
Alea sudah kembali ke kediaman nya , dia juga sudah berganti baju ,untung saja saat dia sampai orang tuanya sudah tidur ,jadi dia tidak perlu takut ketahuan jika habis berkelahi.
'' mampus besok gue ujian ,belum belajar lagi ck '' ucap alea , dia buru-buru mengambil buku pelajaran dan membawanya ke nakas.
Waktu terus berlalu alea masih berkutat dengan bukunya ,meski matanya sudah mengantuk namun dia paksakan ,jam menunjukan pukul satu dini hari , alea menguap dia merasa ngantuk sekali dan badan nya terasa pegal , dia tidak sadar jika dia tertidur di meja belajarnya .
Di kediaman xavier lebih tepatnya kamar xavier , dia sedang uringan-uringan karena alea tidak membalas chat darinya.
'' apa dia kenapa-napa?'' ucap xavier.
'' aku harus kesana ya harus '' ujarnya , dia mengambil kunci mobilnya dan keluar menuju rumah alea , padahal jam sudah menunjukan pukul satu dini hari , xavier tidak perduli jika dia di kira maling atau sebagainya .
bruummm
brummm
Beberapa saat kemudian xavier sudah berada di kediaman alea , dia melihat lampu rumah alea sudah padam.
'' apa aku kemaleman ?'' ujarnya dia melihat jam tangan nya ,sudah menunjukan pukul setengah dua pagi.terkadang perasaan lebih penting dari pada waktu itulah yang xavier rasakan.
Xavier tidak perduli dengan jam yang sudan menunjukan pagi itu, dia keluar dari mobil dan berjalan ke arah kamar alea berada ,dia menatap dinding yang ada di kamar alea , xavier menaiki pohon yang berada di dekat kamar alea yang mengarah ke dalam balkon kamar alea.
HUP
Xavier melompat dari dahan pohon itu, dia mendarat dengan baik , xavier mengendap-endap takut jika alea akan bangun , dia tidak ingin membangunkan gadisnya.
Namun xavier heran kenapa dia melihat ada cahaya lampu di dalam kamar alea ? apa mungkin alea belum tidur ? pikirnya .karena kaca balkon alea tertutup horden .
KREEETTT
pintu balkom tersebut terbuka , xavier masuk dengan menjijitkan kakinya saat dia berbalik dia melihat gadisnya tertidur di atas meja belajarnya.
Xavier berjalan mindik-mindik mendekati alea, dia menggelengkan kepalanya pelan.
'' cape banget kelihatan nya '' ujar xavier.
Dia menyingkirkan anak rambut yang menutupi wajah alea , mau di lihat berapa kali pun alea tetap cantik bahkan semakin hari semakin cantik.
'' cantik banget , rasanya pengen ngurung kamu di kamar aku ,biar cuma aku yang bisa liat wajah damai kamu tiap hari'' ujar xavier .
Dia lalu mengangkat tubuh alea dengan perlahan ,dia tak mau jika gadisnya terbangun. xavier membaringkan tubuh alea di atas ranjang ,tak lupa dia juga menyelimuti tubuh alea.
'' good night cantik nya xavier '' ucap nya tak lupa dia juga memberi kecupan hangat di dahi alea.
Xavier menatap gadisnya yang sudah tertidur sangat pulas, '' jadi gak pengen pulang '' ucapnya.
Kemudian dia naik ke atas ranjang alea perlahan-lahan , dia ikut berbaring di samping gadisnya.rasa kantuk tak dapat xavier tahan dia akhirnya memutuskan menginap dan besok pagi-pagi sekali dia akan pergi sebelum alea bangun.
'' mimpi indah sayang '' ujarnya pelan, dia kemudian memeluk tubuh alea , rasa nyaman menghampiri xavier membuat dirinya langsung tertidur dengan memeluk gadisnya.
__ADS_1
tanpa terasa matahari sudah menampakan dirinya.
cuittt cuiitt
Suara burung tidak membuat kedua insan berbeda jenis itu terbangun ,hingga suara gedoran pintu membuat alea terbangun.
DUUUKKK DUUUKKK DUUKKK
'' ALEA BANGUNNN ,KAMU GAK SEKOLAH '' teriak bunda membangunkan alea.
'' ALEA BANGUN SAYANG '' ucap sang bunda lagi.
''Iya bun aku dah bangun'' jawab alea dengan suara khas bangun tidurnya.
'' CEPETAN MANDI KAMU NANTI TELAT UDAH JAM 08.00 LOH '' ucap bunda alea.
Alea yang terkejut mendengar jika sekarang sudah jam 08.00 langsung bangun dan berlari ke kamar mandi , dia tidak melihat di sampingnya ada seorang lelaki yang masih tertidur pulas.
drappp draapp Brakk
Alea membanting pintu kamar mandinya. dia mandi bebek karena waktunya sangat mepet.
Alea keluar hanya mengenakan handuk yang membalut tubuhnya. '' siall kenapa gue bisa kesiangan sih '' ujarnya .
Saat alea hendak berjalan menuju lemari baju ,dia merasa heran kenapa selimutnya menggembung padahal dirinya sudah tidak di ranjang.
'' itu guling ? gede banget ? kapan gue punya guling segede itu '' ujarnya.
SRETT
''Aaaaaaa'' teriak alea ketika dia melihat sesosok lelaki yang masih memejamkan matanya.
Mendengar teriakan alea xavier langsung terbangun , dia kira alea kenapa-napa.
'' kenapa? ada apa'' panik xavier.
Alea yang baru menyadari jika lelaki tersebut adalah xavier , dia melepar bantal ke arah wajahnya.
'' ngapain lo di kamar gue ? maling ya lo '' ucap alea.
'' gak , buat apa aku maling aku kan sudah kaya '' jawabnya membuat alea jengkel.
'' si narsis , kapan lo masuk kamar gue ? '' ucap alea.
'' tadi malam '' jawabnya sambil mengucek-ucek matanya seperti bayi.
Alea gemas sendiri melihat kelakuan xavier , tangan nya sangat gatal untuk menghentikan xavier mengucek matanya.
Alea menggigit bibir bawahnya berusaha menahan rasa gemasnya.
__ADS_1
'' jangan di kucek '' ucap alea akhirnya menahan tangan xavier.
Namun fokus xavier bukan lagi ucapan alea ,melainkan wajahnya yang sangat dekat dengan wajahnya.
DEGH
Jantung mereka saling berdetak kencang ,mereka berdua saling tatap beberapa detik mengagumi satu sama lain.
Xavier menatap wajah alea dan turun menatap tubuh alea , mata xavier melihat gundukan daging yang menyembul di balik handuk yang membalut tubuh alea di bagian dada. 'GLEK' xavier menelan salivanya kasar ,dia menatap dada alea tanpa berkedip membuat sang empu menutupinya dengan tangan.
'' liat apa lo ,jangan mesum woy belum halal '' ujar alea sembari menutupi dadanya.
'' maaf '' ucap xavier sembari memalingkan wajahnya karena malu.
Alea juga ikut malu ,tapi dia berusaha tetap cool.
( dasar gengsi)othor.
(bodo wlee) alea.
(😑😑)
abaikan yang di atas oke😁
'' pulang sana ,lo gak kerja '' usir alea sembari berjalan ke arah lemarinya.
'' aku nanti masuk siang ke kantor '' jawab xavier.
Alea mengangguk '' lo kesini bunda sama ayah tau gak ?.'' tanya alea.
Xavier menggeleng '' mereka udah pada tidur kayanya semalem '' jawab xavier.
'' emang lo kesini jam berapa'' tanya alea
''sampai sini jam 02.00 kurang kayanya '' beri tau xavier.
Alea menghembuskan nafas berat , '' pulang sana ngapain lo masih disini '' ucap alea.
'' nungguin kamu , aku anter ke sekolah mau '' tanya xavier , membuat alea terkejut dia lupa jika dia harus sekolah.
'' gawat gue telat anjim , gara-gara lo nih '' panik alea dia mengambil seragam dan membawanya ke kamar mandi.
'' aku anter yah '' ucap xavier di balik pintu kamar mandi .
'' gak '' jawab alea.
Dia keluar dengan seragam sekolahnya . '' lo belum balik'' tanya alea.
Xavier menggeleng '' mau anter kamu '' ucapnya sambil memperlihatkan mata yang berkaca-kaca hingga membuat alea terpaksa menyetujui ajakan xavier.
__ADS_1
'' buruan kalo mau nganter ,tapi lo harus jelasin dulu sama orang tua gue gimana lo bisa ada di kamar gue '' ancam alea ,dia kira xavier bakalan takut dan memilih pulang,tapi dia salah xavier malah kegirangan alea sungguh tak habis pikir bagaimana isi kepala tunangan nya tersebut.
'' tunggu bentar aku cuci muka dulu'' ujarnya dan berlari menuju kamar mandi milik alea.