Bos Mafia Itu Suamiku

Bos Mafia Itu Suamiku
Bab 97


__ADS_3

...✨✨✨...


Lima jam sebelum regan menerima bukti tentang kekasihnya yang dulu .


Di dalam ruangan yang minim cahaya . Aiden tengah berbicara dengan xavier . kali ini xavier memberi kesempatan pada aiden untuk menjelaskan semuanya .


Alasan mengapa aiden menculik leon , dan mengapa dia mau menjadi budak untuk cleobara , semua di jelaskan tanpa ada yang terlewat . bahkan aiden pun memberitau xavier jika awalnya aiden di suruh untuk membunuh leon namun dia menolak.


'' Baiklah penjelasan mu masuk akal juga ! saya akan memberi kamu satu kesempatan ! jika kamu benar-benar berubah maka saya akan melepaskan kamu sepenuhnya !'' ujar xavier.


Aiden tersenyum semringah . hingga dia teringat wajah suram ancia waktu di danau .


'' Bang , apa boleh aku minta tolong !'' tanya aiden ragu-ragu.


Xavier mengangguk. '' Minta tolong apa ?!''


'' Tolong cari tau latar belakang gadis bernama ancia azahra !'' ujar aiden.


'' Apa dia ada hubungan nya denganmu ?!'' ucap xavier.


Aiden menggeleng . '' Aku baru kenal sama dia bang . tapi dia sepertinya memiliki trauma , aku ingin tau tentang nya !''


Xavier mengangguk , '' Baiklah ! ini balasan karena kamu sudah jujur!''


Aiden tersenyum .'' Makasih bang .''


Xavier mengangguk dan pergi meninggalkan aiden. Satu jam kemudian bawahan xavier datang dengan membawa kertas berisi informasi yang aiden minta.


'' Ini dari tuan xavier .'' ucap bawahan xavier.


Aiden mengangguk ,dia membuka halaman demi halaman satu persatu , betapa terkejutnya dia ketika mengetahui jika cia menjadi korban kebejatan sang kakak , tak hanya itu cia juga menjadi korban kekerasan kakaknya.


'Gila ! gue nggak pernah ngira ternyata cia memiliki masa kelam seperti ini ' batinya.


Aiden menatap bawahan xavier '' Om boleh pinjem hp nggak !! saya mau telfon bang xavier . saya mohon .''


Melihat wajah aiden yang memohon membuat bawahan xavier tak tega .'' Ini tapi jangan lama-lama .''


Aiden mengangguk ,dia langsung menghubungi xavier .


Drrrttt ! Drrrrttt ! Drrrtt !

__ADS_1


Tiga kali dering akhirnya xavier mengangkat telfon nya. '' Halo bang , ini aku aiden !''


'' Ada apa ?!'' ucap xavier.


'' Bang aku minta tolong lagi bisa nggak!'' ujar aiden penuh harap.


'' Katakan !''


'' Abang bisa kirim bukti ini ke rumah cia ! '' ujarnya.


Xavier terdiam sebentar sebelum menjawab. '' Bisa !!''


'' Makasih bang !''


'' Sama-sama !''


Telfon pun di matikan , aiden mengembalikan hp nya dan memberikan kembali berkas yang tadi ia terima.


'' Makasih om '' ucapnya tulus .


Orang tersebut mengangguk dan pergi dari hadapan aiden .


Selesai dengan urusan aiden ,kini xavier berniat untuk bertemu dengan nathan. dia akan menjelaskan kejadian yang menyeret namanya saat kematian pacar nathan dahulu.


Brumm ! Brumm!


Tak butuh waktu lama , nathan sampai di tempat janjian nya dengan xavier . tempat dimana dulu dia dan xavier sering menghabiskan waktu bersama setelah selesai kuliah.


'' Semoga ini awal yang baik buat gue!'' ucap nathan sebelum memasuki cafe tersebut.


Tap! Tap !Tap !


Suara langkah kaki mendekati posisi xavier , dia menoleh dan melihat nathan sudah berada di belakangnya .


'' Sory lama ! jalanan macet !'' ujarnya sembari duduk di bangku depan xavier.


'' Nggak papa , gue juga baru sampai !'' jawabnya.


Keadaan menjadi canggung ,nathan yang memang merasa kikuk di tambah xavier yang memiliki sifat pendiam .


'' Lo udah pesen ?!'' ujar nathan berusaha mencairkan suasana!

__ADS_1


Xavier mengangguk , '' Lo pesen aja!''


Nathan melihat menu dan mulai memesan , hari ini xavier sengaja mengosongkan jadwalnya , kemungkinan mereka akan butuh waktu lama .


Sesudah makanan datang ,xavier mulai pembicaraan mereka.


'' Ehem ! nath ada yang perlu gue jelasin sama lo tentang kejadian yang dulu !''


Nathan mengangguk ,suasana menjadi serius . '' Ya itu yang mau gue tanyain !''


'' Dulu gue sama gina emang ada disana , posisinya gina nelfonin lo tapi lo nggak ngangkat telfon dia !! sampai akhirnya gue yang datang kesana dan tanpa gue duga ternyata itu jebakan.''


'' Gina nggak pernah suka sama gue ! itu cuma akal-akalan mereka buat hancurin persahabatan kita ! dan mereka berhasil !'' xavier menghela nafas berat sebelum melanjutkan ucapan nya !


'' Lo salah paham ,lo benci sama gue ! dan ya semua udah berlalu gue harap kita bisa perbaiki semuanya !''


Nathan hanya diam mendengarkan penjelasan xavier ,hingga xavier mengeluarkan kotak yang dulu dia dapat dari gina!


'' Ini titipan gina yang terakhir ! malam itu dia berniat kerumah lo , tapi di tengah jalan ada kejadian dimana dia di culik !'' ujar xavier.


Nathan membuka isi kotak tersebut , disana banyak foto mereka berdua , mulai dari awal pacaran hingga foto terakhir dirinya bersama gina sebelum kematian menjemputnya.


'' Mungkin gina mau membuktikan bahwa omongan orang-orang padanya yang bilang bahwa dia hanya kasihan sama lo itu bohong ! nath gue benar-benar minta maaf karena nggak bisa jagain dia buat lo !'' sesal xavier .


Nathan termenung ,dia mengelus foto dirinya bersama gina . '' Gue yang salah vier ! gue nggak pernah kasih lo kesempatan buat jelasin semuanya ! gue nggak berguna vier !''


'' Nggak , itu bukan salah lo . gue pun jika di posisi lo bakalan sama kaya yang lo lakuin !'' ujarnya.


Nathan menatap xavier. '' Dimana orang itu sekarang ?! ''


'' Dia ada di ruangan bawah tanah di markas gue ! lo mau kesana ?!'' tanya xavier.


'' Hm ! kapan eksekusinya ?!''


'' Lusa ! gue harus mastiin semua berjalan lancar !'' ujarnya.


'' Oke ! lusa lo kabarin gue !''


Xavier mengangguk , dia merasa lega ternyata usahanya selama ini tidak sia-sia. setelah melewati berbagai mala petaka , akhirnya mereka menemukan titik terang !


see you next time....

__ADS_1


__ADS_2