Bos Mafia Itu Suamiku

Bos Mafia Itu Suamiku
BAB 13


__ADS_3

...HAPPY READING......


Pagi ini alea sudah siap dengan seragam sekolahnya, kemaren sewaktu sampai di rumah bundanya sudah menunggunya di ruang tamu.


flasback on .


Tin.... Tin... Tinn


Xavier menlakson di saat dia sampai di depan gerbang rumah alea , tak lama gerbang di buka oleh tukang kebon yang kebetulan sedang bekerja di rumah alea.


xavier menjalankan mobilnya masuk ke pekarangan rumah alea. xavier turun dari mobil dan membukakan pintu mobil untuk alea.


'' makasih'' ucap alea.


'' sama-sama'' jawab xavier.


'' lo mau mampir apa langsung?'' tanya alea pada xavier.


xavier diam sejenak dia ada miting nanti ,jadi dia memutuskan tak mampir namun dia akan bertemu dulu dengan bunda dan ayah alea.


'' saya tidak mampir , tapi saya mau ketemu ayah sama bunda dulu'' jawab xavier .


Alea menganggguk , dia mengajak xavier masuk kedalam rumahnya.


Alea membuka pintu rumahnya. '' assalamu'alaikum bunda '' ucap alea dan xavier bersamaan.


Bunda menjawab sambil berjalan ke arah alea dan xavier . '' wal'aikumsalam . eh ada nak xavier , sini mampir dulu bunda bikinin minum '' ucap bunda menyuruh xavier mampir.


'' iya bunda makasih , tapi saya harus pergi sebentar lagi saya ada miting di kantor . lain kali saya mampir bunda '' ujar xavier sopan.


''oohh gitu , makasih ya udah nganter alea sampai rumah '' ucap bunda.


'' sama-sama bun, saya pamit dulu bun assalamu'alaikum '' pamit xavier dan mencium tangan bunda alea.


'' wa'alaikumsalam'' jawab bunda .


xavier mengusak rambut alea dan berbisik di telinga alea. '' saya pergi dulu , nanti saya kabarin kamu , jangan lupa minum obatnya leanya xavier '' ucap xavier tepat di telinga alea.


CUP


Xavier mencium pipi alea singkat dan segera pergi dari hadapan bunda dan alea , sebelum alea mengamuk padanya .


Alea terdiam dia masih mencerna apa yang barusan terjadi , bunda yang melihat keterdiaman alea langsung menepuk pundak alea pelan .


'' ehemm ada yang salting nih '' ledek bunda melihat pipi alea memerah.


Alea tersadar dan dia menutupi mukanya karena malu di lihat sang bunda '' isssttt bundaaaa aleaaa maluu'' ujar alea merengek.


Bunda tertawa melihat reaksi alea , bunda bahagia melihat alea mulai membuka hati untuk xavier , bunda berharap alea bisa bahagia dunia akhirat bersama xavier.


flasback off.


Alea turun dari kamarnya untuk sarapan bersama kedua orang tuanya .

__ADS_1


Tuk.. Tuk.. Tuk..


suara sepatu alea menggema di ruangan tersebut , saat alea sampai di lantai bawah dia dapat melihat ayah dan bundanya sudah berada di meja makan .


alea menghampiri kedua orang tuanya . '' pagi bunda '' ucap alea dan mencium pipi bundanya.


''pagi ayah '' ucap alea mencium pipi ayahnya.


'' pagi juga sayang '' jawab kedua orang tua alea.


'' mau sarapan apa sayang '' tanya bunda.


'' lea mau roti sama selai stroberry aja bun '' jawab alea.


bunda sarah mengambilkan roti dan selai , lalu menaruh di piring alea, mereka sarapan dengan tenang.


'' alea selesai bun , yah '' ucap alea memberitahu.


'' kamu berangkat sama siapa? '' tanya bunda.


'' sendiri lah bun . biasanya juga alea berangkat sendiri'' jawab alea .


'' ga di anter tunangan kamu '' ujar sang ayah.


alea menggeleng .'' ga yah alea lebih suka berangkat sendiri pake motor'' jawab alea lagi.


kedua orang tua alea mengangguk , mereka tau sifat alea yang tak mau merepotkan orang lain .


'' wa'alaikumsalam hati-hati di jalan alea '' jawab bunda.


'' wa'alaikumsalam'' jawab ayah alea.


Alea mengangguk , dia berjalan menuju pintu depan . alea mengambil kunci dan motornya di garasi . dia menjalankan motor sportnya menuju sekolahnya.


🎇🎇🎇


Para sahabat alea yaitu , varel, vero. juga anjas sedang menunggu alea di persimpangan jalan menuju rumah alea . kenapa mereka tak menghampiri kerumah alea , jawaban nya mereka malas karena alea pasti sudah berangkat .


brummm


brummm


brummm


tak berselang lama mereka dapat melihat motor sport mendekati mereka .


ckitttttt


Alea memberhentikan motornya di depan ketiga teman nya.


'' ngapain lo pada disini ?'' tanya alea heran.


'' nungguin lo lah , dari mana aja lo ? kenapa kemaren lo ga masuk sekolah ?'' tanya vero beruntun.

__ADS_1


'' iya lea , kita-kita khawatir sama lo , mana hp lo ga aktif lagi '' ujar anjas menimpali.


'' sorry kemaren gue di RS '' jawab alea.


mereka bertiga melotot mendengar jawaban alea , varel mendekat ke arah alea dan memegang pundak alea.


'' lo kenapa ? lo sakit ? gimana ke adaan lo sekarang '' tanya varel tak sabaran.


'' gue ga papa , kemaren gue di serang pas di jalan pulang ke rumah , gue ga tau siapa yang nyerang '' jawab alea.


varel melepas tangan nya yang bertengger di bahu alea. '' kenapa lo ga nelfon gue atau yang lain ? '' tanya varel.


'' ga sempet ,gue aja kewelahan lawan mereka semua '' jawab alea.


anjas dan vero mendekat ke arah alea . '' mereka semua maksud lo ada beberapa orang gitu'' tanya vero.


Alea mengangguk '' iya mereka ada beberapa orang , gue aja hampir mati , tapi ada xavier yang nolongin gue dan bawa gue ke rumah sakit '' ujar alea memberi tau mereka .


DEGH


Varel merasa panas , dia cemburu kenapa bukan dirinya yang menolong alea saat itu.


'' xavier itu siapa lo ?'' tanya anjas kepo.


'' iya setau gue lo ga punya kenalan yang namanya xavier ?'' ujar vero menimpali.


alea meneguk ludahnya susah payah , dia bingung apa dia harus jujur pada sahabatnya atau tidak .


'' emm xavier itu........ emmm tunangan gue '' jawab ale akhirnya.


mereka semua kaget , terlebih lagi varel dia merasa lemas dan jantung nya serasa mau lepas .


'' l-lo serius '' tanya anjas .


'' iya gue serius , gue sama dia udah tunangan satu bulan yanga lalu '' jawab alea.


'' kenapa lo ga bilang kalo lo udah ada pawang lea '' ujar vero berdrama.


alea mengangkat bahu acuh , dia melihat varel seperti mayat hidup alea pikir varel sedang sakit.


'' rel lo sakit ? muka lo pucet banget '' tanya alea memegang dahi varel.


varel menggeleng . '' gue ga papa '' jawabnya singkat.


'' jadi namanya xavier , dia baik ga sama lo , dia sayang ga sama lo ? yang terpenting lo cinta ga sama dia ? '' tanya vero berturut-turut.


alea diam lalu menjawab . '' dia baik ,dia juga kelihatan nya sayang sama gue , cuma ..gue bingung sama perasaan gue ver , gue ga tau gue udah cinta apa belum sama xavier , gue kadang deg degan kalo deket sama dia , tapi gue nyaman sama xavier , gue cuma belum bisa yakinin perasaan gue sendiri seperti apa '' jawab alea panjang lebar.


vero mengangguk , dia menepuk pundak alea , '' apa pun keputusan lo , gue sama yang lain pasti dukung , asal itu ga nyakitin diri lo dan bisa buat lo bahagia kita semua bakalan suport lo '' ucap vero .


alea memeluk vero ,dia membenamkan wajahnya di dada bidang vero '' makasih lo semua sahabat terbaik gue '' ujar alea terharu.


varel , dia masih diam , dia merasa tak sanggup untuk sekedar mengucapkan selamat pada alea . hatinya hancur dia sudah terlambat . perasaan nya untuk alea tak akan tersampaikan , varel sakit melihat alea bersama orang lain tapi dia lebih sakit jika meliahat alea bersamanya namun tak dapat membuat alea bahagia.

__ADS_1


__ADS_2