Bos Mafia Itu Suamiku

Bos Mafia Itu Suamiku
BAB 74


__ADS_3

...☠️☠️☠️...


Jarak antara gedung milik almarhum ayah daddy damian ,lumayan jauh apa lagi alea dan zend harus mencari jalan pintas ,agar kedatangan mereka tidak di ketahui .


'' Masih lama nggak ?'' tanya alea.


'' gak ,bentar lagi kita sampai .'' jawab zend.


Alea melihat kesamping , disana hanya ada pohon-pohon yang menjulang tinggi , bahkan dahan pohon itu sangat rendah.


'ini jalan kaya nggak pernah di lewati sekali pun ' batinya.


Tidak ada jejak orang sama sekali disana , benar-benar seperti hutan belantara.


'' lo yakin jalan nya lewat sini ?'' tanya alea , dia merasa tak yakin.


'' iya , ini jalan satu-satunya menuju tempat itu ,tanpa harus menghadapi para penjaga.'' jawab zend.


Meski alea merasa ragu ,dia tetap mengikuti arahan zend .


Beberapa saat kemudian alea sampai di belakang rumah yang sudah terlihat kumuh ,meski masih megah.


'' ini rumahnya ?'' ucap alea.


Zend mengangguk . '' hm ,gue rasa mereka udah bebas ,kita harus bergegas lea, bisa jadi sekarang mereka dalam bahaya .'' ajak zend.


'' lo bener , ayo '' ajak alea.


Mereka turun dari mobil dan berjalan perlahan ,mencari pintu masuk rumah itu.


Begitu menemukan pintu ,alea serta zend segera memasukinya , di dalam alea tak menemukan siapa pun .bahkan penjagaan di sana sangat renggang.


'' apa mereka tau kita bakalan kesini zend ?'' tanya alea.


'' Gua rasa nggak , mereka mungkin lagi nyari bunda sama yang lain nya.'' jawab zend.


'' Kita berpencar, agar lebih cepat menemukan mereka !'' usul alea.


'' Tapi gimana kalo terjadi apa-apa sama kamu .'' ucap zend , dia khawatir alea akan kenapa-napa.


Alea tersenyum ,'' nggak usah khawatirin gue , gue bisa jaga diri . lo fokus cari mereka , nanti kita ketemu disini lagi .'' ucap alea.


Zend mengangguk , mereka mulai berpencar ,alea berjalan ke arah utara ,dia menuju ruangan entah berantah ,di sepanjang jalan alea hanya melihat sebuah patung hewan yang menancap di dinding.


Sedangkan zend ,dia berjalan ke arah barat , dengan langkah lebarnya dia menyusuri setiap ruangan.


Waktu terus berlanjut ,di sisi lain keluarga mereka sedang dalam ancaman hidup dan mati .


Setelah beberapa menit alea berjalan ,dia menemukan sebuah pintu yang terlihat masih baru , alea merasa heran dengan keberadaan pintu itu.

__ADS_1


Dia perlahan membukanya ,setelah terbuka dia terkejut , ternyata di sana adalah tempat penyimpanan senjata . berbagai merek senjata terpajang rapi disana.


Satu kata terlontar dari mulut nya . '' Wow ''


Alea berjalan mendekati jejeran senjata yang sangat memikat tersebut.


'' Gila gue nggak nyangka ada ruangan sebagus ini .'' ujarnya.


Dia mengambil sebuah pistol yang dari pertama dia masuk sudah mencuri minatnya.


Alea meneliti pistol di genggaman nya .


'' apa mereka sengaja nyimpen senjata berbahaya seperti ini di sini agar tidak ada yang tau ? bukan nya senjata seperti ini ilegal ?'' bingungnya.


Alea melihat sebuah tanda di samping pistol tersebut , CB .


'' Cb ? apa ini semacam identitas pemilik pistol ?'' monolognya.


Dia berjalan kembali mengitari senjata yang masih terpajang rapi disana , hingga dia melihat sebuah foto yang tergantung di dinding.


'' Ini foto siapa ?'' ucapnya.


Dia melihat dengan seksama lukisan tersebut , disana terlihat ada dua orang dewasa dan tiga orang anak kecil yang sedang tersenyum.


'' Ini siapa ? apa mereka anggota keluarga xavier ? tapi siapa ,bukan nya rumah ini milik kakeknya xavier .'' ucap alea.


Saat dia sedang mengamati satu persatu orang yang berada di foto tersebut , tiba-tiba terdengar suara tembakan dari lantai atas.


Alea terkejut , dengan terburu-buru dia mengambil beberapa senjata dan menyimpan nya di balik baju , dia bergegas keluar dari ruangan itu dan berlari mencari dimana asal suara tersebut.


Tak jauh berbeda dengan alea , zend juga sedang berlari menuju asal suara tembakan tadi.


Mereka berlari bagaikan orang kesetanan ,hingga mereka berdua sama-sama tiba di lantai atas .


HOSH HOSH HOSH


'' lo denger suara tadi zend ?'' tanya alea ngos- ngosan.


Zend mengangguk .'' Kayanya dari sini asalnya .'' jawab zend.


Mereka berdua membuka pintu tersebut perlahan-lahan, zend masuk lebih dulu ,dia berjalan perlahan di susul alea.


Namun begitu mereka memasuk ruangan tersebut , tidak ada tanda-tanda orang disana.


'' Gak ada siapa pun disini .'' ujar alea.


'' Meski begitu kita harus tetap waspada ! ,kita cari masing-masing ,kalo ada apa-apa kamu teriak lea .'' ucap zend.


Alea mengangguk ,mereka berpisah arah , ruangan tersebut cukup lebar ,sehingga menyulitkan mereka untuk mencari seluruh keluarganya.

__ADS_1


Setelah lelah berputar-putar namun tak kunjung menemukan ruangan lain selain yang ia tempati kali ini.


'' Ck dimana sih ! gue udah cape bolak balik muterin ini ruangan tapi gak ada siapa-siapa '' jengkel alea.


DUGH


Alea menendang dinding untuk melampiaskan rasa kesalnya . namun tanpa dia sangka dinding tersebut bergeser , hingga menampakan ruangan lain yang terlihat lebih kotor dan kumuh.


'' Wahh kaki gue pinter banget nyari jalan lain ckck gue jadi bangga hehe '' ucapnya senang.


Dia memasuki ruangan itu , entah dimana dia berada sekarang ,meski di terangi lampu tapi dia merasakan aura tak enak di sekitarnya.


'' Serem banget njir , berasa uji nyali gue .'' ujarnya .


Saat di pertengahan jalan ,dia samar -samar mendengar suara orang sedang marah-marah . alea berlari menuju asal suara itu , dia sangat penasaran siapa yang tengah marah ,dia merasa tidak asing dengan suara tersebut.


" Lo kira maaf lo bisa balikin orang tua gue !"


" gara-gara lo !! gue sama adik gue jadi yatim piatu !"


" semua kesialan yang gue alami ! semua karena ulah lo "


" jika saja lo nggak bunuh mereka ! gue masih bisa melihat mereka sekarang !"


" SEMUA SALAH LO DAMIAN !"


DEGH DEGH DEGH


Jantung alea berdetak sangat kencang ,bukan karena jatuh cinta tapi terkejut mendengar suara tersebut .


Dari jarak yang tidak terlalu jauh ,alea dapat melihat sang daddy tengah berdiri dengan pisau berada di depan lehernya .ya daddy damian tengah di sandera .


Jantung alea berdetak kencang , dia takut !! takut jika mereka semua akan terluka .


Mereka semua kembali tertangkap ,bahkan bundanya sudah pingsan terlihat lebam di wajahnya .


''Bunda '' Panggil alea lirih dari kejauhan.


Air matanya jatuh melihat kondisi keluarganya yang sangat berantakan.


'' Damian arlando , hmmm nama itu terlalu bagus untukmu ! kau tau harusnya nama itu di berikan pada ayahku bukan padamu sialan!!'' ucap cleo marah.


'' Tenang cleo . om tau om salah tapi ayah kamu dulu yang nyerang om saat itu .'' ucap daddy damian.


'' Cih munafik ! lo kira gue percaya omongan lo ? mimpi ,jelas - jelas saat itu lo nembak ayah gue brengsek !'' ucap cleo.


Mommy serta yang lain nya ,sudah terikat di sebuah tiang yang ada di sana, keadaan mereka sangat menghawatirkan ,tubuh mereka luka-luka.


'' Dad apa yang sebenarnya terjadi ? daddy nggak mungkin lakuin hal itu kan .'' tanya leon.

__ADS_1


Di tengah ketegangan yang terjadi ,alea perlahan-lahan masuk dan mengendap-endap mendekati leon dan yang lain nya , daddy damian yang melihat menantu nya ada di sana terkejut , dia tidak mengira jika alea akan bertindak sejauh ini bahkan dia membahayakan nyawa nya sendiri. daddy damian berusaha mengalihkan cleobara ,dia tidak ingin cleobara melihat alea ada disana . dia yakin cleobara akan melakukan hal buruk pada alea jika dia tau gadis itu berada di belakang nya.


__ADS_2