
...happy reading......
☠️☠️☠️
masih flasback.
Dalam perjalanan menuju tempat sang kekasih , nathan sangat bahagia terlihat dari pancaran wajahnya yang selalu tersenyum.
Dia akan mempersiapkan kejutan untuk sang kekasih nanti malam , nathan sudah memilih tempat yang indah nan romantis untuk mereka berdua.
'' gue ga sabar akh '' ucap nathan , dia sudah membayangkan beberapa adegan romantis bersama pujaan hatinya.
Tak terasa nathan sudah sampai di mana kekasihnya sudah menunggu nya di cafe . nathan memarkirkan mobil nya . dia keluar dari mobil dan masuk menuju tempat kekasihnya berada.
Dari jauh nathan dapat melihat orang yang telah mengisi hatinya selama ini .
'' hay sayang '' ucap nathan begitu sampai di hadapan sang kekasih.
gina menoleh dia tersenyum , senyum yang menjadi candu bagi seorang nathan.
'' hay , baru sampe ?.'' tanya gina .
'' he-em kamu udah selesai ?.'' tanya nathan .
Nathan menatap dua teman gina , yang juga sedang menatapnya .
'' oh mereka temen aku , kenalin yang rambutnya pendek namanya maura , kalo yang pake bando namanya sesil .'' ucap gina kepada nathan.
Nathan mengangguk , dia menyapa dua teman pacarnya itu . '' hay gue nathan '' sapa nathan .
Mereka berdua mengangguk , namun jika di perhatikan salah satu dari mereka menatap nathan kagum .
'' ya udah yuk pulang , katanya di tungguin bunda kamu ?.'' ajak nathan.
gina mengangguk '' yuk '' jawab gina .
'' gais gue pulang dulu ya bye bye '' pamit gina.
maura dan sesil mengangguk bersamaan . '' lo ati-ati di jalan gin '' ucap maura.
'' siap , bye '' jawab gina.
Nathan dan gina pergi meninggal kan kedua orang tersebut.
setelah nathan dan gina pergi ,maura dan sesil membicarakan nathan.
'' nathan makin ganteng yah '' ucap maura.
'' biasa aja tuh '' jawab sesil .
'' isssst lo mah , gue aja iri sama gina . kenapa bukan gue yang jadi pacarnya nathan sih '' ucap maura.
sesil geleng-geleng kepala , '' jangan ganggu hubungan mereka deh , gina kan sahabat kita jangan sampai hubungan kita hancur cuma karena lo mau rebut nathan dari gina '' nasehat sesil.
__ADS_1
maura tak menggubris omongan sesil , memang mauran sudah menyukai nathan sejak lama , dia awalnya hanya kagum dengan ketampanan dan sopan santun nathan namun lama kelamaan rasa kagum tersebut berubah menjadi rasa cinta .
'' lo kan tau ,gue cinta mati sama nathan sejak lama '' ujar maura.
'' tau gue tau ,tapi tetep aja gue ga bakalan dukung cara lo jika lo sampe nikung sahabat sendiri '' ucap sesil.
...'' iya iya gue tau ko '' jawabnya , namun berbeda dengan otak nya yang sedang merencanakan hal yang akan membuat gina pergi dari sisi nathan....
'' nanti malam pasti mereka ngerayain hari jadi mereka yang ke dua tahun deh '' ujar maura.
Sesil mengangkat alisnya tak mengerti . '' lo tau dari mana ?.'' tanya sesil merasa aneh dengan sikap maura.
'' tau aja gue kan ngitung tiap hari sejak mereka jadian '' jawabnya berusaha tenang.
Sesil hanya mengangguk , dia berfikir mungkin maura hanya menebak.
' gue harus jalanin rencana malam ini ' batin maura, dia tersenyum smrik namun sayang sesil tak menyadari itu.
Xavier sekarang sedang berada di supermarket untuk membeli minuman. dia baru saja pulang mengantar mommy nya mengunjungi saudaranya.
'drrrrtttt'
'drrrrttt'
'drrrrrrttttt'
Hp xavier bergetar di saku hoodie nya , dia mengambil hp nya dan melihat siapa yang menelfon malam- malam , dan ternyata nathan yang nelfon xavier.
'' bro lo di mana ?.'' tanya nathan.
'' oh , gue mau minta tolong bisa ?.'' tanya nathan.
'' apa ?.'' tanya balik xavier.
'' nanti kalo gina nelfon lo ,terus nanyain gue bilang ga tau ya , gue mau kasih kejutan '' ujar nathan.
'' gak'' jawab xavier menolak.
'' ayolah lo kan sahabat gue , masa lo ga mau bantuin gue '' ujar nathan memohon di telfon.
'' kalo penting ? '' ucap xavier.
'' maksud lo gimana? ngomong yang lengkap dong ck '' ujar nathan pusing.
'' heeh kalo gina nelfon lo karena penting gimana?.'' tanya xavier.
'' ya intinya bilang aja gak tau oke , nanti gue telfon lo lagi bye '' ujar nathan langsung menutup sambungan telfon nya.
Xavier menatap hp nya datar , dia sangat malas tapi dia juga tak bisa menolak permintaan nathan .
Jam sudah menunjukan pukul 07.30 malam, namun xavier belum juga pergi dari supermarket itu. dia masih duduk di depan supermarket.
Jalanan malam ini terlihat sepi tidak seperti biasanya yang sangat ramai. tak berselang lama suara ponselnya membuyarkan lamuan xavier.
__ADS_1
drrrrrrttt. drrrrttt
Xavier melihat nama yang tertera di ponselnya ' gina calling ' ternyata gina yang menelfon nya, dia lalu mengangkat telfon dari gina.
'' hallo '' ucap xavier .
namun hanya suara langkah kaki yang terdengar dari sambungan telfon nya.
Xavier merasa heran , '' gina lo dimana ?.'' tanya nya.
'' nathan dimana vier ?. tolongin gue '' ucap dan tanya gina .
Xavier merasa ada hal tidak beres yang terjadi dengan gina . '' posisi lo dimana ?.'' tanya xavier , sambil dia menaiki motornya.
'' gue di jalan kenanga arah gedung terbengkalai , tolongin gue vier , gue mau di bunuh hoss hoss '' ucap gina ngos-ngosan.
xavier menjadi khawatir , '' gue kesana sekarang , lo cari tempat sembunyi tunggu gue jangan kemana-mana '' ucap nya dan langsung menutup telfon nya.
Dia lalu menghubungi nathan . namun hp nathan sepertinya di matikan . xavier lalu mengirim serlock yang di kirim gina kepada nathan , dan mengirim pesan agar dia cepat ketempat tersebut.
Xavier menjalan kan motornya dengan kecepatan di atas rata-rata. hanya butuh beberapa menit saja dia sudah sampai di tempat yang dia tuju . xavier memarkirkan motor sport nya di sisi jalan yang sudah terbengkalai. dia melihat ke sekeliling tempat itu mencari gina , namun dia tak melihat siapa pun disana.
'' apa dia ada di dalam ?'' ujar xavier menatap bangunan yang sudah berlumut di depan nya.
Dia berjalan menuju bangunan itu . sayup-sayup dia mendengar suara jeritan dari dalam bangun itu , xavier berlari menerjang pintu yang terkunci dari dalam , satu kali dobrak pintu itu sudah jatuh ke lantai.
Begitu xavier masuk dia melihat gina sudah ada di lantai dengan kondisi yang memprihatinkan.
'' GINA '' teriak xavier.
Orang yang melihat kedatangan xavier tersenyum remeh . '' wow pahlawan nya datang hahaa '' ucap orang tersebut yang memakai topeng.
'' lepasin gina '' ucap xavier .
''HAHAHA lo bilang lepasin ,ga gue ga akan lepasin dia '' tunjuknya pada gina.
'' dia harus mati '' lanjut nya dan menatap xavier kembali.
'' mau lo apa , gina punya salah apa sama lo ?'' tanya xavier sembari berjalan ke arah nya dengan perlahan.
'' dia !!! dia salah karena rebut cowo yang gue sukai .'' teriak orang itu.
Xavier bingung ? orang yang di rebut gina siapa ? setau nya gina hanya berpacaran dengan nathan dan nathan adalah cinta pertamanya.
'' siapa yang lo maksud ? '' tanya xavier .
'' nathan cowo yang udah lama gue suka , tapi lebih milih gina , dan gue benci sama dia karena dia gue gagal dapatin nathan '' ucapnya marah.
Xavier berjalan perlahan ke arah mereka , namun orang tersebut menyadari gerakan xavier . '' stop lo disana , atauuu lo mau lihat gina mati di hadapan lo '' ucap nya dan mengeluar kan pistol dari saku jaketnya yang di arah kan ke wajah gina.
Gina ketakutan badan nya gemetaran , dia mentap xavier meminta pertolongan .
'' jauhin pistol lo dari gina '' ucap xavier penuh penekanan.
__ADS_1
Orang tersebut tertawa remeh pada xavier , dia semakin menodongkan pistolnya ke dahi gina.