
...HAPPY READING.......
✨✨✨
HOSH HOSH HOSH
Mereka semua kewelahan menghadapi alea , tubuh mereka sudah penuh darah bahkan sudah ada yang meninggal akibat ulah alea. mereka semua tidak mengira jika gadis kecil yang terlihat tak memiliki kemampuan ternyata ahli beladiri bahkan melebihi mereka.
'' Kenapa dia kuat sekali .'' tanya salah satu pria yang sedang memegangi perutnya .
Alea menatap satu persatu pria yang tadi menyerang nya, tatapan alea begitu tajam seolah sedang menguliti tubuh mereka.
'' GUE TANYA SEKALI LAGI SIAPA YANG MENYURUH KALIAN !!" tanya alea , kesabaran nya sudah di ambang batas jika jawaban kali ini tidak membuatnya puas maka jangan salahkan dia jika mereka semua akan menjadi jasad.
'' mau lo sujud sekalipun lo gak akan tau siapa dia.'' jawab mereka.
Habis sudah kesabaran alea ,dia mengambil pisau yang terjatuh di tanah . alea berjalan dengan aura sangat kelam , bahkan tubuh mereka tanpa sadar bergetar hanya karena melihat raut wajah alea.
Mereka semua beringsut mundur ketika alea semakin dekat ke arah mereka.
'' gimana ini bos .?'' bisik pria yang menjadi bawahan nya.
'' diam , kita pasti bisa membunuhnya . '' ujar bos tersebut.
'' Kesabaran gue udah habis , jadi jangan salahin gue kalau sampai pisau ini menancap di jantung kalian.'' ucap alea.
Mereka semua terperangah mendengar ucapan alea ,dapat mereka lihat kilatan mata alea penuh amarah.
'' Cihh lo kira gue takut sama ancaman bocah ingusan kaya lo HAH , jangan belagu karena berhasil mukul gue ,kali ini lo pasti mampus.'' ucap pria tersebut.
Berbeda dengan para bawahan nya yang sudah ketar ketir mendengar ucapan bosnya. mereka yakin jika mereka akan benar - benar di habisi oleh gadis itu.
'' BACOT.! '' ucap alea .
BUAGHH BUGH BUGH .
KREEEKK 'AKHHH' BRAKK.
'' UHUK UHUK ''batuk pria tersebut setelah mendapat serangan dari alea.
'' SIALAN ,SERANG DIA GOBLOK JANGAN DIAM AJA KALIAN .'' teriak pria tersebut.
Alea menatap mereka sangat datar , bahkan raut wajahnya sudah berubah , tedak ada lagi amarah yang ia tunjukan.
'' LEA UDAH SAYANG . '' teriak bunda khawatir .
Mendengar teriakan bundanya ,Alea mengangkat tangan nya dan memberikan jempol pada bundanya, dia tersenyum pada orang tuanya yang sudah terluka. setelah itu dia kembali menatap pria yang ada di depan nya.
'' kalian harus membayar semua nya. '' ucapnya.
__ADS_1
SREEKKK SREETTT BUAAAKKK
BUUUGHH DUAAKK BRUUKK
SREETT SREETT DUGHH
JLEEEBB JLEBB JLEBB BRAAKK
Hanya butuh beberapa detik saja , alea bisa melumpuhkan semua pria disana, dia bahkan tak segan membunuh mereka ,dia sudah tidak punya rasa simpati pada mereka ,namun dia tidak membunuh mereka semua hanya beberapa saja. padahal tubuhnya sudah penuh dengan darah bahkan bibirnya sudah pucat namun tenaganya masih sama seperti saat belum terluka .
Alea mengambil batu yang ada di dekat mobil pria itu , dia menggenggam batu tersebut dan berjalan dengan tenang menuju orang tersebut. sedangkan pria itu sudah ketakutan karena semua anak buahnya sudah pingsan bahkan ada yang meninggal.
'' a-ampun saya s-salah.'' ucap pria itu.
Alea tak menggubris , dia terus berjalan menuju arahnya , pria tersebut semakin takut pada alea.
'' s-saya a-akan memberitahu s-siapa d-dia. '' ujar pria tersebut.
Namun sama seperti tadi tak ada respon apa pun dari alea. pria itu mundur terus menerus hingga dia terpojok dan saat itu pula alea sudah berada di hadapan nya dengan batu di genggaman nya.
'' siapa.'' tanya alea.
'' d-dia o-o-orang yang a-anda kenal ,d-dia t-teman m-masa lalu anda.'' jawab pria tersebut.
'' dimana.'' tanya alea.
'' nama.'' tanya alea.
'' saya tidak tau nona ,d-dia tidak menyebutkan namanya. '' jawab pria tersebut.
Mendengar jawaban pria itu , alea yakin dia berbohong ,tidak mungkin dia tidak tau siapa orang tersebut.
'' oke'' jawab alea.
Pria tersebut sudah kegirangan saat mendengar jawaban alea ,dia kira akan bebas namun ternyata ..
BUUKK BUUKK BUUKK
BRUKK .
Alea melihat darah yang keluar dari kepala pria itu dengan tersenyum smrik. bunda dan ayah yang melihat kelakuan putri mereka shock , bagaimana bisa putri mereka sesadis itu.
'' bun dia anak kita kan.?'' tanya ayah tak percaya.
bunda mengangguk .'' putri kita sejak kapan bisa bela diri dan memiliki sifat sadis seperti itu yah.'' ucap bunda.
Sedang kan yang di bicaran tengah mengambil pisau yang ada di dekat pria tersebut. dia menancapkan nya di jantung pria itu.
JLEBB
__ADS_1
Alea membunuh pria tersebut , bahkan di saksikan oleh orang tuanya, alea beridiri dan berjalan menuju orang tuanya , dia melihat luka lebam dan darah yang sudah mengering di wajah serta tubuh kedua orang tuanya.
'' sayang kamu gak papa.'' tanya bunda khawatir melihat putrinya penuh darah.
Alea terduduk di hadapan kedua orang tuanya , dia tidak menjawab pertanyaan bundanya.
'' maafin lea bun , yah karena alea kalian jadi begini hiks .. hiks..'' tangis alea pecah, bukan karena sakit namun karena dia merasa bersalah pada orang tuanya.
'' ini bukan salah kamu sayang , jangan salahin diri kamu sendiri , kami gak papa sayang .'' jawab bunda ikut menangis, dia tidak tega melihat putrinya menangis.
Ayah mendekap tubuh alea , dia mengelus punggung putrinya , alea menangis tersendu sendu di dekapan ayahnya.
'' maaf hiks karena lea kalian menderita hiks ,lea gagal lindungin kalian .'' tangis alea semakin menjadi.
Ayah dan bunda memeluk tubuh putrinya erat , bahkan angin malam yang amat sangat dingin tidak mereka rasakan.
'' jangan nangis , bunda sama ayah nggak papa kan kamu udah nolongin kita ,jangan nangis lagi yah sekarang kamu obatin luka kamu dulu yuk '' ajak bunda yang di angguki alea.
Saat alea hendak berdiri dia tiba-tiba merasa kepalanya sangat pusing hingga dia ambruk di dekapan ayahnya.
'' Alea . nak bangun jangan bikin kami khawatir.'' panggil ayah.
'' alea , lea sayang '' namun tak ada jawaban.
Hingga mereka melihat darah keluar sangat banyak dari balik baju piyama milik alea, bunda menyingkap baju alea betapa terkejutnya mereka ketika melihat alea mendapat luka tusukan di pinggangnya bahkan luka itu terlihat sangat lebar.
Mereka panik ,dengan langkah yang terhuyung-huyung ayah masuk ke dalam rumah hendak mengambil kunci mobil ,mereka akan membawa alea ke rumah sakit .
Di sisi lain xavier sedang di perjalanan menuju kediaman alea ,dia merasa perasaan nya tidak enak hingga dia nekat ke rumah gadisnya meski masih dini hari, dia membawa mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata perasaan nya sungguh cemas dengan keadaan gadisnya.
Tak butuh waktu lama dia sudah berada di komplek perumahan milik alea , dari kejauhan dia melihat banyak orang tergeletak di depan rumah gadisnya, perasaan nya semakin tidak karuan dia menambah kecepatan mobilnya agar cepat sampai.
Begitu sampai betapa terkejutnya dia saat melihat bunda alea tengah menangis sambil memangku putrinya, xavier melihat sekeliling di sana terdapat banyak darah berceceran bahkan banyak pria yang tergeletak di sana yang xavier yakini sudah tewas, xavier yakin telah terjadi pertarungan disini , dia mendekati bunda alea ,dia melihat terkejut melihat keadaan gadisnya yang terluka parah.
'' bunda a-alea kenapa.'' tanya xavier gagap.
'' nak xavier hiks tolong , tolong bawa alea ke rumah sakit hiks.'' pinta bunda.
Xavier menunduk dan benar saja luka alea sangat banyak ,bahkan wajahnya sudah pucat .
'' bunda ayo ke mobil saya ,kita ke rumah sakit sekarang .'' ucap xavier di angguki bunda .
'' ayah dimana bun '' tanya xavier. dia membopong alea ,darah semakin banyak keluar dari tubuh gadisnya .
Tak lama ayah datang , '' nak tolong bawa alea cepat .'' pinta sang ayah.
Xavier mengangguk mereka semua masuk ke mobil xavier dengan alea yang berada di pangkuan bundanya.
Xavier sangat takut gadisnya kenapa-napa , dia akan bertanya apa yang sebenarnya terjadi nanti ketika semua sudah tenang dan di obati. xavier membawa mobilnya dengan kecepatan tinggi ,pikiran nya sangat kalut saat ini . dia ingin cepat sampai di rumah sakit .
__ADS_1