
Keesokan harinya saat Rion akan berangkat ke sekolah seperti biasa, dia berangkat bersama adiknya lalu ke halte bus dekat sekolah adiknya dan menaiki bus. Di perjalanan menuju sekolah di dalam bus dia melihat ke luar jendela bus, di luar jendela banyak sekali orang-orang yang berlalu lalang ada yang akan pergi bekerja, sekolah dan masih banyak lagi. Dia memikirkan hal yang benar-benar luar biasa kemarin bersama teman-temannya.
Rion senang sekarang dia bisa mempunyai banyak teman dan syukurlah mereka semua baik padanya. Bus pun berhenti sebentar dan naiklah seorang ibu yang sedang menggendong anaknya, ibu tersebut pun mencari bangku kosong di dalam bus, tetapi sayangnya bus tersebut sudah penuh. Rion yang melihat ke sekelilingnya pun bingung pasalnya orang yang dekat tempat duduknya dengan ibu tersebut diam saja dan pura-pura tidak lihat padahal penumpang tersebut masih muda, Rion pun merasa kasihan dengan ibu tersebut akhirnya dia pun berdiri dan menawarkan tempat duduknya bagi ibu tersebut dan ibu tersebut pun tersenyum serta berterimakasih kepada Rion dan Rion pun balas tersenyum.
Akhirnya bus yang di tumpanginya berhenti di halte bus sekolahnya. Rion pun turun dari bus setelah membayar ongkos bus tersebut. Ketika dia akan berjalan menuju sekolahnya tiba-tiba dia mendengar suara dari gang kecil yang tidak jauh dari sekolahnya, karena penasaran dia pun menuju gang tersebut dan melihat keadaan. Saat Rion sampai di gang tersebut secara diam-diam dan menengok ke dalam gang di melihat seorang anak SMP yang sedang di mintai uang oleh seseorang yang gak di kenal.
__ADS_1
"Hei dik berikan uangmu" Kata preman tersebut.
"Tidak mau ini uang punyaku" kata adik tersebut yang terus mempertahankan uangnya.
"Kau keras kepala sekali ya" kata preman tersebut sambil mendekat ke arah adik tersebut.
__ADS_1
"Syukurlah dia selamat" kata Rion sambil tersenyum. Lalu Rion pun segera berlalu menuju sekolahnya karena bel masuk sekolah tinggal sebentar lagi. Dari kejauhan Amel yang baru turun dari mobil pribadinya yang sengaja turun dekat gang pun heran karena melihat Rion keluar dari gang tersebut.
"Loh itu Rion kan, sedang apa dia di gang tersebut, itu kan bukan arah rumahnya" kata Amel dalam hati.
Tidak berapa lama Amel melihat seorang preman yang keluar dari gang sambil memegang kakinya yang kesakitan dan preman tersebut pun berjalan dengan tertatih menahan sakit.
__ADS_1
"Loh ko preman itu keluar dari gang juga" kata Amel bergumam dan disinilah Amel mulai merasa heran.
Tapi karena bel sekolah akan segera berbunyi Amel pun segera masuk ke dalam gedung sekolah dan dia berjanji akan menanyakan nya nanti kepada Rion pas jam istirahat.