
HAPPY READING...
Di dalam rumah sakit ,tapatnya ruang rawat alea , ya alea masih belum sadar dia sudah pingsan satu hari penuh .
Alea di jaga oleh bodyguard xavier yang berjumlah 10 orang , mereka berjaga di depan pintu kamar alae dan di ruang rawat alea ada tiga orang.
perlahan-lahan tangan alea bergerak , tak lama mata alea bergetar tanda bahwa dia mulai sadar, bodyguard xavier yang melihat pergerakan alea , langsung menelfon dokter anthon untuk ke ruangan tersebut.
tak lama kemudian dokter anthon masuk ke dalam ruangan alea , dia bersyukur alea sudah sadar meski kondisinya masih lemah , namun dokter anthon benar-benar bersukur karena nyawanya masih aman di tangan xavier.
'' ada yang sakit nona?'' tanya dokter anthon.
'' saya dimana dok ?'' tanya alea.
''nona berada di rumah sakit , tuan xavier yang membawa anda ke rumah sakit kemaren'' jawab dokter anthon.
Alea mengernyit , jika dia di bawa kemarin berarti dia sudah pingsan satu hari penuh.
Alea menatap pada dokter tersebut . '' lalu dimana xavier ?'' tanya alea penasaran.
'' tuan xavier sedang ada urusan di luar jadi beliu belum kesini '' jawab dokter anthon.
Alea mengangguk mendengar jawaban sang dokter, alea bergerak untuk duduk . dia bersender di ranjang , alea mengecek hpnya .
Ternyata banyak panggilan dari sang bunda , juga para sahabatnya.
Alea menelfon bundanya.
DREEEETTTT
DREEETTT
''Hallo sayang'' ucap sang bunda.
'' hallo bunda , maaf ya alea baru ngabarin dari kemaren '' ucap alea menyesal.
'' ga papa , gimana keadaan kamu ? xavier bilang kemaren kamu tidur di rumahnya , karena kecapean '' jawab bunda , alea mendengar jawaban bundanya kaget , jadi xavier tidak memberi tahu bundanya jika dia masuk rumah sakit.
''udah mendingan bun , alea juga bisa pulang nanti '' jawab alea.
'' iya ga papa lea , kamu mau habisin waktu sama xavier juga ga papa hiihi'' ujar bunda meledek alea.
__ADS_1
Alea merasa pipinya panas, kenapa ia merasa salah tingkah dengan ucapan bundanya ? bukanya alea tak mau bersama xavier , lalu perasaan apa yang alea punya saat ini .
Pertanyaan demi pertanyaan membuat alea melamun. hingga suara bundanya membuyarkan lamunan nya.
'' isstt apa sih bun , alea pulang nanti ko , y udah alea matiin dulu telfon nya yah bye bun'' ucap alea.
'' iya sayang bye '' jawab sanga bunda dan mematikan telfonya.
Alea memikirkan ucapan bundanya , jika xavier beralasan bahwa alea menginap di rumahnya berarti xavier benar-benar menjaga perasaan bunda agar tidam khawatir sama gue ' monolog alea.
dia kemudian di ambilkan makanan oleh para bodyguard , alea memakan makanan nya dengan lahap . dia kelaparan ternyata pingsan membuat perutnya keroncongan.
πππ
Di lain tempat , tepatnya markas anggota black cobra .
Xavier sedang menguliti tubuh remon, darah bercipratan di mana-mana.
baju dan celana juga wajah xavier , sudah penuh dengab darah remon .
'' lemah '' ucap xavier saat melihat nafas remon sudah tersendat-sendat.
xavier mengambil belatinya , dia menancapkan belati tersebut pada perut remon , xavier merobek perut remon dan mengeluarkan isinya.
setelah puas dengan hasil karyanya di perut , xavier lalu menancapkan belatinya di kaki dia memotong seluruh jari-jari remon.
'' kau sangat menjijikan , kakimu tak pantas menampak ke tanah'' ujar xavier .
dia memotong kaki remon dengan kayu , sungguh sadis bukan , xavier memutilasi tubuh remon hingga menjadi potongan kecil-kecil.
'' ini akibatnya jika kau mengusik miliku, aku tak akan membiar kan siapa pun melukai miliku walau hanya seujung rambutnya '' ucap xavier pada jasad remon yang sudah tak berbentuk.
dia kemudian keluar markas , lalu mengambil bensin dan menyiramkan nya pada markas tersebut , setelahnya xavier mengambil korek api , menyalakan nya dan melemparnya pada tempat yang sudab terkena bensin.
tak lama kobaran api mulai menyambar . xavier menatap markas yang sedang di lahap api dengan pandangan datar juga dingin .
setelah xavier yakin jika orang-orang yang di dalam sudah terbakar xavier pergi ke mobilnya dan mengendarai mobilnya menuju apartemen guna ganti baju juga mandi . untuk menemui alea dia harus wangi dan bersih pikir xavier , (dasar bucinπ.)
Semalam xavier memang sudah memberi tahu bundanya alea , jika alea akan menginap di rumahnya , xavier tidak mau keluarga alea merasa khawatir xavier menyembunyikan keadaan alea juga demi kebaikan nya . dia yakin jika bundanya tau alea babak belur pasti alea akan di interogasi sampai dia jujur.
dan xavier tidak ingin alea stres dengan hal itu makanya di melakukan kebohongan demi kebaikan pikir xavier.
__ADS_1
Setelah berganti baju dan sudah rapi , xavier keluar dari apart dia berniat ke rumah sakit menjenguk alea.
di perjalanan menuju rumah sakit , xavier mampir ke toko bunga juga toko kue , dia memesan bunga juga kue untuk alea.
'' saya mau bunga mawar merah sama tulip '' ujar xavier .
'' baik '' jawab pegawai toko tersebut.
setelah mendapat bunga , xavier berjalan menuju toko kue .
kriinggg
'' selamat datang '' ucap pegawai toko itu.
xavier masuk dan dia menuju etalase kue , dia memilih kue dengan ukuran sedang juga banyak coklatnya .
'' yang itu '' tunjuk xavier pada salah satu kue.
'' baik , tunggu sebentar tuan . akan kami bungkuskan '' ucap pegawai tersebut .
xavier mengangguk sebagai jawabanya, xavier menunggu tak sampai lima menit kue tersebut sudah siap.
xavier membayarnya dengan kartu hitamnya , setelah selei xavier kembali ke mobilnya . dia bergegas ke rumah sakit . dia sudah tidak sabar untuk bertemu dengan pujaan hatinya alea.
Sesampainya di rumah sakit . xavier memarkirkan mobilnya dan bergegas pergi keruangan alea. xavier sampai di depan pintu ruang rawat alea.
xavier membuka pintu tersebut dengan perlahan , para bodyguard yang berjaga memberi hormat pada xavier. , lalu mereka semua keluar tinggalah xavier dan alea di ruangan tersebut.
xavier mendekati ranjang alea , dia dapat melihat alea sedang terlelap , xavier menatap alea penuh damba juga cinta. xavier meletakan hadiahnya untuk alea di nakas.
xavier menyingkirkan anak rambut yang menghalangi wajah cantik alea.
'' kau sangat cantik alea , saya sangat mencintaimu '' ucap xavier , dia kemudian mendekat ke arah wajah alea dan mengecup kening alea lama , xavier menyalurkan perasaan nya pada alea.
setelah mencium kening alea , xavier duduk di dekat ranjang alea dan menggenggam tangan alea.
'' kau tau lea . saya sangat takut saat melihatmu penuh luka '' ujarnya.
'' saya takut , kamu akan meninggalkan saya , alea kamu harus janji sama saya . kamu akan berada di sisi saya menemani saya dalam keadaan apa pun '' ujarnya.
'' alea saya akui sekarang saya tau jika ketakutan terbesar saya adalah kepergianmu , jadi saya harap kamu mau menjadi bagian dari hidup saya alea , saya akan melakukan apa pun untuk membuat kamu bahagia alea , bahkan jika kamu meminta nyawa saya , akan saya berikan alea , saya benar-benar mencintaimu '' ucap xavier sungguh-sungguh.
__ADS_1
xavier meneteskan air matanya di tangan alea , dia tidak sadar jika alea sedari tadi mendengar semua kata yang xavier ucapkan , alea tersentuh dengan kesungguhan xavier .
namun alea akan menguji kesungguhan xavier dengan nya , alea tak akan langsung membuka hati untuk xavier . karena dia belum yakin dengan perasaan nya sendiri.