Bos Mafia Itu Suamiku

Bos Mafia Itu Suamiku
BAB 25


__ADS_3

...happy reading........


****


Alea dan xavier saat ini sudah berada di kediaman alea, tadi setelah alea selesai di obati xavier langsung mengantar alea pulang ke rumahnya.


'' lo ga pulang .?'' tanya alea.


'' kenapa?.'' balas xavier.


Alea menggeleng. '' udah malem , ga enak sama tetangga'' ucap alea.


Xavier melihat jam tangan nya , ternyata sudah menunjukan pukul 09.00 malam.


'' EHEM '' dehem xavier .


'' sebelum saya pulang saya ingin tau apa yang sebenar nya terjadi sama kamu?.''


'' dan kenapa kamu bisa mendapat luka dari sebuah katana ?.'' tanya xavier.


Awal nya saat xavier tau alea terluka , dia tak berniat untuk bertanya namun dia merasa aneh karena luka yang alea dapat seperti luka pertarungan menggunakan benda tajam dan dia merasa perlu menanyakan nya . agar xavier bisa menjaga alea lebih baik lagi.


Alea diam , ' duh gue bingung mo jawab apa ' ujar nya dalam hati.


'' emm. G-gue jatuh trus nabrak dahan yang runcing , ini bukan kena katana kok suer '' ucap alea.


Xavier melihat alea berbohong . '' kamu tau katana itu apa?.'' tanya xavier .


Alea gelagapan . dia lupa kalo sedang berhadapan dengan xavier si raja bisnis yang kejam , pasti sekarang xavier sedang mengujinya .pikir alea.


'' gue ga tau , pegang aja ga pernah kan tadi lo yang bilang '' jawab alea.


'' hemm oke , tidak ada yang ingin kamu beri tau pada saya?.'' ujar xavier mencoba memancing alea.


'' apa ? ga ada kayanya deh , mending lo pulang keburu larut '' usir alea.


dia mendorong xavier menuju pintu keluar. '' byee ati-ati '' ucap alea langsung menutup pintu tersebut.


Xavier menatap pintu tersebut, '' hemm kelinci kecil ku sudah berani berbohong ternyata'' ucap nya.


Dia lalu memasuki mobil nya . dan pergi meninggal kan kediaman alea.

__ADS_1


dari balik jendela ,alea mengintip kepergian xavier.


'' huhh untung aja xavier percaya '' ujarnya dia lalu berjalan menuju kamar nya.


Sesampainya di kamar , alea berjalan menuju kamar mandi , saat melepas bajunya dia melihat jahitan yang masih baru.


'' gue ga nyangka lukanya bakalan selebar ini '' ujarnya.


Dia membolak balikan badan nya di cermin . '' untung nih luka ketutup , jadi bunda sama ayah ga akan tau '' ujarnya .


Alea mengambil mengisi bathtub dengan air panas. alea melakukan ritual mandi nya sebelum tidur .


🎆🎆🎆


Xavier yang masih berada di perjalan , di kejutkan dengan suara ponsel nya.


drrrtttt. drrtttt. drtttt


'' hallo '' jawab xavier.


'' hallo tuan . markas di serang '' ucap bawahan xavier.


'' apa ? siapa yang menyerang?.'' tanya nya dengan nada dingin.


'' tidak tau tuan mereka memakai topeng , dan membawa senjata . beberapa dari kami terkena serangan senjata mereka .'' ucap bawahan xavier.


'' saya kesana '' ujarnya langsung menutup telfon , dan bergegas pergi menuju markas nya.


dia melewati jalanan yang sangat sepi . dan memasuki hutan . saat dia sudah berada di tengah-tengah hutan . dapat xavier lihat jalan menuju markasnya sudah sangat berantakan. dahan-dahan yang semula menutupi jalan tersebut sudah porak poranda.


Xavier menjalan kan mobil nya sedikir cepat , saat sudah sampai di tempat markasnya , xavier melihat beberapa bawahan nya sudah tergeletak tak bernyawa di tanah.


Dia bergegas masuk menuju aula , di sana ada beberapa orang yang sedang mengobati luka-luka mereka.


'' bagaimana bisa ini terjadi ?.'' tanya xavier kepada salah satu dari mereka.


'' maaf tuan kami lalai'' jawab nya.


'' apa yang kalian kerjakan hah , saya memebayar kalian untuk menjaga keamanan markas kita '' ucap xavier dingin.


Para bawahan xavier yang menjadi anggota mafianya menunduk takut.

__ADS_1


'' maaf kan kami tuan '' ucap mereka semua dengan posisi masih menunduk.


'' sudah lah , sekarang obati luka kalian '' perintah nya .


Xavier lalau pergi meninggal kan mereka dan menuju ruangannya.


'' hallo'' ucap asisten xavier .


'' kau cari tau siapa yang menyerang markas'' perintahnya.


'' kapan markas di serang ?.'' tanya roy asisten xavier.


'' hari ini , dan cek cctv markas kita '' jelasnya.


'' baik '' jawab roy


Telfon pun berakhir . xavier masih merenung di ruangan nya.


'' saya harus turun tangan sendiri . saya takut alea akan ikut terkena dampak nya. '' ujar xavier.


Dia lalu memeriksa beberapa berkas penting di sana . dia tidak lupa juga mengecek cctv dalam ruangan nya sendiri.


Xavier meretas semua cctv di sana dari mulai pintu masuk hingga ruangan nya.


'' akan ku dapat kan kau tikus kecil '' ucap xavier sangat mengerikan .


'' dan kau harus membayar semua yang sudah kau lakuakan ''ucap xavier.


Dia mengetik di keyboard nya , di layar laptop xavier , terpapang kode-kode yang begitu rumit , xavier terus bermain dengan kode-kode tersebut .


Lima menit kemudian xavier tersenyum smrik, dia sudah mendapat kan apa yang dia inginkan.


'' ternyata itu kau , cih memuakan '' ucap nya .


Xavier mengambil hp nya dan menelfon roy , '' saya sudah menemukan nya '' ucap xavier .


'' maksudnya '' tanya roy , dia sedikit tidak mengerti dengan ucapan xavier.


'' kau tak perlu mencarinya, saya sudah menemukan nya. dan siap kan beberapa orang kita akan pergi menghancur kan tikus -tikus itu .'' ucap xavier.


'' baik '' jawab roy dia tak mau banyak bertanya . dia tau saat ini xavier sangat marah . dan mungkin kemarahan nya akan membuat satu musuh nya pergi ke alam lain.

__ADS_1


__ADS_2