
...HAPPY READING.......
Alea sedang bersiap untuk pulang, dia di antar xavier , kenapa alea mau xavier mengantarnya ? karena xavier memaksa dan merengek seperti bayi , alea awalnya kaget ternyata sifat xavier ada juga yang seperti itu, alea kira xavier adalah tipe orang yang selalu serius dalam segala hal . ternyata pemikiran alea salah.
'' kamu sudah siap ?'' tanya xavier pada alea.
''hm'' jawab alea dingin.
xavier mengangguk ,lalu dia berjalan ke arah alea , xavier mengambil tangan alea dan menggenggamnya.
Alea tak menolak , baginya jika itu masih wajar maka alea tak akan protes.
Xavier tersenyum saat alea tak menolak perlakuan xavier padanya. mereka keluar dari kamar inap alea , saat di depan pintu para bodyguard menunduk hormat saat melihat tuan dan nona mereka keluar .
'' Selamat pagi tuan , nona '' ucap para bodyguard serempak.
'' hm '' jawab xavier.
sedangkan alea tersenyum dan mengangguk ,mereka semua berjajar di belakang xavier dan alea.
saat sampai di parkiran .xavier membukakan pintu untuk alea masuk ke dalam mobilnya , lalu xavier memutari mobil dan masuk di sebelah alea , jika bertanya kenapa tidak memakai sopir maka jawaban nya , xavier enggan di ganggu saat berduaan dengan aleanya.
Mobil xavier keluar dari rumah sakit dan berjalan menuju rumah alea , xavier akan mengantarkan alea sampai ke rumahnya . xavier sudah tau alamat rumah alea dari sang bunda kemarin.
'' kamu mau makan dulu tidak ?'' tanya xavier .
'' boleh '' jawab alea , jujur dia lapar ,karena terbiasa setiap pagi dia sarapan dengan sang bunda dan ayahnya.
Xavier memakirkan mobilnya di salah satu resto. alea melihat xavier berhenti di depan resto yang alea yakini makanan di sinj cukup mahal.
Alea menoleh ke arah xavier , dia mencolek lengan xavier pelan . '' kita makan disini ?'' tanya alea.
xavier mengangguk lalu berniat turun tapi di tahan oleh alea.
'' jangan makan disini '' ucap alea.
xavier merasa heran , apa restauran nya kurang mewah ? pikir xavier .
__ADS_1
'' kenapa? apa tempatnya kamu tidak suka ? atau mau cari yang lain aja ? '' tanya xavier beruntun.
Alea menggeleng , dia kemudian mengajak xavier menjalankan mobilnya kembali ke suatu tempat .
Xavier menurut , dia tak akan memaksa alea jika dia tak suka .
beberapa menit kemudian xavier dan alea sampai di warung makan pinggir jalan , xavier merasa aneh kenapa alea malah mengajaknya kesini , xavier bisa membawa alea ke restauran bintanga lima jika alea mau pikir xavier.
'' kenapa kita kesini?'' tanya xavier bingung.
'' ya makan lah , masa ngeronda '' jawab alea , dia turun dari mobil xavier dan berjalan menuju penjual bakso.
Xavier pun turun dari mobilnya dan menyusul alea, sesampainya di kedai bakso alea duduk dan xavier pun duduk di samping alea.
'' mang bakso dua ga pake mie yah '' pesan alea pada penjual bakso.
'' baik neng '' jawab penjual tersebut.
xavier menoleh ke arah alea , dia hendak bertanya pada alea tapi takut jika alea menjadi risih padanya .
'' ada apa ? '' tanya alea.
'' emm kenapa kamu makan disini? '' tanya xavier , dia sedari tadi merasa risih duduk di pinggir jalan karena sedari dulu xavier tak pernah menjajakan dirinya di tempat seperti ini.
'' karena tempat ini murah dan makanan nya enak , gue suka makan di sini '' jawab alea.
xavier mendengar jawaban alea merasa shock , di saat banyak perempuan ingin merasakan makanan mewah dan menghamburkan uang , kenapa alea malah sebaliknya . xavier meras senang karena sedari dulu orang yang mendekati xavier semua gila harta dan penjilat yang membuat xavier muak .
'' kamu yakin ? saya bisa membawa kamu makan di tempat yang lebih baik dari ini '' tanya xavier meyakinkan alea.
'' yakin ,kata bunda gue , dari pada buang-buang duit cuma buat beli makanan mewah yang ga seberapa . mending di tabung buat masa depan atau buat sesuatu yang lebih penting '' jawab alea sambil tersenyum.
Xavier yang mendengar jawaban alea , semakin merasa kagum ternyata didikan bunda sarah untuk alea begitu baik . alea di ajarkan menghargai apa pun dalam bentuk kecil atau pun besar .
xavier tersenyum untuk pertama kalinya , dia menatap alea teduh xavier mengusap kepala alea , dan alea yang mendapat perlakuan seperti itu kaget dan pipinya memanas , dia malu juga salting dalam waktu bersamaan.
'' bunda kamu benar-benar pintar mendidik kamu yah , saya semakin kagum padamu lea'' ucap xavier.
__ADS_1
Alea melihat senyum xavier menjadi terbengong , dia terpesona dengan senyuman xavier yang sangat manis dan itu sukses membuat wajah xavier menjadi dua kali lebih tampan.
'' terpesona hm'' tanya xavier , membuat alea memalingkan wajahnya . alea merasa wajahnya seperti kepiting rebus.
xavier terkekeh pelan melihat tingkah laku alea , 'lucu' batin xavier.
Beberapa saat kemudian pesanan mereka datang , xavier menatap aneh pada mangkok yang berisi bakso di depan matanya.
Alea melihat raut wajah xavier , tertawa pelan , dia yakin xavier belum pernah makan makanan bernama bakso itu.
'' dimakan jangan di liatin aja'' ujar alea memberi tau.
'' cara makan nya gimana? '' tanya xavier , melihat bentuk bulat-bulat di mangkok xavier tak tau cara makan bakso tersebut.
Alea tertawa terbahak-bahak .. ''' ppfffttt hahaha ya ampun lo belum pernah makan bakso seumur hidup lo apa gimana ?'' tanya alea sambil tertawa.
Xavier menggeleng ,ia benar-benar tak tau cara makan bakso baginya bentuk nya saja sudah aneh seperti bola pingpong.
Alea mengambil mangkok xavier dan memotong-motong bakso itu , lalu mengambil garpu dan menusuknya menyodorkan pada mulut xavier.
'' aaaaa buka mulut lo gue suapin biar lo tau rasa bakso ini enak banget tau '' ucap alea pada xavier yang masih terbengong.
Xavier membuka mulutnya , alea memasukan bakso di garpu tersebut kedalam mulut xavier , tanpa alea tau jantung xavier berdegub begitu kencang xavier merasa senang dan juga bahagia hanya karena alea menyuapinya.
acara makan mereka berlanjut hingga selesai dan xavier mengantar alea sampai ke rumahnya.
🎆🎆🎆
Di lain tempat ,di kamar yang bernuansa abu- abu terdapat satu pemuda yang sedang menatap foto gadis berwajah cantik yang sedang tersenyum , ya dia adalah leon .
Leon mendapat foto alea saat alea mengantarnya kemarin, leon mengambik foto alea diam-diam.
'' kenapa lo harus masuk dalam kehidupan gue ? lo tau gue jatuh hati sama lo lea'' ucap leon pada foto yang di pegang nya.
'' kenapa lo harus hadir di saat lo udah jadi tunangan abang gue ? kenapa alea ? '' tanya leon pada foto itu.
Leon mencium foto alea , dia merasa bersalah karena mempunyai rasa pada calon kakak iparnya sendiri , tapi leon tak bisa menghalangi perasaan nya untuk alea , leon akan menutup perasaan nya dan ia biarkan saja , itu nasihat leon pada dirinya sendiri , tapi entah itu akan sesuai dengan rencananya atau sebaliknya dia tak tau , biarkan takdir yang menentukan jalan perasaan leon untuk alea calon kakak iparnya sendiri .
__ADS_1