Bos Mafia Itu Suamiku

Bos Mafia Itu Suamiku
BAB 61


__ADS_3

...happy reading.........


✨✨✨


Tidak perlu memaksakan menjadi sempurna di mata orang lain, cukup jadi versi terbaik dari dirimu sendiri.


Alea perlahan membuka matanya , dia menatap sekeliling namun tidak menemukan siapa pun, dia bergerak menyenderkan punggung nya di kepala ranjang rumah sakit.


'' gue mimpi apa bukan yah tadi .'' ucapnya.


Kriiiieett


Pintu terbuka ,alea menoleh dan melihat tunangan nya serta sahabatnya masuk .


'' kamu udah sadar.'' ucap xavier.


'' belum gue masih pingsan .'' jawab alea.


Xavier terkekeh mendengar jawaban judes dari gadisnya, dia mendekat lalu menangkup wajah alea.


'' lucu banget sih .'' ujarnya.


'' iiisssst apaan sih lepas cepet .'' ucap alea galak.


Varel dkk menatap pemandangan di depan nya dengan datar dan malas.


'' gimana keadaan lo al .?'' tanya vero yang sudah jengah melihat kebucinan xavier.


'' gue udah mendingan , btw kalian kapan datang ?.'' tanya alea.


'' belum lama kok .'' jawab anjas.


Btw alea udah di pindahin ke ruang rawat jadi mereka bisa menjenguk secara bersamaan.


'' gue denger dari bang xavier ,rumah lo di masuki penyusup .'' tanya anjas.


Alea mengangguk dia teringat orang tuanya yang terluka saat dia belum pingsan.


'' bunda sama ayah gue dimana.?'' tanya alea.


'' mereka lagi pulang dulu ,katanya nanti kesini lagi .'' jawab xavier.


'' mereka gak papa kan '' tanya alea.


Xavier mengangguk , '' mereka baik-baik aja kok dan sudah di obati juga tadi.'' jawabnya.


Alea menghela nafas lega ,dia sangat takut jika terjadi hal buruk pada orang tuanya . dia menatap semua orang yang berada di ruangan nya ,membuat mereka semua heran dengan sikap alea yang seolah-olah sedang mengintai mangsanya.


'' lo ngapain sih al ? bikin takut aja.'' ucap vero.


'' gak papa , kenapa kalian bisa tau gue masuk rumah sakit.'' tanya alea.


'' bang roy yang kasih tau kita .'' jawab varel yang dari tadi diam saja.


Alea mengangguk ,dia menatap xavier dan tersenyum , senyum yang sangat jarang di keluarkan nya namun kini dia perlihatkan pada calon suaminya bahkan varel dkk sampai tak berkedip melihat senyum alea yang sangat manis dan tulus.

__ADS_1


'' makasih karena lo udah nolongin gue.'' ujarnya.


'' sama-sama baby .'' jawab xavier membuat alea tersipu malu.


✨✨✨


Di tengah kebahagian yang xavier alami ,ada satu pria yang menginginkan kematian nya , dia sudah terlalu lama memendam benci pada keluarga mereka yang selalu terlihat harmonis setelah kejadian itu.


Kejadian yang membuat dia kehilangan keluarganya ,kejadian yang berhasil menghancurkan mentalnya dan menumbuhkan rasa dendam begitu dalam.


'' gue ngga terima kalian bahagia , sedangkan gue disini harus menderita dan itu semua ulah kalian SIALANN'' ucapnya entah pada siapa.


BRAAAAKKK


Dia membanting meja hingga meja tersebut patah, dia baru saja menerima laporan jika gadis itu sudah sadar dan akan pulih beberapa hari lagi.


'' liat aja kalian akan mendapat dua kali lipat dari perbuatan kalian sama gue AKKHH BRENGSEKK .''


BRAKKK BRUUKKK


Ruangan tersebut seperti kapal pecah ,sangat berantakan bahkan beberapa pecahan gelas juga berserakan disana.


Dia menatap foto keluarganya yang terpampang di dinding , disana terdapat dirinya ,adiknya serta kedua orang tuanya mereka semua tersenyum dalam foto tersebut, hatinya tersayat andai saat itu dia sudah besar mungkin dia bisa menolong orang tuanya.


'' gue janji gue bakalan habisin seluruh keluarga keparat itu dan bikin mereka bertekuk lutut di bawah kaki gue. '' ucapnya terlihat sangat marah.


Dia mengambil hp dan menelfon seseorang .


TUT TUT TUT


'' hallo bang '' jawab seseorang di seberang telfon.


'' pulang sekarang , kalo nggak gue hancurin semua kenangan lo sama dia .''ucapnya.


...Setelah mengancam dia mematikan telfon tersebut ,dia mendudukan dirinya di kursi kebesaran nya .dia menghela nafas kasar ,sudah banyak cara dia lakukan untuk membuat keluarga mereka menderita namun hak itu sangat sulit terjadi dan semuanya karena anak sulung mereka yang selalu melindungi keluarganya. dia menatap tajam pada pigura keluarga besarnya dulu....


'' tunggu pembalasan gue .'' ujarnya.


Di lain sisi pemuda yang tadi di telfon oleh dia kini tengah mengendarai motornya dengan kecepatan tinggi , dia amat sangat takut jika omongan abangnya benar-benar di lakukan.


BRUMM BRUMMM BRUMM


Akhirnya pemuda itu sampai di rumah mereka ,ya mereka tinggal berdua terkadang juga mereka tak ada yang pulang dan menginap di apartemen.


BLAAAM


pemuda itu menutup pintu rumah dan bergegas mencari abangnya di ruang kerja.


BRAAAKK


'' bang '' panggil pemuda tersebut.


Orang yang di panggil pun menoleh , dia menatap tajam pemuda yang menjadi adik kandungnya tersebut.


'' dari mana kamu.?'' tanya pria tersebut.

__ADS_1


'' a-aku.... abis ketemu temen bang .'' jawabnya gagap.


'' temen ,? bukan nya kamu dari tempat gadis itu'' tanya abangnya.


Pemuda tersebut menggeleng brutal ,dia sangat takut pada abangnya ,mereka selalu berselisih paham ,tak jarang pula abangnya melampiaskan kekesalan nya pada adiknya itu.


'' sudah berani berbohong hm.?'' tanya abangnya.


'' nggak bang ,aku serius tadi abis ketemu temen .'' jawabnya .


Pria yang di panggil abang tersebut mengambil hp dan memperlihatkan foto sang adik yang tengah berada di rumah sakit.


'' lalu ini apa , kamu kira saya nggak mengawasimu selama ini .?'' ucap pria itu.


Pemuda tersebut terkejut melihat foto dirinya sendiri di hp abangnya , dia tidak mengira jika abangnya sampai menguntit dirinya .


'' kamu harus ingat bahwa mereka pembunuh dan harus mati di tangan kita ,untuk membalas kematian orang tua kita PAHAM.!!'' ucapnya marah.


'' t-tapi bang kejadian hari itu karena kecelakaan bang bukan ulah mereka .'' ucap pemuda tersebut.


Pria tersebut mengambil belati miliknya dari atas meja dan berjalan menuju sang adik.


SREEEETT


'' AKKHH '' Teriak pemuda itu kala mendapat satu sayatan dari belati abangnya.


Pria itu menarik kerah baju milik adiknya danmencengkramnya . '' GOBLOK LO KIRA ITU CUMA KECELAKAAN ? PADAHAL LO TAU JIKA BUKAN KARENA MEREKA ORANG TUA KITA MASIH ADA SIALAN!! '' teriak pria itu murka.


'' Gue biarin lo deketin dia buat balas dendam bego bukan buat jatuh cinta .''


BUUUGGHH


Satu pukulan di layangkan kembali pada adiknya. sang adik hanya diam dia lelah menghadapi sikap abangnya yang selalu menuntut.


BAGGH BUGHH BUGHH BRUKK.


Entah sudah yang keberapa kali dia menjadi samsak kemarahan abangnya , sudah berkali-kali pula dia mengingatkan abangnya jika balas dendam akan membuat dirinya semakin menderita namun hal itu tak pernah di gubris.


'' BANG MAU LO BALAS DENDAM KAYA GIMANA PUN ORANG TUA KITA GAK AKAN BALIK , YANG.ADA LO AKAN TERKENA MASALAH BANG . SADAR BANG KITA BISA JADI LEBIH BAIK DARI SEKARANG '' nasehat sang adik.


BRAAAAKKK


Dia membanting adiknya hingga menabrak meja yang sudah patah .


'' UHUK UHUK .''Batuk pemuda itu saat dirinya terlempar cukup jauh.


'' SEKALI LAGI LO NASEHATIN GUE ,JANGAN HARAP LO BISA LIAT GADIS SIALAN ITU .'' ancam sang abang.


'' Dan ingat gue nggak pernah main-main sama kata-kata gue .'' ucapnya dan pergi dengan membanting pintu.


BRAKK


Pemuda tersebut terduduk di lantai yang dingin , dia menghela nafas berat , hidupnya tidak seindah saat dia berada bersama teman nya, disini dirinya seperti tercekik dia tak bisa berbuat apa-apa . karena sekali lagi hidupnya sudah ada di tangan abangnya sendiri ,jika dia melawan maka nyawanya sudah pasti akan melayang.


'' gue harus gimana alea '' ucapnya lirih.

__ADS_1


__ADS_2