
...HAPPY READING........
...✨✨✨...
Lima hari menuju pernikahan nya .xavier masih di sibukan dengan kertas penghasil uangnya, dia bahkan selalu lembur karena tidak ingin di hari bahagianya nanti, dia masih memikirkan pekerjaan nya yang tidak ada habisnya itu.
BRUKK
Satu tumpukan kertas baru saja di taro oleh asistenya ,xavier menghela nafas lelah , dia ingin istirahat namun pekerjaan nya tidak bisa di tinggalkan.
'' kenapa masih banyak?.'' tanya xavier lelah. tangan nya juga sudah pegal dari tadi terus memegang bolpoin.
'' sabar tuan ,ini demi masa depan anda juga nona alea .'' jawab roy sambil tertawa.
Karena dari kemarin dia sudah bekerja sendiri , roy menghandle semua pekerjaan xavier , dan itu satu hari penuh, bahkan roy hanya tidur selama dua jam saja.
'' kau... benar juga, cepat bantu saya.'' ujar xavier jengkel. jika itu kertas tidak menghasilkan uang sudah di pastikan dia akan membakarnya .
Mereka berdua berkutat dengan kertas-kertas itu hingga larut malam, kantung mata mereka yang tadinya sudah hitam kini semakin hitam.
TIK TIK TIK
Suara jarum jam terdengar sangat jelas di sela-sela keheningan mereka. hingga dobrakan pintu membuat kedua orang tersebut terkejut.
BRAKK
Roy yang tadinya duduk ,kini sudah terjatuh di lantai berbeda dengan xavier yang tengah menatap tajam pelaku pendobrakan tersebut yang ternyata adiknya yaitu leon.
'' LEON'' Panggil xavier dingin.
Leon bergidik ngeri melihat tatapan abangnya yang seperti akan menerkamnya.
'' hehe maaf bang ,lagian kalian ngapain jam segini belum pulang sih gue aja udah tidur tadi.'' cerocos leon.
''kamu sendiri ngapain kesini.?'' tanya xavier.
Leon berjalan menuju meja abangnya , dan mengitarinya membuat xavier sangat jengah. '' gue di suruh mommy nyamperin lo , takut lo di culik tante-tante katanya.'' jawab leon.
'' mommy bilang lo harus pulang , katanya biar lo istirahat buat acara lima hari lagi.'' ujarnya.
'' nanti aku pulang ,sana pulang duluan bilang ke mommy jangan nungguin aku pulang.'' usir xavier.
'' gak lo harus pulang sama gue , lagian ini juga udah bukan waktu kerja bang . lo gak kasian sama dia.'' ucap leon sambil menunjuk ke arah roy.
Diam-diam roy memberi jempol pada leon , dalam hatinya sangat bersyukur leon datang jika tidak dapat di pastikan
dia tidak akan sempat tidur.
SREEETTT SREETTT SREEEETT
Dengan gerakan sangat cepat xavier membereskan semua berkasnya , dia menatap roy yang terlihat sangat lelah sama seperti dirinya.
__ADS_1
'' kau boleh pulang roy .'' ucap xavier yang di angguki dengan antusias olehnya.
'' baik tuan '' jawab roy.
Dia berbalik menatap leon dan berucap terima kasih. '' terimakasih tuan muda karena sudah menyelamatkan saya dari lembur yang melelah kan ini .'' ucap roy berdrama.
'' pulang roy ,atau mau saya tambah pekerjaan kamu.'' ancam xavier.
Mendengar ancaman xavier , roy segera berlari terbirit-birit. meninggalkan ruangan xavier.
'' hahaha lo nyeremin banget bang , kok bisa bang roy mau jadi asisten lo yah.'' ucap leon meledek.
'' diam. kita pulang kamu nyetir.'' ucap xavier , dia memakai jasnya dan berjalan ke arah adiknya tidak lupa melepar kunci mobilnya.
'' bawa.'' ujarnya.
'' lah kenapa jadi gue yang nyetir .'' monolognya. namun dia tetap menjalan kan perintah dari abangnya. jika bukan karena perintah dari mommy tercinta dia pasti sudah berada di alam mimpi.
✨✨✨
Di dalam kamar dengan penerangan minim , Alea yang tadinya tertidur pulas tiba-tiba gelisah ,keringat dingin membanjiri seluruh tubuhnya .
'' engak ... enggak .. jangan ambil bunda JANGAN.'' alea terbangun dengan nafas yang tersengal-sengal.
Dia baru saja bermimpi buruk, alea melihat jam dinding ternyata baru jam 01.00 dini hari, dia menghela nafas dan melihat hp miliknya.
'' mimpi gue aneh banget .'' ujarnya.
''AAAKKKKHHHHH'' teriakan itu seperti teriakan bundanya, dengan tergesa-gesa alea turun dari ranjang dan berlari menuju asal suara tersebut.
'' BUNDA DIMANA.'' panggil alea panik . dia celingukan mencari sosok bundanya.
'' BUNDAAAA AYAAHH KALIAN DIMANA.?''
Namun nihil mereka tidak menjawab Alea berlari menuju kamar kedua orang tuanya , saat sampai di depan pintu alea melihat darah berceceran di depan pintu.
Dengan perasaan kalut , dia membuka pintu tersebut. namun pintunya terkunci dari dalam, dia memanggil -manggil nama orang tuanya namun tidak ada jawaban sama sekali.
TOK TOK TOK
'' BUNDA AYAH KALIAN DI DALAM. '' namun tak ada jawaban sama sekali. tanpa pikir panjang alea mendobrak pintu tersebut.
BRAK
satu kali percobaan alea gagal ,dia mencoba kembali dan dia berhasil membuka pintu itu.
BRAKKK
Begitu pintu terbuka , alea tidak mendapati siapa pun disana , dia mencari di seluruh kamar bahkan di kamar mandi pun tidak ada orang tuanya. di tengah kepanikan yang menyerang alea melihat pecahan vas bunga milik bundanya yang sudah berceceran penuh dengan darah di lantai.
Dia mengambil pecahan vas bunga itu ,dia melihat darah yang berada di pecahan tersebut, darah tersebut seperti baru di goreskan ,kemungkinan kedua orang tuanya belum jauh dari rumah.
__ADS_1
Tanpa menggunakan alas kaki dan masih mengenakan piyama tidurnya , alea berlari keluar rumah ,dan benar saja dia melihat kedua orang tuanya tengah di paksa masuk ke dalam mobil hitam yang terparkir di depan rumahnya.
''BUNDA , AYAH.'' teriakan alea membuat orang yang mencekal kedua orang tuanya menoleh.
''sial , seret dia masuk cepat.'' perintah seorang pria di sana.
Anak buahnya kembali memaksa kedua orang tua tersebut masuk ke dalam mobil , Alea berlari menuju arah mereka dia sudah tidak perduli kakinya terluka yang ada dalam pikiran nya hanya menyelamatkan kedua orang tuanya.
Belum sempat orang tersebut berhasil menutup pintu , alea sudah lebih dulu menendang mereka.
BUAGHHH
pria tersebut jatuh tersungkur ke tanah , alea menatap mereka nyalang dia sangat marah bahkan kilatan matanya sudah hampir berubah yang artinya alter egonya sudah bangkit tinggal menunggu perintah dari alea.
'' SIAPA KALIAN.'' tanya alea .
''Brengsek. kalian serang dia sekarang.'' perintah pria yang tersungkur .
Mendengar perintah dari bosnya , mereka yang tadinya mencekal orang tua alea kini berpindah mengepung alea.
'' gue tanya siapa kalian '' ucap alea penuh penekanan.
'' lo gak perlu tau siapa kita , yang perlu lo tau hidup lo akan habis malam ini .'' ujar pria itu sombong.
Orang tua alea yang melihat putri nya dalam bahaya bingung , mereka tidak bisa membantu alea karena mereka sudah mendapat banyak luka dari orang-orang itu.
'' sayang kamu pergi ,lari lea lari.'' perintah sang bunda.
Alea menggeleng .'' aku gak papa bun , mereka harus tau jika mengusik keluargaku maka balasan nya lebih dari yang mereka lakukan. '' ucapnya.
tanpa ada aba-aba salah satu dari mereka menyerang alea menggunakan pisau .
SREEETTT
Satu goresan di dapat alea di lengan nya , namun raut wajahnya tidak terlihat kesakitan di terlihat biasa saja, seolah tidak merasakan sakit.
'' segini doang kemampuan kalian.?'' tanya alea .
'' ****** KURANG AJAR, BUNUH DIA.'' teriak bos mereka.
'' BAIK BOS.''
Mereka menyerang alea bersama-sama ,bahkan mereka menggunakan senjata tajam padanya.
BUAGHH DUAGHH BRUKK
BRAKKK SREETTT DUAGHH
Baku hantam terus berlanjut , alea yang menggunakan tangan kosong sempat mendapat beberapa luka tusuk dan gores di tubunya. darah sudah mengenai sebagian bajunya.
Bunda dan ayah yang melihat putrinya terluka berteriak meminta mereka berhenti menyerang putrinya , namun teriakan mereka bagaikan angin lalu.
__ADS_1
perkelahian terus berlanjut alea yang memang sudah lama tidak berkelahi merasakan hal yang sangat menyenangkan , ya dia telah kembali menjadi gadis beringas yang menggilai bau darah , sisi buruk miliknya kini hidup kembali setelah bertahun-tahun tidak dia keluarkan , bahkan sifatnya kali ini lebih sadis dan tak kenal ampun.