
...☠️☠️☠️...
Kediaman arlando nampak sangat tegang , di sana tengah terjadi adu argumen antara daddy damian dan paman nya.
'' Untuk apa paman kembali kesini .'' ujar daddy damian dingin.
Orang yang di panggil paman tersebut tertawa pelan. '' Kenapa kamu tidak menyambut paman damian ?! bukan kah kita sudah lama tidak bertemu !''
'' Tidak perlu basa-basi paman ,kedatangan anda pasti ada maksud tertentu kan.'' ujar daddy damian.
Orang tersebut tertawa.,dia bernama Andrian , sudah bertahun-tahun dia tidak pernah kembali ke indonesia , damian curiga jika kedatangan paman nya kali ini akan menghancurkan keluarganya .
'' Tidak ada , saya hanya ingin menyapa kalian selagi saya melakukan perjalanan bisnis di sini.'' Elaknya.
Damian tak pernah percaya perkataan paman nya , dia harus waspada , kejadian dulu sudah cukup buatnya untuk sadar jika orang yang berkedok saudara bisa juga menjadi tombak yang akan menusukmu dari dekat .
Xavier yang baru keluar kamar ,terkejut melihat istrinya tengah bersembunyi di balik tembok . dia mendekati alea.
'' Kamu ngapain al ?'' ujarnya .
'' Huusst jangan keras-keras , liat tuh daddy lagi ada tamu .'' ujar alea menunjuk ruang tamu.
Xavier melihat arah tunjuk alea ,dia terkejut melihat saudara kakeknya ada disana.
'' Ngapain kakek ke sini .'' ucap xavier lirih.
Alea mengernyit. '' Dia kakek kamu ? katanya kakek kamu udah wafat ?''
'' Dia saudara kakek aku , dia udah lama nggak pernah balik kesini .'' jawabnya.
Xavier melihat suasana di ruang tamu sangat tegang , '' Al kamu masuk kamar yah , aku mau nemenin daddy !''
'' Gue ikut boleh !'' ujar alea.
Xavier menggeleng. '' Kamu masuk aja yah biar aku yang kesana !''
Mau tak mau alea hanya bisa menurut ,dia malas berdebat. sesampainya di kamar alea membuka laptopnya dan mulai bermain disana .
Dia melihat cctv dimana vero berada ,dia terlihat putus asa dan juga frustasi ,alea berniat mendatanginya besok pagi.
'' Coba lo nggak khianatin gue ver ,pasti semua ini nggak akan lo dapatin!'' ujarnya lirih.
Beberapa menit berlalu ,alea di kejutkan dengan suara hpnya, ternyata anjas yang menelfon nya.
'' Tumben nih anak telfon malem-malem!'' ujarnya heran.
Alea mengangkat telfon tersebut . ''Halo''
'' Al sory ganggu malem-malem !'' ujar anjas .
'' Gak papa ,btw kenapa lo telfon gue ?!'' tanya alea penasaran.
Anjas menghela nafas berat sebelum menjawab. '' Huufffzz varel masuk rumah sakit al ! dia pingsan!''
'' Apa ?! kenapa lo baru ngabarin gue !! sekarang lo di rumah sakit mana ?! '' tanya alea panik.
'' Gue di RS mawar , maaf al abisnya gue juga panik tadi .'' jawab anjas sendu.
'' Gue otw sekarang ! '' alea menutup telfon nya.
Dia mengganti pakaian nya dengan celana panjang dan juga hoodie.
Alea keluar dari kamar terburu-buru. dia berlari menuju tempat xavier.
'' Gue mau minta ijin ke rumah sakit boleh vier ?!'' tanya alae.
'' Kamu sakit al !'' tanya xavier cemas.
Alea menggeleng . '' Bukan gue tapi varel yang masuk rumah sakit. ''
'' Ya udah aku anterin yah !'' usul xavier.
Alea menggeleng. '' Nggak usah vier ,gue sendiri aja .''
__ADS_1
''T-tapi---''
'' Jagain daddy sama mommy ,kamu mau ninggalin mereka berdua sama iblis ini ??'' tanya alea .
Xavier mengernyit , dia kemudian berbisik. '' Kamu tau siapa dia al ?''
'' Tau ,nanti aku jelasin ,aku juga cuma sebentar oke .'' ucap alea di angguki xavier.
Alea menatap daddy damian. '' Dad aku ijin mau jenguk varel yah ''
Daddy mengangguk. '' Hati-hati ,apa kamu akan di antar suamimu ?''
Alea menggeleng. '' Aku bawa motor sendiri dad , aku pergi dulu yah .''
Daddy damian mengangguk ,alea menyalimi daddy damian dan xavier , alea hanya tersenyum sekilas pada kakek andrian sebelum pergi, firasat alea mengatakan jika teror selama ini adalah rencananya dan memperalat cleo sebagai kambing hitamnya.
Selepas kepergian alea , kakek andrian mengirim pesan pada seseorang untuk menghabisi alea.
Andrian tersenyum smrik , senyum itu di lihat oleh xavier ,untungnya xavier memerintahkan anak buahnya untuk menjaga alea , dia khawatir jika alea akan menjadi target kakeknya.
Di sisi lain alea sudah berada di tengah perjalanan , namun tiba-tiba gerombolan motor menghadang jalan nya.
Alea berhenti ,dia menatap datar orang yang ada di depan nya.
'' Minggir !!! Gue nggak ada urusan sama kalian !'' perintah alea datar.
'' Haha hadapi kami dulu baru lo boleh pergi jal*ng.'' ucap salah satu dari mereka.
Alea yang benci jika dirinya di sebut ****** ,segera turun dari motor dan melepas helm.
'' Maju lo semua !! gue habisi malam ini juga !'' ucap alea marah.
'' SERANGG!''
Alea berlari menerjang mereka , perkelahian berlangsung sengit .
BUGH .
BUGHH.
BRAAAK.
Alea benar-benar melampiaskan rasa penatnya beberapa hari ini ,amarah yang sempat dia tahan akhirnya keluar membuat mereka kewelahan melawan satu orang.
'' Sial !! gadis ini bukan gadis sembarangan. !'' ucap salah satu dari mereka.
Beberapa orang sudah berhasil alea lumpuhkan , kini tinggal pemimpin mereka.
'' Maju lo bangsat !! '' ujar alea.
Tanpa basa basi mereka kembali maju melawan alea.
BUGHH.
BUGHH.
BUAAKK.
DUAAKK
BRAAAK.
'' Hosh hosh hosh''
Alea ngos-ngosan , dia memaksakan tubuhnya yang tidak dalam kondisi baik.
Tiba-tiba seseorang mengeluarkan belati dari balik jaketnya untuk menikam alea.
'' Kali ini lo akan mati di tangan gue sialan. '' ucapnya sebelum berlari menerjang tubuh alea.
Reflek alea menengok ke belakang ,saat itu juga matanya membulat sempurna , dia tak sempat mengelak hingga belati itu menusuk seseorang .
BRUK.
__ADS_1
Alea membekap mulutnya terkejut , dia melihat seorang bodyguard mengorbankan nyawanya demi dia.
'' N-Nona tidak apa-apa.'' tanya nya dengan gagap.
Alea mengangguk . '' Lo suruhan xavier ?''
Orang tersebut mengangguk ,tak berapa lama datang satu rombongan bodyguard alea, mereka membantu orang yang terkena tusukan tadi.
'' Bawa dia kerumah sakit. '' perintah alea.
'' Baik nona.''
Setelah kepergian orang tersebut , alea menatap sisa dari mereka dengan benci.
'' Mau lo semua apa HAH !! gue nggak pernah punya urusan sama kalian !'' ucap alea lantang.
'' Kita mau kematian lo !! kalo lo mati gue bakal dapat uang banyak !'' ujar mereka.
'' Mimpi !! lo suruhan kakek andrian kan !!lo kira gue nggak tau kalo dia ngincer keluarga gue ?! ''
'' Sampein sama dia .! KALO DIA BERANI SURUH DATANG KE JL.KENCANA BESOK MALAM.! jangan jadi pengecut terus .'' teriak alea.
Setelah mengucapkan kata tersebut alea kembali menaiki motornya ,dan pergi menuju rumah sakit.
...Skiippp......
Alea sudah berada di rumah sakit , dia berlari menuju tempat varel di rawat .
Draapp. Draaapp. Draapp.
Dari kejauhan alea melihat sosok anjas tengah duduk di bangku tunggu.
'' Anjas , gimana kondisi varel.!'' tanya alea begitu sampai di hadapan anjas.
'' Dia belum sadar al , dokter bilang nggak apa-apa tapi gue takut itu cuma ucapan doang al !'' ujar anjas cemas.
Alea menepuk pundak anjas. '' Gak papa ,varel pasti baik-baik aja ! gue percaya sama dia !''
Anjas mengangguk. '' Al gimana dengan vero ?''
Alea terdiam beberapa saat. '' Gue nggak tau harus gimana sama dia njas , lo tau kan kalian udah gue anggap keluarga !''
'' Gue tau , apa lo juga tau kalo vero suka sama lo ?!'' tanya anjas penasaran.
Alea mengangguk. '' Udah lama gue tau ,tapi gue nggak bisa nerima perasaan dia ,bahkan jika lo atau pun varel suka sama gue ,tetep gue nggak bisa nerima perasaan kalian !''
Anjas mengangguk .'' Iya gue tau kan lo udah nikah gak mungkin juga lo punya laki-laki lain!''
'' Bukan sekarang yang gue bahas, tapi dulu waktu gue masih sendiri , gue tau perasaan kalian sama gue gimana , tapi gue takut kalo gue nerima salah satu dari kalian gue nggak yakin persahabatan kita masih sama ! itu alasan gue nggak mau terlibat sama perasaan , tapi sekarang gue malah terjebak sama perasaan gue sendiri buat xavier, orang yang pernah gue benci setengah mati.'' ujar alea panjang lebar.
Anjas mengangguk .'' Semoga lo bahagia selalu al ,gue do'ain yang terbaik buat lo. ! Dan makasih lo udah jujur sama gue jadi sekarang gue bisa lega liat lo bahagia sama bang xavier.!''
Alea tersenyum. '' Lo juga harus bahagia , pasti suatu saat lo bakal ketemu sama cewe yang bisa jadi pendamping hidup lo!''
'' Amin !'' sahut anjas.
Alea baru ingat sesuatu. '' Besok malam gue mau WAR lo ikut nggak !''
Anjas mengernyit. '' Sama siapa ?!.bukan nya cleo udah di tangkap ?!''
'' Sama orang yang nyuruh cleobara , gue harus nuntasin masalah kali ini sampe ke akarnya , meski pun bakalan sulit kayanya !'' ujar alea.
'' Gue ikut. !!'' ucap anjas .
'' Oke sekalian bawa anak-anak bilang sama mereka kumpul di basecamp utama nanti gue kesana ,karena kondisi varel nggak baik ,lo tolong atur anak-anak yah !'' pinta alea.
Anjas mengangguk. dia menerawang jauh . '' Al kalo masalah kali ini udah beres ,gue pengen piknik sama bunda di taman deh ''
'' Sama gue juga pengen istirahat di rumah ,pengen jalan-jalan kaya orang normal lain nya.'' ujar alea.
Mereka terlalu sibuk mengurusi masalah , bahkan tiada hari tanpa baku hantam , namun disisi lain hal itu membuat persahabatan mereka semakin erat.
'' Masalah vero gimana al. ?'' tanya anjas.
__ADS_1
'' Nanti kita interogasi dia sama-sama ,gue mau tau alasan dia apa !'' jawab alea ,anjas setuju dia sendiri penasaran dengan apa yang menbuat vero berkhianat .