
Sesudah pulang dari kerja kelompok dari rumah Amel, Rion pun berkumpul di ruang keluarga bersama Mina adiknya dan Ibunya.
Rion pun sambil membantu Mina mengerjakan pr nya, dan ibu Rion yang sedang menonton tv.
Rion juga bercerita tentang kerja kelompok di rumah Amel kepada ibu dan Adiknya.
"Kak, emangnya tadi di rumah kak Amel ngerjain tugas kelompok apa kak?". Tanya Mina adiknya.
"Oh, tadi kami mengerjakan tugas keterampilan yang harus dikumpulkan jumat depan pas pelajaran keterampilan lagi".Jawab Rion.
"Oh iya kak ramai tidak tadi kak!".Tanya Mina lagi.
"Gimana ya, ramai sih cuman tadi pagi kami kumpul di halte bus sekolah, untuk naik bus ke toko yang menyediakan bahan-bahan yan akan digunakan untuk tugas kami, lalu beli cemilan dan akhirnya kami ke rumah Amel menggunakan mobil yang di bawa supir Amel". Jawab Rion.
"Wah benarkah kak, kak Amel anak orang kaya ya kak" . Kata Mina antusias.
"Iya Min, kakak juga dan yang lainnya gak sangka soalnya kalau di sekolah dia biasa-biasa aja, sederhana banget, terus yang tahu identitas aslinya hanya orang terdekatnya yang dia percaya aja sih". Kata Rion.
"Oh gitu ya kak, emangnya kak Amel orang tuanya kerja apa?" Tanya Mina antusias.
"Orang tuanya katanya pemilik sekolah yang kakak dan teman-teman tempati dan juga katanya pemilik perusahaan besar jadi sering dinas keluar kota atau luar negeri". Kata Rion menjelaskan pada Mina.
"Wah hebat ya kak, terus kak Amel juga gak sombong lagi kak, aku kagum deh". Kata Mina.
__ADS_1
"Iya dia sengaja sembunyikan identitas aslinya soalnya kalau satu sekolah tahu bisa gawat, bisa-bisa dia di manfaatin katanya". Kata Rion.
"Gitu ya kak, iya juga sih kak kasihan kalau gitu". Kata Mina.
"Jangan ngobrol terus Mina selesaikan dulu pr mu baru ngobrol dengan bebas, nanti kalau keasikan ngobrol pr mu gak akan selesai". Tegur ibunya dengan lembut.
"Hehehe baik bu". Jawab Mina sambil tersenyum.
Akhirnya Mina pun kembali melanjutkan pekerjaan rumahnya yang tertunda sesekali dia akan bertanya pada kakaknya jika ada soal yang tidak dimengerti atau jawabannya yang sulit.
Ibu Rion dan Mina pun pergi ke dapur untuk menyiapkan cemilan dan minuman bagi anak-anaknya.
Rion sesekali mengajari adiknya, terkadang Rion pun sesekali belajar juga.
Rion dan Mina pun belajar sambil memakan cemilan dan minuman yang di buatkan ibunya.
Rion pun akhirnya memulai obrolan.
"Oh iya bu, tadi hampir aja rumah Amel kemalingan". Kata Rion.
"Yang benar". Tanya ibunya kaget.
"Kok bisa"Tanya Mina kaget.
__ADS_1
"Jadi waktu itu aku dan teman-teman ada di ruangan lantai 2 rumah Amel kebetulan jendelanya terbuka dan pas sekali posisinya bisa lihat ke luar gerbang, terus aku lihat satpam rumah Amel tertidur di posnya mungkin kecapean, terus aku lihat juga di luar gerbang rumah Amel ada 2 orang kayak bapak-bapak gitu tinggi, pakai jaket hitam gitu, terus aku masih tahu Amel dan teman-teman ku yang lain, akhirnya kami pun kerja sama aku dan andri mengawasi dari atas mengawasi pencuri itu agar tidak masuk dan kabur, terus Radit dan Doni membangunkan satpam rumah Amel, lalu Amel dan Santi menelepon polisi". Jawab Rion panjang lebar.
"Terus bagaimana lagi kak pencurinya ketangkep gak?" Tanya Mina.
Ibu Rion hanya diam menyimak.
"Lalu satpam pun terbangun dan membuka gerbang, pencuri itu kaget dan hampir kabur melarikan diri tapi satpam dan teman-temanku mencoba mengejarnya lalu Andri pun ikut turun ke bawah, dan mengejar pencuri itu juga, aku yang di atas kebetulan mengawasi pencuri itu untungnya pas pencuri itu akan masuk ke salah satu gang aku keburu menggunakan kekuatan ku dan melumpuhkan kakinya jadi dia jatuh dan tertangkap deh sampai akhirnya polisi datang lalu menangkapnya serta meminta bukti dari saksi untungnya Amel memperlihatka cctv itu di rumahnya kepada polisi jadinya pencuri itu pun di bawa kekantor polis". Jawab Rion panjang.
"Begitu ya syukurlah kalau gitu hampir saja ya, tapi kamu harus hati-hai Rion dalam menggunakan kekuatan mu jangan berlebihan takutnya nanti bisa melukai orang lain, tapi ibu senang kamu menggunakan kekuatan itu untuk menolong orang dan melakukan kebaikan". Nasehat ibu Rion kepada Rion sambil tersenyum.
"Baik ibu aku mengerti, tapi gimana kalau temen-temenku tahu bu!" tanya Rion.
"Ibu tahu cepat atau lambat pasti teman-teman mu akan tahu dan kalau mereka tulus berteman denganmu pasti mereka akan mengerti dan terus berteman denganmu jangan takut ya dan hadapi saja ibu dan adikmu akan selu ada untukmu". Kata Ibu Rion sambil mencium kepala anaknya sayang.
"Iya kak, kakak tuh hebat macam superhero yang suka memberantas kejahatan dan menolong orang". Kat Mina.
"Hm iya iya tapi aku bukan superhero".Jawab Rion sambil tersenyum setelah obrolan itu mereka pun kembali Mina yang masih mengerjakan pr nya, Rion yang belajar sesekali membantu Mina, dan Ibu yan sedang menonton tv sinetron favoritenya.
Setelah selesai mereka pun pamit untuk tidur kepada ibu mereka dan masuk ke kamar masing-masing.
Lalu ibu pun matikan televisi dan masuk ke kamarnya untuk pergi tidur.
Episode kali ini khusus untuk kegiatan Rion dikala malam hari bersama keluarganya semoga kalian suka.😊
__ADS_1
*Terimakasih bagi yang sudah mau membaca jangan lupa vote ya😊🙏*