Bos Mafia Itu Suamiku

Bos Mafia Itu Suamiku
BAB 40


__ADS_3

...happy reading........


✨✨✨


tak pernah terfikirkan oleh alea jika ia akan memiliki rasa terhadap orang yang menjadi tunangan nya saat ini , pada awal nya dia sangat-sangat dendam dan ingin membatalkan pertunangan tersebut .


Namun entah sejak kapan , rasa itu timbul rasa ingin bersama meski dia tau bahaya apa yang mengahadang dirinya jika mereka bersama.


Rasa yang tak pernah ada sebelumnya membuat luka lamanya kembali hidup, tapi sisi baiknya dia bisa berdamai dengan masa lalunya, dan membuka kembali lembaran hati yang baru.


BRAKK. BUAGH


Alea melempar tubuh bodyguard yang menyerang nya. xavier pun sama dia memukul membanting dan melepar pria -pria tersebut.


Bughh. bughh. duakk.


sreettt kreettakk. krekk


Tapp tappp tapp


Para bodyguard mengepung alea dan xavier . mereka menodongkan pistol ke arah mereka berdua .


'' kamu gak papa lea ?.'' tanya xavier yang membelakangi alea.


'' gue oke , lo gimana ?. ada yang luka ?'' tanya alea di balik punggu xavier , posisu mereka saat ini saling memunggungi dan memasang kuda-kuda.


'' aku baik , makasih udah khawatir '' ucap xavier senang.


'' jangan seneng dulu , musuh kita masih banyak '' ucap alea membuat xavier kembali fokus.


DOR


Satu peluru sukses menembus lengan kiri alea.


'' AKHH SIALAN '' ucap alea sembari menutup lengan nya.


Xavier menengok dan melihat darah mengucur dari tangan alea.


'' lea tangan kamu-'' ucapan xavier tak di teruskan , dia menatap semua bodyguard yang masih mengelilingi mereka tajam .


Tanpa babibu xavier menyerang mereka semua , pertarungan yang tidak seimbang tak membuat seorang xavier takut , hal itu justru membangkitkan sisi lain seorang xavier vernan arlando.


BUGH


BUGHH


BRAKKK


DOR


Satu tembakan melayang ke arah xavier untung saja dia bisa menghindar. xavier berlari menerjang orang yang menembaknya.


DRAPP DRAPP


BUAKK BUGH DUGH


xavier merebut senjata yang ada di tangan orang tersebut.


DOR


DOR


DOR


Di posisi alea dia juga sedang menghadapi tiga orang yang menggunakan senjata katana . meski lengan alea terasa nyeri hal itu tak membuat alea gentar.


SRINGG


SRINGG


TRANG


BUGHH


DUGHHH


SRETT

__ADS_1


alea berhasil mengambil senjata katana salah satu dari mereka.


BATSSS


BRUUKK


SREETTT


SREETT


JLEBB


JLEBB


BRUKK


Alea terengah-engah setelah menusuk mereka.


'' cape banget '' ujarnya , darah memenuhi pakaian alea . xavier melangkah mendekati alea .


GREPP


Xavier memeluk tubuh alea sangat erat, hal itu membuat alea terkejut , dia masih lemas karena tenaganya terkuras habis saat bertarung tadi.


'' maaf alea maaff'' ujar xavier di ceruk leher alea.


''.....'' alea tak menjawab dia bingung.


'' maaf karena aku ,kamu terluka '' lanjut xavier .


Alea tersenyum meski xavier tidak tau , '' bukan salah lo , jadi lo gak perlu minta maaf '' jawab alea.


Namun jawaban alea membuat xavier semakin mengeratkan pelukan nya.


'' g-gue gak bisa n-nafas njir'' ucap alea tergagap.


Xavier melepaskan pelukan mereka , dia menyentil bibir alea pelan '' jangan ngumpat sayang '' ucap xavier lembut, hal itu membuat alea bullshing.


'' imutnya '' ucap xavier menguyel-uyel pipi alea.


Dia menatap tubuh alea yang penuh darah . '' kita kerumah sakit ya , kamu harus di obati '' ajak xavier .


Xavier tiba-tiba menyingkap lengan jaket alea , betapa kagetnya dia saat melihat ternyata luka di tangan alea bukan cuma satu tapi tiga dan beberapa luka sayatan di lengan sebelahnya.


'' kamu harus ke dokter lea , aku gak butuh penolakan !! '' ucap xavier yang terpaksa di angguki alea . dia sedang malas berdebat .


Saat alea dan xavier hendak pergi , mata tajam bak silet milik xavier melihat ada satu orang yang berusaha kabur , xavier berlari ke arah orang tersebut dan menyeretnya ke arah alea.


SREETT BRUUUKK


'' ampun '' ucap orang tersebut.


'' siapa yang menyuruhmu '' tanya xavier dingin .


'' saya tidak tau '' jawabnya.


'' siapa dia ?.'' tanya alea.


Orang tersebut masih menggeleng .'' saya tidak tau , dia hanya menyuruh saya menjaga tawanan yang dia bawa '' jawabnya dengan tubuh yang bergetar .


Xavier menatap datar orang itu , '' sudah berapa lama kau bekerja dengan nya '' tanya xavier .


'' s- saya baru satu bulan '' jawabnya .


Alea menatap xavier meminta izin yang di angguki oleh xavier . alea tersenyum smrik .


Alea mengambil balok kayu yang berada di sampingnya , ia berjalan dengan tenang namun hal lain di rasakan orang yang bersimpuh di tanah . dia merasa sangat tertekan.


'' welcome back ALFREA" Ucap alea atau alfrea pada dirinya sendiri karena saat ini alter egonya yang tengah mengambil tubuh alea.


Alfrea berjalan dengan senyum mengerikan di wajahnya . mata alea yang tadi berwarna biru berubah menjadi warna merah darah , alfrea si psikopat penggila darah segar telah bangkit.


'' beraninya lo bohongin gue , asal lo tau gue paling benci sama orang bermuka dua kaya lo '' ucap alfrea sembari mengitari tubuh orang tersebut.


Orang itu ketakutan dengan aura yang alfrea keluarkan hal itu membuat tubuhnya bergetar hebat bahkan keringat dingin sudah membanjiri tubuhnya.


'' ampun ... ampuni saya '' ucapnya memohon.

__ADS_1


Alfrea tersenyum sinis. '' gue udah kasih lo kesempatan buat jawab tapi lo malah belagu , so gue gak butuh bacotan lo lagi jadi.... mari kita bermain '' ucap alfrea tersenyum .


Orang tersebut beringsut ke belakang hingga kakinya tiba-tiba di tarik oleh alfrea.


SREETT


Sedangkan xavier menatap alfrea dengan tatapan bangga , ternyata bukan cuma dia yang memiliki alter ego . dan xavier tak menyangka jika alfrea memiliki sifat juga sikap mirip dengan alter egonya yang bernama **ZEND**.


Xavier mengikuti alea dari belakang , ternyata dia membawa orang tersebut ke lorong hingga dia sampai di satu pintu di lorong tersebut.


'' kamu mau ngapain al ?.'' tanya xavier.


'' lo cukup diem dan liat pertunjukan gue oke ganteng '' ucap alfrea padanya , ternyata alfrea lebih friendly dan hangat dari pada alea , namun bagi xavier mau alfrea atau pun alea sama saja mereka tetap alea di mata xavier.


SREETT


SREETT


BRUKK


Alfrea menyeret kaki pria itu dan menjatuh kan nya di lantai .


'' a-ampuni s- saya '' ucap pria itu memohon.


Namun sayang seribu sayang alfrea yang sudah hilang kesabaran tak akan mendengarkan permintaan seperti itu.


'' s-saya akan k-kasih tau s-siapa yang menyuruh saya , tapi jangan bunuh saya '' ucap pria tersebut.


Saat alfrea akan menjawab , xavier lebih dulu menjawabnya. '' katakan '' ucap xavier.


Alfrea mendengus sebal , dia sudah tidak sabar bermain dengan pria tersebut.


'' d-dia orang terdekat adik anda , d-dan juga orang yang mencintainya '' jawab pria tersebut.


''maksudmu adiku di sukai oleh pria ?'' tanya xavier heran.


'' i-iya pria itu ada di sekitar adik anda selama ini '' jawabnya lagi .


'' d-dia adalah-'' belum sempat ucapan pria itu selesai tiba-tiba satu peluru menancam di jantungnya , entah dari mana asal peluru tersebut.


DOR


'' UKH UHUK'' Batuk pria itu sembari memegangi dadanya.


Xavier dan alfrea terkejut , mereka mencari seseorang di sana namun tidak ada siapa-siapa.


''. KELUAR LO SIALAN , JANGAN JADI BANCI BERANI NYA DI BELAKANG '' Teriak alfrea ,namun tak ada siapa pun disana.


'' mereka pasti sudah memantau kita'' ucap xavier.


Alfrea mendekati pria yang sudah tergeletak di tanah . '' lo bisa denger gue '' tanya alfrea di samping pria itu.


Namun tak ada jawaban darinya . '' brengsek kita kecolongan '' ujar alfrea pada xavier .


'' kita harus ketempat leon , mereka pasti sedang mencari leon '' ucap alfrea .


Mereka berdua keluar dari ruangan tersebut , mereka berlari ke tempat leon berada di belakang gedung. namun mereka tak tau jika rumah tersebut sudah terpasang bom yang hanya beberap detik lagi akan meledak.


'' cepet '' ujar alfrea sembari berlari di ikuti xavier.


TIIT TIT TIT TITTT BUUUUAMMM


Tepat saat bom itu meledak alfrea juga xavier sudah keluar dari rumah itu.


'' huufff hampir aja '' ucap alfea terengah-engah.


Xavier mengangguk '' kamu alea apa alfrea ?.'' tanya xavier.


'' gue alea '' jawabnya.


'' oke , kamu tau dimana leon '' tanya xavier .


Alea menggeleng . '' gue cuma suruh dia sembunyi .


Di sisi leon , dia sedang menatap pria yang menculiknya dari bali semak-semak, betapa terkejutnya dia saat orang tersebut melepas topeng nya ternyata dia orang yang sangat leon kenal .


'' gak ,gak mungkin itu lo '' shock leon .

__ADS_1


dia masih menatap pria tersebut , ternyata dia adalah orang terdekatnya bahkan yang selalu menasihatinya.


'' Aiden'' Ucap leon lirih .


__ADS_2