Bos Mafia Itu Suamiku

Bos Mafia Itu Suamiku
BAB :06


__ADS_3

pemuda tersebut langsung duduk di sofa single yang berada di ruangan tersebut, lalu matanya langsung menatap sang adik,


" Apa maksudmu kak," ucap Dion


" karena, mereka telah satu langkah lebih maju dari kita,jadi yang harus kita lakukan adalah, mengikuti permainan mereka," ucap Nathan


" Benar apa yang dikatakan oleh Nathan, kita tidak bisa langsung untuk menyerang, kita hanya bisa untuk mengikuti permainan mereka," ucap sang papa


"apa tidak ada cara lain" tanya mark


" apa kau ada ide lain , jika ada,maka katakanlah," balas Nathan, sedangkan mark, langsung terdiam jujur saja dia sendiri masih belum memikirkan apa langkah selanjutnya yang akan mereka ambil,


" jika kita salah langkah sedikit saja bukan hanya kita yang akan hancur perusahaan dan kelompok kita juga pasti akan musnah," ucap sang papa


Apa yang diucapkan oleh papa mereka ada benarnya juga, karena jika mereka salah langkah pasti akan menimbulkan kekacauan besar satu orang saja yang membuat kesalahan maka satu keluarga yang akan mendapatkan akibatnya bukan hanya keluarga tapi juga para pegawai mereka dan anak buah mereka,


" Baiklah, sebaiknya kalian cepat pergi kekantor, karena hari semakin siang," tambah sang papa, namun langkah mereka terhenti saat mendengar suara seseorang dari arah belakang, yang ternyata adalah sang mama

__ADS_1


" kalian tidak sarapan dulu," ucap mama


" tentu saja kami akan sarapan mama," ucap Nathan


" oh ya dimana Nayla," tanya sang mama,


" mungkin masih dikamar ma," jawab Mark


" baiklah mama akan panggil dia untuk sarapan bersama," saat sang mama akan pergi, Rayhan langsung menghentikan langkahnya,


" apa kau yakin sayang, kau masih harus pergi ke kantor," ucap sang mama


" iya ma, sudah, sekarang mama duduk saja dengan cantik di sini, biar Rayhan yang memanggil Nayla,ya," ucap Rayhan lembut


setelah mengatakan itu Rayhan pun langsung, pergi ke kamar adiknya itu dia sudah sampai di depan pintu kamar sang adik, tangannya sudah terangkat untuk mengetuk pintu namun tiba-tiba terhenti karena mendengar sesuatu dari di dalam,


Rayhan masih berdiri di depan pintu kamar Nayla dalam diam dia menyandarkan bahunya pada dinding kamar tersebut ya terus menunggu adiknya itu keluar dari kamar setelah 10 menit menunggu akhirnya pintu kamar tersebut terbuka,

__ADS_1


ceklek....( anggap saja suara pintu yang terbuka 😁😁😁)


saat Nayla melangkah keluar dari kamarnya dirinya cukup terkejut melihat keberadaan sang kakak sudah berada di depan pintu kamarnya,


" Astaga, kak, kau membuatku kaget," ucap Nayla sembari mengelus dadanya karena terkejut, sedangkan Rayhan hanya tersenyum, melihat tingkah adiknya yang terkejut itu,


" kakak sudah lama beranda disini," tanya Nayla penasaran, karena kalau sampai sang kakak sudah lama beranda disini, bukan tidak mungkin, dirinya mendengar semuanya,


" belum aku baru saja ingin mengetuk pintu dan memanggil untuk sarapan," ucap Rayhan, Nayla langsung menghembuskan nafas lega saat mendengar penuturan kakaknya ,itu berarti percakapannya saat dirinya tengah menerapkan tadi


"baiklah kalau begitu ayo,cepat kita turun, karena mereka sudah menunggu kita," lanjut Rayhan, yang dibalas anggukkan kepala oleh Nayla,


mereka berdua pun turun dan langsung menghabiskan sarapan bersama dengan keluarga mereka, setelah beberapa saat acara sarapan selesai , dan yang lainnya pun langsung pergi ke kantor sedangkan Nayla sendirinya langsung pergi ke kampus karena dirinya untuk sementara waktu akan melanjutkan pendidikannya di tempat kelahirannya ini,


Dan, tentu saja, untuk melakukan hal, yang tidak pernah mereka duga, tapi benarkah, mereka tidak akan menduganya, atau mungkin, nayla yang tidak menduga, bahwa, mungkin saja ada yang sudah mengetahui tentang sesuatu


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2