan mengangguk mengerti , mereka akhirnya kembali berpencar agar lebih cepat menemukan xavier serta alea.


Berbeda dengan mereka yang masih mencari satu sama lain , Reza baru saja sampai di markas.


'' Jadi ini markas blue diamond .'' ujarnya.


Ya ternyata reza bukan ketempat cleobara , tetapi dia datang ke tempat anggota blue diamond tanpa ada yang mengetahuinya.


'' Kalian serang mereka secara bersamaan , gue yakin mereka saat ini masih belum menyadari keberadaan kita , dan satu lagi jangan sampai ada yang tersisa ,bunuh mereka semua .!'' perintah reza.


'' Baik tuan.''


Reza tersenyum smrik , dia sudah lama menunggu saat- saat seperti ini , sejak dulu dia sangat ingin menghancurkan blue diamond , dia masih ingat dengan jelas saat dirinya di keroyok anggota mereka ,padahal kala itu dia sedang lelah dia baru saja pulang habis bekerja , namun dia tidak tau jika orang yang mengeroyoknya adalah orang suruhan cleo yang mengkambing hitamkan blue diamond sebagai dalang nya , saat itu alea juga tidak tau jika anak buah cleo ada yang menyamar sebagai anggotanya , alea terlalu fokus mencari penghianat di anggotanya , sampai dia lalai jika kala itu menjadi kesempatan bagi orang lain untuk menjatuhkan nya.

__ADS_1


...see you next time .....


__ADS_2