
kembali pada Nathan,
" bagaimana," ucap Nathan pada seseorang disebrang telpon
" ......... ",
" kalian awasi dia, jangan sampai lengah," ucap Nathan datar, setelah mengatakan itu, dia langsung memutuskan panggilan telepon tersebut secara sepihak,
Nathan langsung menghembuskan nafas kasar,dia masih setia melihat kearah kota, dari jendela kaca yang berada di dalam ruangan tersebut,
Nathan langsung berjalan kearah meja kerjanya, untuk menyelesaikan pekerjaan nya yang cukup banyak, hingga sore hari, Nathan masih sibuk dengan tumpukan kertas yang berada di meja kerjanya, hingga suara dering ponsel menghentikan gerakan tangannya dan melihat kearah ponselnya,
dilihatnya nama sang mama, Nathan melihat jam yang melingkar di tangannya, ternyata sudah jam lima sore,pantas saja sang Mama menelpon dirinya, pasti karena khawatir,
" iya ma," ucap Nathan saat dirinya mengangkat panggilan tersebut ,
" kamu masih berada di kantor,bang", ucap sang mama
" benar ma, karena ada beberapa pekerjaan yang belum selesai," ucap Nathan
" baiklah,tapi kamu makan malam di rumah kan,bang," ucap sang mama, sedangkan Nathan, nampak tengah berpikir,tak lama kemudian, dia menjawab
" iya ma, ini Abang langsung pulang," ucap Nathan dengan langsung membereskan meja kerjanya , tak lama,dia langsung menyambar kunci mobil, dompet,dan jas yang tergantung di dalam ruangan tersebut,
__ADS_1
" Baiklah, mama tunggu dirumah," ucap sang mama,dan langsung mematikan panggilan tersebut, setelah sambungan telepon terputus, Nathan langsung menyambar kunci mobil, dompet dan jas nya yang berada di sisi ruangan tersebut,
Nathan mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang,dua puluh lima menit perjalanan menuju rumah utama, kini Nathan sudah tiba di mansion keluarga cristopher,
Nathan turun dari mobil nya dan langsung berjalan masuk ke dalam mansion, sampai di dalam ruang keluarga, Nathan melihat sang mama tengah duduk dengan menonton televisi,
" sore ma," ucap Nathan, sang mama langsung melihat kesumber suara, senyum terbit di wajah cantik wanita paruh baya tersebut,
" kamu sudah pulang bang, kemarilah ," ucap sang mama
Nathan langsung berjalan kearah sang mama dan langsung merebahkan tubuhnya di samping sang mama, dengan kepala ditaruh di atas paha sang mama,
mama Nathan yang melihat sikap sang putra pun hanya tersenyum lembut, dan tangannya mengelus rambut halus sang putra,
" dimana nay ma," ucap Nathan kepada sang mama
sedangkan ditempat lain, dimana pusat perbelanjaan di negara tersebut, terlihat sosok cantik yang saat ini tengah duduk di kursi cafe yang berada di pusat perbelanjaan tersebut, wanita itu sedang melakukan panggilan dengan seseorang,
" Dav, tolong, jangan selalu mencari masalah dengan mereka," ucapnya dengan nada memohon
" *Aku tidak sedang mencari masalah,aku hanya mencoba membantu," ucap orang tersebut*
__ADS_1
" Tapi caramu memberi tahukan pada mereka itu terlalu berlebih-lebihan," ucapnya
"*Sudahlah, lupakan itu, kapan kamu kembali, aku sudah sangat merindukan mu," ucap orang tersebut*
sedangkan Nayla langsung tersenyum mendengar ucapan orang tersebut
.." aku juga merindukan mu, bagaimana kalau kita melakukan panggilan video," pinta Nayla
" *Baiklah," ucap orang tersebut*
lalu panggilan dialihkan ke panggilan video, saat panggilan sudah teralihkan, Nayla langsung tersenyum manis melihat wajah orang yang sangat dia rindukan,
" kau belum membersihkan diri," ucap Nayla
" *belum,"
__ADS_1
" kenapa belum*," ucap Nayla
" karena aku, merindukan, istriku,"