
...happy reading...........
✨✨✨
Malam ini adalah malam yang paling menegangkan ,bagaimana tidak saat ini vero tengah menjalani operasi ,alea beserta yang lain tengah menunggu di samping pintu ruang operasi.
...'' kok lama banget sih ''ucap alea tak sabar....
'' sabar , kita berdo'a aja semoga operasinya berjalan lancar.'' ucap xavier.
Alea mengangguk ,namun dia tidak bisa duduk dia mondar mandir hingga membuat kedua pria di sana pusing.
'' duduk al ,lo gak cape mondar mandir kaya setrikaan.'' ujar anjas.
'' gue cemas ,gue takut.'' ucap alea lirih.
'' lo gak perlu takut, vero orang yang kuat gue yakin dia bisa ,jadi lo duduk dulu istirahat.'' nasehat anjas.
Alea kemudian duduk di samping xavier. dia menyenderkan kepalanya di bahu tunangan nya. anjas yang melihat hal itu memalingkan wajahnya , dia semakin hari tak bisa mengontrol perasaan nya sendiri.
Xavier mengelus rambut alae pelan.
'' kamu udah kabarin bunda sama ayah?.'' tanya nya.
''udah tadi.'' jawab alea.
Hingga beberapa saat kemudian lampu ruang operasi mati,menandakan bahwa operasinya telah selesai.
Alea dan yang lain bangun dari duduk mereka, begitu pintu terbuka dan dokter keluar alea langsung bertanya.
'' gimana dok operasinya.?'' tanya alea.
'' alhamdulillah operasinya lancar, namun saat ini dia belum sadar .kami akan memindahkan pasien ke ruang rawat .'' ujar sang dokter.
Alea dan yang lain menghela nafas lega ,mereka sangat senang mendengar kabar tersebut.
'' makasih dok.'' ucap alea yang di angguki dokter tersebut.
DRAPPPP DRAAAAPPP
Suara langkah kaki menggema di lorong rumah sakit ,dengan berjalan tergesa-gesa kedua orang tua vero menuju tempat putra mereka di rawat.
Begitu mereka sampai di ruangan tempat vero di rawat , mereka melihat alea beserta yang lain nya tengah duduk di kursi tunggu.
'' alea .'' panggil maminya vero.
__ADS_1
'' tante kinan '' ucap alea.
Ya KINAN dan juga VERDI adalah nama orang tua vero. mereka baru sampai dari perjalanan bisnis mereka.
'' gimana keadaan vero al.? apa operasinya berhasil?'' tanya mami vero .
'' alhamdulillah berhasil tan ,cuma vero belum sadar dari tadi kata dokter kemungkinan vero sadar besok pagi tan '' jawab alea.
Mami dan papi vero mengambil nafas berat ,mereka sadar mereka terlalu sering meninggalkan vero bahkan sangat jarang mereka mengurus putranya.bahkan di saat genting seperti tadi bukan mereka yang menemani namun teman-teman nya. mereka merasa malu dan gagal menjadi orang tua .
'' tante berterima kasih banyak pada kalian karena sudah membantu vero ,makasih banyak anjas , alea dan-''
'' xavier om '' jawab alea.
papi vero mengangguk .'' dan nak xavier kami mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan kalian '' ujarnya.
'' sama-sama om ,lagian vero kan sahabat kita sudah sepatutnya kita saling bantu'' jawab anjas.
Setelah berbincang-bincang sebentar dengan alea dan yang lain , mereka kemudian masuk ke dalam ruang rawat putra mereka.
'' lo mau balik gak al?.'' tanya anjas.
'' iya gue udah di tanyain bunda mulu nih.''jawabnya.
'' oke '' jawab alea.
Anjas berlalu dari hadapan mereka berdua ,setelah lumayan jauh dari alea dan xavier ,dia memberhentikan langkahnya dan menelfon seseorang.
'' lo dimana.?'' tanya anjas.
''.....'''
'' buruan ,gue udah di tempat janjian .'' ucapnya.
Setelah telfon di matikan ,sebuah mobil berwarna hitam datang menghampirinya. dia memasuki mobil itu dan pergi dari sana.
Alea bersama xavier juga sudah berada di mobil ,mereka akan pulang setelah tadi berpamitan kepada orang tua vero.
'' kamu cape '' tanya xavier melihat wajah alea yang terlihat sangat lelah.
'' iya gue mau buru-buru tidur ,badan gue pegel semua'' jawabnya sambil memejamkan mata.
'' kamu tidur aja nanti aku bangunin kalo sudah sampai di rumah bunda'' ujarnya.
'' oke thanks'' ucap alea dan mulai terlelap.
__ADS_1
Xavier menjalan kan mobil nya dengan kecepatan sedang , dia masih ingin berlama-lama dengan alea meski dia hanya bisa menatapnya seperti sekarang, dia belum bisa berkontak fisik dengan alea karena dia menghargai alea ,dia takut membuat alea tidak nyaman dan berakhir dia di benci alea . membayangkan hal itu saja membuat seorang xavier pemuda yang sangat di takuti di dunia bawah menjadi penakut.
✨✨✨
Di sisi lain di dalam sebuah rumah minimalis yang berada cukup jauh dari hingar bingar kota, terdapat dua pemuda bersaudara tengah menyusun rencana .
'' gimana rencana lo ? berhasil ''tanya orang tersebut.
'' gak ,gue gagal '' jawabnya saudaranya.
'' ck gue udah bilang icar aja cewe nya ngapain lo ngulur-ngulur waktu ,jadi gagal semua rencana kita sialan '' ucap pria itu.
'' lo bego atau tolol ,lo tau dendam kita harus terbalaskan lo mau lihat mereka hidup bahagia di saat kita harus menderita HAH JAWAB GUE BRENGSEK !! '' marah pria itu.
''GUE JUGA UDAH BILANG SAMA LO ,JANGAN LO BAWA-BAWA DIA .
DIA GAK ADA SANGKUT PAUTNYA SAMA DENDAM KITA ''jawab saudaranya murka.
'' Dasar goblok ,punya otak di pake lo kira setelah dia tau niat lo dia bakalan belain lo ? gak gue jamin lo bakalan di buang '' ucapnya memprofokasi saudaranya.
Pria tersebut termenung mendengar penuturan kakaknya ,ya mereka kakak beradik yang sedang berdebat karena rencana mereka gagal.
'' Lo tau perasaan lo itu cuma buat diri lo jadi pecundang ,so kalo lo gak bisa buat jalanin rencana kita ,biar gue yang lakuin '' ujar kakaknya.
...Pria tersebut menatap sang kakak tajam .'' jangan pernah lo setuh dia seujung jari pun ,gue gak akan biarin lo nyakitin dia !!.'' ucapnya....
Sang kakak yang mendengar ancaman adiknya tersenyum smrik . '' gue gak perduli meski gue harus menjadi musuh lo sekalipun gue gak perduli ,bagi gue balas dendam orang tua kita lebih penting dari tali persaudaraan kita . gue akan buat seluruh keluarganya hancur termasuk ****** yang lo banggain itu '' ucapnya.
Mendengar ucapan terakhir sang kakak ,membuat pria yang menyandang status sebagai adiknya murka .
'' JAGA UCAPAN LO BANG ,DIA BUKAN ****** SEPERTI YANG LO KIRA SIALAN ''teriaknya marah.
'' Wow adik gue yang satu ini ternyata sudah besar hahaha'' ujarnya.
'' Asal lo tau meski dia tidak ada sangkut pautnya sama keluarga kita . tapi dia akan menjadi anggota keluarga mereka , lo kira lo bisa dapatin dia heh ,jangan mimpi ,bagi mereka lo itu hanya segumpal sampah yang mengotori wilayah mereka paham maksud gue kan '' ucapnya panjang lebar.
'' jadi lo harus buang perasaan lo jauh-jauh dan segera laksanain rencana kita ,di mulai dari dia , jika lo bisa membuat dia tak berkutik maka hal itu akan membantu kita menghancurkan mereka semua '' ujarnya.
Namun sang adik tak menjawab ,dia tengah bimbang ,apa yang di katakan kakaknya memang benar , mau sekuat apapun dia berusaha mendapatkan gadisnya semua hanya sia-sia .
'' diam lo gue anggap sebagai jawaban ,jadi lo harus secepatnya membuat gadis itu bertekuk lutut di hadapan lo '' ujarnya.
Sang adik tak mengangguk atau pun menggeleng ,dia hanya menatap kosong kakaknya, sepertinya kakaknya berhasil meyakinkan adiknya.
'' gue tunggu kabar terbaik dari lo '' ujar nya dan pergi dari hadapan adiknya.
__ADS_1