Bos Mafia Itu Suamiku

Bos Mafia Itu Suamiku
BAB 62


__ADS_3

...happy reading.........


✨✨✨


Di kediaman anjas saat ini sangat berantakan ,di karenakan ayahnya datang kembali dengan membawa anak buah kesana. saat ini anjas belum pulang dan entah jam berapa dia akan pulang .


mami anjas yang sudah ketakutan melihat perilaku mantan suaminya , dia berusaha menghubungi sang anak namun belum sempat telfon darinya di angkat hp tersebut sudah lebih dulu di ambil dan di banting oleh anak buah dari mantan suaminya.


'' mau ngapain kamu ,mau telfon anak durhaka itu .'' tanya mantan suaminya marah.


Mami anjas diam tak menjawab ,dia hanya menatap mantan suaminya benci .


'' untuk apa kamu kesini lagi , semua yang kamu mau sudah kamu dapatkan , kenapa kamu masih memperlakukan kami seperti sampah .'' tanya mami yang sudah sangat lelah menghadapi sikap mantan suaminya yang selalu semena mena pada mereka.


'' ****** KURANG AJAR ,BERANINYA KAMU BICARA SEPERTI ITU .''


PLAKKK


satu tamparan di dapatkan bunda dari mantan suaminya. dengan amarah yang mendidih pria tersebut meminta bawahan nya untuk menyeret wanita tersebut kedalam mobil miliknya.


'' SERET DIA CEPAT.!! '' perintahnya .


Dengan cepat mereka yang berjumlah lima belas orang menyeret wanita tersebut keluar dari rumahnya , mereka bahkan tak segan memukul wanita tersebut jika jalanya lelet.


Di sisi lain Reza baru saja keluar dari minimarket ,dia tadi mampir membeli camilan untuk di tempat tingkrongan nya bersama leon , namun saat dalam perjalanan menuju basecamp dia melihat seorang wanita paruh baya yang sedang di seret oleh pria .


Karena tidak tega melihat wanita tersebut di perlakukan seperti binatang dia akhirnya berniat menolong wanita paruh baya tersebut.


BRUM BRUM BRUM


Reza berhenti di depan mereka semua ,bahkan bunda yang sudah babak belur pun melihat siapa lelaki yang seumuran anaknya itu.


'' lepasin dia.'' ujar reza ,dan turun dari motornya.


'' cih ada yang mau jadi pahlawan kesiangan nih .'' ledek orang-orang tersebut.


'' mon maap ya ini malem om bukan siang .'' jawab reza .


Seluruh orang yang ada di sana melongo mendengar jawaban reza , mereka berfikir 'ini yang goblok dia atau pemuda itu ? jelas-jelas ini masih sore ' pikir mereka semua.


Berbeda dengan reza yang saat ini sudah membawa bunda anjas menepi di dekat pohon pinggir jalan ,tadi saat mereka semua bengong reza mengambil kesempatan untuk membebaskan wanita itu.


Begitu dia sudah menyenderkan wanita itu untuk istirahat dia kembali ke tempat pria paruh baya itu. '' kalian siapa ? ada masalah apa anda sama wanita itu.?'' tanya reza begitu sampai di hadapan pria tersebut.


Mendengar pertanyaan dari reza ,mereka semua kembali sadar dan melihat wanita yang tadi mereka tarik sudah tidak ada di tempatnya.


''HEH bocah minggir lo ,kita nggak ada urusan sama bocah ingusan kaya lo .'' ucap salah satu dari mereka.

__ADS_1


''.....'' Reza tak menjawab ,dia menatap pria paruh baya yang sepertinya tuan dari mereka semua.


'' Belagu banget lo ,berani nya lo natap bos kita seperti itu .'' ucap pria yang berada di barisan samping bos mereka.


Reza mendekati pria tersebut. '' om udah tua jangan banyak bacot ,nanti kena azab loh .'' ujar reza.


SREEK


'' brengsek , mau mati lo .'' ujar pria tersebut menarik kerah baju reza.


Reza tak menjawab ,tiba-tiba dia melayangkan pukulan pada perut pria tersebut.


BUUUAAKK


BUUUKK BRAKK


'' UUKKHH UHUK UHUK . BAJINGAN SIALAN .'' teriaknya marah . karena di permalukan di depan bosnya sendiri . dengan amarah yang menguasainya pria tersebut berdiri dengan terhuyung karena tadi dia terlempar cukup keras.


'' HIYAAA BUGH BUGH .''


Reza yang belum siap ,harus menerima beberapa pukulan dari pria tersebut , pertarungan terus berlanjut bahkan para teman si pria juga ikut membantu dan mengeroyok reza.


DUUGH BRUAAKK BRUUGGH BRAKKK


Pertarungan tak seimbang tersebut membuat wajah reza babak belur ,di saat tenaganya sudah hampir habis terdengar suara deru motor mendekati mereka .


Mereka semua menolah pada asal suara tersebut ,betapa terkejutnya mereka ketika melihat anjas beserta teman-teman nya yang baru datang tak cuma ada varel dan vero namun anggota blue diamond yang lain juga ada bersama mereka.


Ajas menghentikan motornya di samping sang mami ,dia turun di ikuti anak-anak yang lain.


'' mami gak papa.?'' tanya anjas meneliti seluruh tubuh sang mami , dia melihat beberapa memar di lengan bahkan bekas tamparan di pipi maminya , marah? jelas anjas sangat marah ,dia sudah tidak bisa mentolerir perilaku dari papinya .


Belum sempat maminya menjawab ,anjas sudah pergi menuju pria yang menjadi papinya tersebut. dengan perasaan marah dan muak ,dia menatap tajam sang papi .


'' bajingan ,saya sudah bilang berapa kali sama anda .jangan pernah muncul lagi dalam kehidupan saya . apa ucapan saya kurang jelas tuan .!" ucap anjas penuh penekanan.


Pria yang menjabat sebagai papinya itu tersenyum meremehkan ,'' kamu kira saya perduli ? kamu kira saya akan menuruti omong kosong itu? anak tidak tau diri seperti kamu memang pantas mati .'' ucapnya.


JDEERR


Bagaikan tersambar petir ,hati anjas hancur mendengar ucapan yang di lontarkan dari sang papi , meski dia membenci papinya namun tidak di pungkiri di lubuk hatinya masih tersisa rasa sayang untuk papinya , namun kini semua sirna .


Dengan di liputi amarah yang menggunung ,anjas memberikan bogeman mentah pada papinya itu.


BUUUGGGHHHH


'' ASAL ANDA TAU , SAYA JUGA TIDAK MAU MEMILIKI ORANG TUA SEPERTI ANDA , DAN SAYA SUDAH MENGANGGAP ANDA MATI. JADI JANGAN PERNAH ANDA MENGGANGGU MAMI SAYA LAGI .'' Teriak anjas sangat murka .

__ADS_1


'' ANAK SIALAN ,KAMU DAN IBUMU SAMA-SAMA SAMPAH .'' Ucap sang papi.


Pertengkaran anak dan ayah tersebut semakin menjadi bahkan anjas tak dapat menahan emosinya . dia hendak menyerang papinya namun di tahan oleh bawahan sang papi yang kemudian memukulinya .


BUGHHH BUGHH BUGHH BUUAAKKK


Anjas terjatuh setelah mendapat pukulan yang cukup kuat dari bawahan papinya , melihat kondisi semakin buruk varel dan yang lain berusaha melerai pertarungan mereka ,namun bukan nya berhenti para bawahan papinya juga menyerang mereka.


BUUUKKK BRAAAKK BUUGHH DUGHH


'' Woy om jangan main pukul dong ,gak liat muka gue abis kesalon .'' ujar vero setelah mendapat satu pukulan di pipinya.


'' saya tidak perduli .'' jawabnya.


Berbeda dengan vero yang malah adu bacot ,varel kini sedang di kepung sama seperti anjas ,sedang kan sisanya mereka melawan anak buah yang lain.


'' jangan sok jagoan ,kalian kira bisa mengalahkan saya .'' ucap papi anjas .


Namun tak ada satu pun dari mereka yang merespon ,melihat hal tersebut berhasil menyulut emosi pria paruh baya tersebut.


'' DASAR BEDEBAH SIALAN BERANINYA KALIAN MENGACUHKAN SAYA ? ''


'' BUNUH MEREKA SEMUA ,TERMASUK ANAK TIDAK TAU DIRI ITU.'' perintah pria paruh baya tersebut.


'' BAIK TUAN '' jawab mereka serempak.


Pertarungan tak bisa di hindari ,mereka saling serang satu sama lain.


BUGGHHH BUUGHH BUUAAKKK


DUUAAKK BRAAKKK BRUUKK BRAKK


Setelah hampir setengah jam pertarungan berlangsung akhirnya mereka bisa melumpuhkan anak buah papi anjas.


HOSH HOSH HOSH


'' Gila pinggang gue encok anjir .'' ucap vero begitu pertarungan berakhir.


'' diem .'' perintah varel .


Mereka melihat anjas yang berjalan menuju papinya . '' saya dari dulu tidak pernah perduli dengan semua perlakuan anda pada saya ,tapi kali ini saya sudah muak dengan semuanya ,anda memang papi saya tapi anda tidak pantas menyandang gelar sebagai orang tua , saya memang bukan anak yang baik untuk anda ,tapi bisa kah anda memperlakukan saya dengan mami saya selayaknya manusia ? jika anda benci ,saya tidak masalah ,saya cuma ingin hidup tenang dengan mami saya , untuk terakhir kalinya saya mohon pada anda ,jangan pernah anda menampakan diri lagi di hadapan kami ,jika itu masih terjadi saya janji saat itu juga saya akan membunuh anda , tidak perduli jika anda orang tua saya atau saya di anggap anak durhaka bahkan jika saya masuk penjara saya tidak masalah , jadi anda pikirkan baik-baik ucapan saya dan anda harus ingat saya tidak main-main .'' ujarnya dengan tatapan datar.


Pria paruh baya tersebut tertegun mendengar penuturan putranya , dia baru sadar jika selama ini sudah keterlaluan pada mereka ,dan dia juga sadar kenapa dia selalu mengganggu kehidupan anak dan mantan istrinya , itu semua karena dia menyesal dan membenci dirinya yang tidak becus mengurus keluarga dan selalu melampiaskan amarah pada mereka.


TES TES TES


Hujan deras tiba-tiba mengguyur mereka semua ,menyamarkan air mata dari ayah dan anak tersebut , hati mereka sama-sama hancur ,anjas yang mengingin kan keluarga yang bahagia namun tidak kesampain dan papinya yang meratapi penyesalan ,semua perasaan sakit mereka pecah bersamaan dengan hujan yang mengguyur tubuh mereka , malam itu menjadi malam terakhir anjas melihat papinya , karena setelah kepergian nya dari hadapan anak dan mantan istrinya dia bertabrakan dengan truk hingga merenggut nyawanya.

__ADS_1


__ADS_2