Bos Mafia Itu Suamiku

Bos Mafia Itu Suamiku
BAB 37


__ADS_3

...happy reading.........


πŸŽ‡πŸŽ‡πŸŽ‡


Waktu terus berjalan, begitu pula kehidupan . banyak harapan juga impian yang belum pernah tercapai dalam hidup masing-masing.


Begitu juga dengan varel yang sedang menanti harapan nya menjadi kenyataan , dia yang tak memiliki siapa pun untuk bersandar memilih memendam semuanya sendiri . hingga membuat tubuhnya menjadi seperti sekarang .


'' bagaimana keadaan nya dok?.'' tanya alea begitu dokter yang menangani varel keluar dari UGD.


Dokter tersebut menghembuskan nafas berat . dia menatap alea dkk.


'' kondisinya cukup parah , varel menderita leukemia sepertinya dia sudah lama menahan sakitnya , hingga berakibat buruk pada tubuhnya .'' jawab sang dokter.


Jawaban dokter tersebut membuat alea dkk terkejut, pasalnya varel tak pernah mengeluh atau pun memperlihatkan rasa sakitnya, dia terlihat baik-baik saja di depan mereka, alea sungguh tak menyangka jika varel akan menderita penyakit mematikan tersebut.


'' apa dia sudah sadar dok ?.'' tanya anjas.


Dokter pun menggeleng , '' belum , kemunginan dia akan sadar besok .'' jawab dokter itu.


Mereka bertiga mengangguk, '' apa kita boleh menjenguknya dok .?'' tanya alea.


'' boleh , asal jangan mengganggu pasien '' ujarnya.


''baik dok '' jawab mereka serempak.


'' kalo begitu saya pamit dulu '' ujar dokter tersebut.


alea dkk mengangguk , selepas dokter itu pergi dari hadapan mereka bertiga , alea ,anjas ,dan vero memasuki ruangan tempat varel di rawat.


mereka berdiri di sisi ranjang varel. alea menatap sendu varel , wajah varel sudah tidak sepucat tadi .


'' kenapa lo gak cerita rel ? kalo lo sakit'' ucap anjas.


'' lo tau rel gue sama mereka panik setengah mati liat keadaan lo '' ujar vero.


'' harusnya lo cerita rel , jangan lo pendem sendiri , lo punya kita .lo ga sendiri . kata lo kita sudah seperti keluarga buat lo , kenapa lo sembunyiin ini dari kita semua '' ucap alea sendu.


''lo harus bertahan rel , gue percaya lo bisa sembuh '' lanjutnya.


Anjas juga vero menatap varel prihatin , mereka tidak pernah menduga jika varel yang memiliki sifat dingin tak tersentuh ternyata menderita penyakit berbahaya seperti itu.


Beberapa menit mereka hanya diam memperhatikan wajah varel. hingga suara dering telfon milik alea membuyarkan keterdiaman mereka.


drrrrrttttt. drrrrrttt drrrtttt


Alea mengambil hp nya , dia melihat siapa yang menghubunginya . di layar hp nya terpapang nama yang sudah beberapa hari mengusik pikiran nya.


...kutub licikπŸ‘Ώ...


...calling...


Alea mengangkat telfon tersebut.


'' hallo'' ucap alea.


...''kamu dimana lea?.'' tanya xavier...

__ADS_1


''rumah sakit'' jawab alea.


...''kamu sakit? sakit apa ? rumah sakit mana?.'' tanya xavier beruntun....


''gak , varel yang sakit. RS mawar '' jawab alea.


...'' aku kesana sekarang. ,kamu jangan kemana-mana '' ucap xavier , langsung mematikan telfon nya....


Alea mendengus sebal , dia belum menjawab boleh atau tidak tapi xavier sudah mematikan telfon nya.


'' siapa al .?'' tanya vero.


'' biasa '' jawab alea.


vero memandang anjas , sedangkan yang di pandang hanya mengangkat bahu acuh.


'' lo mau pulang bareng gue gak?.'' tanya anjas kepada alea.


'' gak , gue nunggu orang '' jawab alea.


''siapa al ?.'' tanya anjas kepo.


'' xavier'' jawab alea singkat.


Anjas mengangguk '' kalo lo gimana bro '' tanya nya pada vero.


'' gue pulang bareng lo deh '' jawab nya.


Alea menatap mereka berdua '' lo berdua udah mau balik?.'' tanya alea.


Anjas mendekati alea lalu berbisik .'' lo udah suka sama xavier al?.'' tanya anjas.


'' gak tau ,gue bingung sama perasaan gue sendiri '' jawabnya.


'' lo ga mau yakinin perasaan lo gitu ?.'' tanya anjas lagi.


'' nanti aja lah , gue harus ngurus masalah lain dulu ''jawab alea.


'' masalah apa ? ko gue gak tau '' tanya anjas.


'' iya lo ko gak ngasih tau kita ?.'' tanya vero ikut nimbrung.


'' ada nanti juga kalian tau '' jawab alea singkat.


Vero dan anjas semakin penasaran hal apa yang sedang alea lakukan dan masalah apa yang di maksud alea.


✨✨✨


Di posisi leon , dia saat ini sudah berada di sebuah tempat yang leon sama sekali tak leon kenal.


dia di ikat di kursi , mulutnya di sumpal menggunakan kain, sehingga membuatnya tak bisa bicara. dia menatap sekeliling namun yang terlihat hanya tembok dan ventilasi udara .


'' gue dimana'' batin leon.


Tak berapa lama ,leon mendengar suara langkah kaki yang mendekat. leon semakin waspada , dia tidak tau siapa musuh yang telah menculiknya.


Tak tak tak tak

__ADS_1


Langkah tersebut semakin dekat dengan nya, hingga sebuah suara yang terasa tak asing sampai di telinga nya.


prokk


prokk


prokk


...Suara tepukan tangan membuat leon menatap sesosok manusia yang tengah beridiri di hadapan nya , dia mengunakan pakaian serba hitam juga topeng yang menutupi wajahnya....


...''leon....., putra bungsu keluarga arlando yang akan menjadi pewaris selanjutnya.'' ucap orang tersebut....


'' kau tau kenapa aku menculikmu ?'' tanyanya .


''.....'' tak ada jawaban dari leon.


Orang tersebut berdecak marah karena di acuhkan oleh leon.


'' ck sialan kau sama saja dengan dia ! sama-sama sombong '' ucapnya.


'' kau tau , gara-gara kakakmu yang sok berkuasa itu , membuat hidupku hancur '' ucap nya lagi.


Leon tak bergeming , dia masih mencerna apa maksud dari ucapan pria tersebut.


'' mungkin kau tak tau apa yang sudah di perbuat oleh kakak tersayangmu itu , mau aku beri tau leon apa yang sudah dia perbuat pada keluargaku ?'' tanya nya sambil tersenyum smrik.


'' Dia xavier kakak **sulungmu** telah membunuh kedua orang tua ku juga adiku , dia menghancurkan keluargaku , membuatku menjadi miskin . dan di benci orang-orang '' ucapnya marah.


Dia lalu berjalan semakin dekat ke arah leon , dia menatap leon sinis.


'' dan kau , KAU TELAH MEMBUATKU MENJADI LELAKI PALING BAJINGAN DI DUNIA INI LEON !!'' Teriaknya marah dan menunjuk wajah leon.


BUGHH


satu pukulan dia berikan pada leon yang masih tak bergeming. '' asal kau tau , aku benar-benar berharap bisa membunuh kakak mu '' ujarnya sambil mengelus pipi leon yang memar.


'' tapi saat aku sudah siap membalas dendam dengan nya , kau datang memberi ku harapan , harapan agar aku menjadi lebih baik , t-tapi semua itu tak bertahan lama setelah kau menyukai wanita ****** itu '' ujarnya lagi.


'' kau mencintainya , bahkan di saat kau tau dia milik kakakmu , tapi aku - aku yang ada di dekatmu kau acuhkan leon . aku membenci mu tapi juga mencintaimu '' ucapnya parau.


Pengakuan orang misterius itu membuat leon shock , 'siapa sebenarnya pria yang ada di balik topeng itu , mengapa suaranya terasa femiliar'. pikir leon.


'' tapi kini , aku sudah tak perduli lagi dengan itu semua , aku akan menuntut balas pada kakak mu dan juga pada ****** itu '' ucapnya.


'' dan kau Leon ....kau tidak akan pernah tau siapa aku , mengapa ? karena aku selalu ada dimana pun kamu pergi . bahkan semua aktifitasmu aku tau , harusnya kau beruntung memiliki aku yang sangat mencintai mu.'' ujarnya.


Dia lalu menarik kain yang menyumpal mulut leon.


'' NAJIS gue masih waras , dan gue gak akan sudi sama lo sialan '' ucap leon marah .


BUUUAAKK


Orang tersebut menendang perut leon, hingga kursi yang leon duduki terjatuh bersama leon.


'' UHUK '' darah keluar dari mulut leon.


'' harusnya kamu jangan macam-macam sama aku leon , karena aku bisa membuatmu hilang dari dunia ini '' Ucapnya sambil menatap tajam leon yang masih berbaring dengan bangku yang mengikatnya.

__ADS_1


__ADS_2