Bos Mafia Itu Suamiku

Bos Mafia Itu Suamiku
BAB 55


__ADS_3

...HAPPY READING........


✨✨✨


Alea baru saja sampai di rumahnya , setelah turun dari mobil dia bergegas untuk menuju kamarnya, lelah itu yang dia rasakan padahal dari tadi dia hanya duduk -duduk saja di rumah calon mertuanya.


TAP TAP TAP


Alea berjalan lebih dulu meninggalkan orang tuanya. hingga panggilan dari sang bunda membuat langkahnya berhenti.


'' Alea kamu kenapa?.'' tanya bunda heran.


'' lea cape bun ,bajunya nyusahin lea mau cepet-cepet ganti.'' jawabnya.


Bunda dan ayah menatap putri mereka sambil geleng-geleng kepala, ya dari tadi saat akan pergi alea sudah banyak bertingkah mulai dari baju yang terbalik , hingga bajunya yang menyangkut di mobil.


'' ya udah sana ganti baju , jangan lupa mandi .'' ujar sang bunda.


'' siap bun.'' jawab alea. dia kemudian mengumpulkan gaun yang menjuntai ke tanah dan mengikatnya jadi satu, gaun yang harganya hampir setara dengan mobil itu menjadi tidak ada guna nya jika di tangan alea.


'' sayang jangan di gituin gaun nya nanti rusak .'' peringat bunda.


'' rusak ya buang aja bun, aku juga gak terlalu butuh , lagian aku gak minta baju kaya gini kok bun .'' jawabnya acuh.


PLETAK


Satu jitakan dia dapat dari bundanya.'' ck kamu hargain dong pemberian mertua kamu ,pasti mommy nya xavier berusaha sangat keras buat pesen gaun itu ,kamu simpen baik-baik yah.'' ujar sang bunda.


Alea mengangguk dia baru terfikirkan jika ucapan bundanya benar. dia menatap bundanya ,'' iya bun maaf tadi aku udah nyepelein kata-kata bunda.'' ujarnya menyesal.


'' gak papa sayang ,udah sana masuk mandi ganti baju terus tidur oke .'' ujar bunda.


Alea mengangguk dia kembali berjalan menuju arah kamarnya. sesampainya di kamar dia menghempaskan tubuhnya ke kasur. dia berguling-guling di kasurnya.


'' Gue udah mau nikah ? apa ini mimpi?.'' ujarnya sambil menatap langit-langit kamar.


'' kalo gue nikah apa gue bisa jadi istri yang baik.? ck ngapain juga gue mikirin itu sekarang bikin pusing aja.'' ujarnya lagi.


Dia bangkit dan berjalan menuju cermin.


'' cieee yang udah mau nikah ..'' ucapnya pada bayangan dirinya di cermin.


'' lahh gue kaya orang dongo ajah ck dimana wibawa gue sih heran .gue harus mandi biar pikiran gue waras.'' ucapnya dan berjalan ke arah kamar mandi untuk memulai ritual mandinya.


✨✨✨


Varel baru saja sampai di kediaman nya, dia memarkirkan motornya di halaman . Dari kejauhan dia sudah melihat sesosok lelaki muda yang seumuran dengan dirinya. varel berjalan menuju arah pria itu.


'' hey bro apa kabar .?'' sapa pria itu.


'' baik , lo sendiri gimana.?'' tanya balik varel.


'' gue juga baik , btw lo dari mana ,gue telfonin nomor lo gak aktif mulu ?.'' tanya pria itu.


'' gue abis kumpul sama temen.'' jawabnya.

__ADS_1


Mereka berdua duduk di teras depan rumah varel ,pria itu menatap sekeliling rumah varel.


'' suasana rumah lo masih sama kaya dulu yah ,padahal udah lama gue gak kesini.'' ujarnya.


'' hm'' jawab varel.


Dia adalah teman masa kecil varel dulu mereka selalu bermain bersama bahkan mereka selalu bermain bertiga dengan saudara varel yang sudah tiada. dia bernama GALANG ACHALENDRA yang baru saja pulang dari tempatnya menuntut ilmu di negri paman sam.


'' lo udah nentuin mau kuliah dimana.?'' tanya galang.


Varel menggeleng.'' belum nemu yang cocok.'' jawabnya.


'' hmm btw gimana kabar bunda lo ?.'' tanya galang.


Dia tau jika varel sangat di benci sama bundanya ,namun dia sebagai sahabatnya hanya bisa mensuport tanpa bisa berbuat apa pun karena itu masalah keluarga mereka.


'' biasa , lo kan udah tau .'' jawab varel acuh.


'' lo lama di indo apa sebentar?.'' tanya varel mengalihkan topik pembicaraan.


Galang diam sejenak sebelum menjawab. '' gue bakalan tinggal di indo lagi ,gue juga bakalan kuliah disini.'' jawabnya.


'' orang tua lo gimana?.'' tanya varel.


Karena setau dia , orang tua galang sudah menetap di AS.


'' Mereka di sana gak mungkin mereka ikut kesini lagian bokap gue perusahaan pusatnya juga disana.'' jawabnya.


'' jadi lo tinggal sendiri.'' tanha varel.


mereka terus berbincang- bincang hingga sore dan tak lama galang pamit untuk pulang karena dia harus beres-beres barang bawaan nya.


'' gue balik ya ,jangan lupa kalo lo udah nentuin kuliah dimana lo kabarin gue ,kita harus satu kampus oke bro.'' ucap galang .


'' Hm '' jawab varel.


Galang pergi dari kediaman varel dengan mobilnya ,dia lebih suka mengendarai mobil dari pada motor katanya panas jika memakai motor.


✨✨✨


Di tempat lain terlihat nathan yang sedang mengendarai mobilnya di jalan raya yang tidak terlalu ramai. dia baru saja bertemu klien yang akan bekerja sama dengan dirinya.


Namun entah datang dari mana ,ada dua mobil yang sedang mengikuti mobil miliknya. nathan yang sadar langsung menambah kecepatan laju mobilnya.


BRUMMM BRUMMMM BRUUUMM


Dua mobil tersebut menghimpit mobil milik nathan, hingga mobilnya lecet dan juga penyok.


'' Sialan siapa mereka sebenarnya.'' ucap nathan sembari berusaha lepas dari himpitan kedua mobil tersebut.


Jalanan yang memang tidak terlalu membuatnya lebih leluasa menambah kecepatan. hingga dia bisa lepas dari dua mobil itu.


Namun semua tidak bertahan lama mobil itu kembali menyusul nya.


'' ck brengsek siapa yang bermain-main denganku .'' ujarnya.

__ADS_1


Dia melihat ke arah belakang , betapa terkejutnya saat dia melihat kedua mobil tersebut mengeluarkan sejata .


Dengan perasaan yang sudah awut-awutan dia menambah lagi kecepatan mobil nya , hingga dia sampai di sisi hutan yang jarang di lewati orang , nathan yang sudah sangat marah turun dari mobil dan menghampiri due mobil yang mengikutinya.


'' TURUN KALIAN .'' bentak nathan , dia sudah di ambang kemarahan.


Mereka turun dari mobil ,ternyata mereka semua berjumlah sepuluh orang . nathan menatap mereka bengis .


'' Apa mau kalian..'' tanya nathan pada mereka.


'' nyawa mu !!" jawab mereka.


'' BRENGSEK.'' teriaknya marah.


BUAGH


BRUGH


Salah satu dari mereka terjatuh karena mendapat serangan dadakan dari nathan.


'' sialan HABISI DIA !" perintah salah seorang di sana.


perkelahian tidak bisa di hindari nathan yang sendirian melawan Sepuluh orang bukan masalah baginya.


BUUAKK


BUGHH


BUGHH


KREEEKK


BRUUKK


DUAGHH


''AKHH!!'' teriakan kesakitan menggema disana.


'' siapa yang menyuruh kalian ?.'' tanya nathan dingin.


'' cuihhh meski pun lo memohon sekalipun kita gak akan kasih tau.'' jawab mereka.


Hilang sudah kesabaran milik nathan , dia mengeluarkan rakitan bom dari balik jas nya, tadi saat dia akan turun dari mobil dia teringat jika pistolny tertinggal di mansion ,jadi dia hanya membawa bom yang selalu tersimpan di mobilnya untuk berjaga-jaga.


Para pria yang menyerangnya melolot tidak percaya ketika nathan mengeluarkan benda tersebut.


'' KITA PERGI SEKARANG CEPAT .'' Ajak salah satu pria itu.


Mereka semua terpincang-pincang menuju mobil namun naas sekali belum sempat mereka membuka pintu mobil .nathan lebih dulu melepar bom tersebut ke arah mereka dari kejauhan. ya nathan sudah lebih dulu mencari tempat aman untuk melempar kan benda tersebut.


PIP PIP PIP


Mereka semua menoleh pada suara tersebut, dan saat itu pula bom yang nathan lempar meledak.


DUAAAARRR

__ADS_1


Seluruh pria tersebut tewas dengan mengenaskan , nathan menatap jasad mereka dingin. dan pergi meninggalkan tempat itu. dia tidak perduli jika nantinya polisi akan mencarinya.


__ADS_2