
...☠️☠️☠️☠️...
Ketegangan terus berlanjut ,alea membabi buta menyerang mereka tanpa henti ,begitu juga xavier .
Tak berselang lama rombongan anjas sampai di sana , anjas turun dari motor dan membantu alea.
BUGH . BUGH. DUAKK.
" Al lo ada rencana cadangan nggak ?!" ujar anjas di sela pertarungan.
"Ada ,lo tenang aja ." jawabnya.
Anjas mengangguk ,mereka kembali bertarung virza celingukan mencari seseorang .
" Bang , queen dimana ?! dia nggak datang ?!" ujar virza menatap anjas.
'Sialan gue lupa bilang sama alea lagi ' batin anjas.
" Eh kayanya queen telat ,tadi bilangnya dia ada rapat .!" jawaban anjas sangat meyakinkan jadi virza percaya.
BUUAAKK. BRAAK.
SREETT , BRAAK.
Mereka bertarung dengan brutal , alea membabat habis anak buah kakek andrean dengan skill nya.
SRIING. BAAATTSS .
Alea berhasil menghindari samurai yang hampir mengenai kepalanya.
" Woi yang bener dong ,lo mau nebas kepala gue hah ." teriak alea jengkel.
Xavier menoleh ,dia menggelengkan kepalanya pelan ,istrinya sungguh lucu dan unik.
" Jangan teriak al ,nanti tenggorokan kamu sakit. " ujar xavier .
Alea menatap xavier ." Salahin dia dong ,jangan salahin gue ! dia kira kepala gue batu main tebas aja."
Anggota blue diamond tercengang mendengar pembicaraan alea dan suaminya , mereka tidak tau tempat dan tidak perduli jika saat ini merupakan area perang ,bagi mereka kebucinan harus ada di setiap langkah mereka.
" Ck ck berasa dunia milik berdua kali ye." ujar virza.
" Jomblo diem deh ." sinis alea.
" Galak amat mba , lagi pms yah ?'' ledek virza.
" Bacot ." alea memberikan jari tengah ada virza.
Anjas tertawa pelan melihat pertengkaran mereka berdua ,anjas memikirkan bagaimana reaksi virza jika tau alea merupakan leader mereka.
Kakek andrean yang merasa terhina karena anak buahnya kalah dalam jumlah banyak ,tiba-tiba mengeluar pistol tanpa sepengetahuan siapa pun karena mereka semua masih sibuk bertarung.
__ADS_1
" Kali ini kalian harus mati , saya tidak akan membiarkan kalian menang dalam pertarungan kali ini." kakek andrean mengarahkan pistolnya pada alea .
Dia mengincar kelemahan xavier , ketika dia sudah mendapatkan target kakek andrean bersiap menembak alea.
Di sisi lain anjas yang sedang bertarung tiba-tiba melihat kakek andrean mengarahkan pistol pada alea , hal itu membuat anjas panik , anjas berlari ke arah alea ketika kakek andrean menembakan pistolnya.
DOR.! DOR.! DOR.!
" ALEA AWAS .!!"
Anjas mendekap tubuh alea sangat erat sehingga peluru yang kakek andrean tembakan akhirnya mendarat di tubuh anjas.
"UGH uhuk...uhuk."
Tubuh alea bergetar hebat ,dia shock melihat punggung anjas berlumuran darah.
" A-anjas." gagap alea.
" Lo n-nggak apa-apa kan ." ujarnya ketika melepas dekapan di tubuh alea .
Alea menggeleng pelan. anjas tersenyum lembut.
" Jangan sedih , gue nggak papa." ujarnya lirih , anjas meras dada nya sesak hingga tiba-tiba dia muntah darah.
" UHUK...UHUK."
Xavier dan virza menghampiri anjas dan alea . " Sayang kamu nggak papa ?!"
" Njas lo harus kerumah sakit ." pinta alea.
" Gue masih sanggup al." kekeh anjas .
Alea menatap tajam wajah anjas. " Gue bilang pergi ya pergi , jangan sampe gue bunuh lo disini Anjas ."
" T- tapi al uhuk...uhuk.. gue masih bis bertahan. " kekeh anjas.
Alea menatap virza. " Bawa dia kerumah sakit , jangan turutin perintah dia ,kalo sampe lo nurutin kemauan dia , gue habisi lo."
'Glek ' virza menelan ludahnya dengan kasar ,dia merasa takut melihat tatapan mata alea .
" Siap al." jawabnya ,virza memaksa anjas keluar dari pertempuran , untungnya peluru tersebut tidak mengenai jantungnya jadi anjas masih bisa bertahan.
Setelah kepergian anjas , alea berbalik menatap suaminya. " Lo habisi sisanya ,biar gue yang bunuh inangnya mereka."
" Tapi al ,aku nggak bisa biarin kamu sendirian lawan dia." ujar xavier cemas.
" Gue tau lo cemas , lo tenang aja gue pastiin gue bakal baik-baik aja ." ujar alea dingin.
Akhirnya xavier mengalah ,dia tau alea dalam mode marah , jika dia sudah marah maka dia tidak bisa lagi di bujuk.
Xavier kembali menghabisi lawan dia bantu anggota blue diamond ,sedangkan alea kini berjalan menuju kakek andrean dengan samurai di tangan nya.
__ADS_1
Kakek andrean menodongkan pistol pada alea ,namun alea sama sekali tidak memperlihatkan wajah ketakutan yang ada di wajahnya hanya raut wajah marah dan benci .
" Mundur !! kalo tidak saya akan menembak kamu ." ancam kakek andrean.
" Silakan ,tembak gue kalo bisa ?! sebelum gue tebas kepala songong milik lo." jawab alea datar.
" Sialan !!"
Setelah mengumpat kakek andrean benar -benar melayangkan peluru pada alea , untungnya refleks alea bagus sehingga tidak ada satu pun peluru yang mengenai dirinya.
DOR. DOR. DOR.
" BANGSA* , JALA** SIALAN BERANINYA KAMU MEMPERMAINKAN SAYA !" teriak kakek andrean tidak terima.
Alea tersenyum smirk. " Kenapa ?! malu kalah sama anak kecil hm ?! lo udah bau tanah mending lo tobat sebelum azab neraka bikin tubuh lo hangus ."
" Dasar tidak tau diri , saya saudara kakek kamu apa seperti ini didikan keluarga damian ." sinis kakek andrean.
" Cih Udah tua jangan kebanyakan bacot , mulut lo bau dosa mending lo diem ." ujar alea.
" SIALAN , KAMU HARUS MEMBAYAR PENGHINAAN INI .!" teriak kakek andrean.
Alea mengangguk . " Boleh ,gue bakal bayar di muka."
Setelah mengucapkan hal itu ,alea mengangkat samurainya dan menebas tubuh kakek andrean hingga terbelah menjadi dua .
SRIIINGGH .. BAAATTSSS.
Darah mengenai seluruh tubuh alea , dia menatap datar tubuh kakek andrean yang sudah tak bernyawa , organ dalam kakek andrean berceceran di sana , seluruh anggota blue diamond menjadi kicep melihat aksi alea begitu juga xavier .
Baru kali ini dia melihat sisi iblis seorang alea , dia membunuh orang tanpa ada raut takut atau pun cemas , bahkan xavier dapat melihat senyum smirk milik istrinya yang terpatri rapi di bibir tipisnya.
Alea berbalik , dia menatap wajah orang-orang yang masih terheran-heran dengan kelakuan alea .
" Kenapa ?!" ujar alea bingung .
Xavier menggeleng pelan ,dia tidak menyangka jika alea ternyata bisa lemot juga.
" Mereka takut liat kamu bunuh orang al ." ujar xavier.
Alea mengangguk . " Makanya kalian jangan pernah berkhianat sama blue diamond ,kalo nggak mau ngalamin kaya dia. "
Seluruh anggota blue diamond mengangguk patuh ,mereka masih sayang nyawa ,mereka berfikir jika alea yang merupakan anggota inti bisa sesadis itu ,bagaimana dengan leader mereka . mereka tidak tau jika leader mereka kini ada di hadapan mereka semua.
Pertarungan berhasil di menangkan oleh xavier ,kini tidak akan ada lagi orang yang mengusik keluarga arlando ,mereka hanya berharap kejadian ini menjadi yang terakhir, mereka lelah dengan semuanya ,mereka ingin menikmati waktu bersama keluarga dan menjalani kehidupan yang normal .
Akhirnya mereka kembali ,alea akan ganti baju terlebih dulu sebelum menjenguk anjas yang kini berada di rumah sakit.
...See you next time.........
BRUK.
__ADS_1