
Setelah kejadian yang tak terduga beberapa hari yang lalu, Rion pun jadi kepikiran terus dia ingin sekali mencari tahu siapa orangnya?
"Apa mungkin orang itu kah, yang minggu lalu di lawan atau kah ada orang lain?". pikirnya.
Sepanjang pelajaran yang Rion pikirkan hanya itu.
Akhirnya bel pulang sekolah pun berbunyi dan murid-murid pun berhamburan keluar kelas.
"Rion". panggil Andri.
"Iya ada apa?". Tanya Rion.
"Ayo pulang bareng". Tawar Andri.
"Eh, jarak rumah kita kan beda arah". Ucap Rion.
"Tidak apa-apa, sekalian ada yang aku mau beli di restoran dekat arah rumah mu". Kata Andri.
Rion pun mempertimbangkan tawaran Andri.
"Kalau begitu boleh deh". Kata Rion.
"Nah bagus, kalau begitu ayo ke parkiran".Ajak Andri.
Rion pun hanya mengangguk dan mengikuti Andri.
Sampailah mereka berdua di parkiran kendaraan khusus mobil.
Rion pun terkejut dengan Andri yang ternyata ke parkiran kendaraan khusus mobil.
"Loh Andri kenapa kesini?". Tanya Rion yang masih terkejut.
"Ya kita kan mau pulang bareng ku mau ambil kendaraan ku dulu". Jawab Andri santai.
"Eh". Rion pun semakin heran.
__ADS_1
"Ya sudah kamu tunggu di sini sebentar ku ambil kendaraan ku dulu". Kata Andri.
Andri pun melengos pergi untuk mengambil kendaraannya.
Sementara Rion, masih heran pasalnya Andri tuh seperti biasa saja, bahkan pulang sekolah pun selalu bersama sampai gerbang sekolah dan suka terlihat biasa-biasa saja.
Tidak berapa lama Andri pun datang dengan mobilnya dan menghampiri Rion.
"Rion ayo masuk". Ajak Andri.
Rion pun langsung masuk kedalam mobil dan tidak lupa pakai sabuk pengaman.
Andri pun langsung menjalankan mobilnya dan keluar gerbang sekolah.
Tanpa mereka sadari ada seseorang di mobil belakang mereka.
"Oh kau pun ikut terlibat ya?".
"Lihat saja nanti, sudah lama aku tidak bertemu dengan nya". Lanjutnya.
*
*
*
Di dalam mobil Rion pun bingung mau bilang apa? dia hanya terkejut dengan Andri.
"Rion bagaimana udah ada kabar kah dark Radit?". Tanya Andri yang memulai percakapan terlebih dahulu.
"Eh, belum ko aku sudah kirim beberapa kali pesan tapi tidak di balas". Jawab Rion.
"Begitu ya". Kata Andri pelan.
"Andri aku boleh bertanya?". Tanya Rion ragu.
__ADS_1
"Tentu". Jawab Andri santai.
"Sejak kapan kau pakai mobil?, yang aku tahu kau ke sekolah suka pakai angkutan umum, sepeda atau sepeda motor?". Tanya Rion penasaran.
"Hmmm aku memang sengaja ke sekolah dengan cara sederhana, agar aku bisa berteman dengan orang-orang yang tulus berteman dengan ku, aku sengaja menyembunyikan identitas asli ku karena aku memang tidak suka mengumbar apa yang ku punya?".
"Karena yang aku punya ini semuanya bukan lah milik ku tapi milik orang tua ku, hasil dari kerja keras mereka yang mereka berikan untuk ku, mobil ini sebenarnya aku punya sudah lama ini adalah hadiah ulang tahun ku ke 15 tahun dari orang tua ku, hanya saja aku tidak pernah memakai nya selain waktu itu ku tidak punya SIM, ku juga memang tidak mau terlalu royal". Jawab Andri panjang.
"Begitu ya, kamu benar-benar anak yang baik ya". Kata Rion.
Andri hanya tersenyum menanggapi.
"Eh temani aku ke rumah seseorang yu, nanti ku antar pulang". Ajak Andri.
"Eh boleh deh". Rion pun setuju dengan ajakan Andri.
"Kau tahu Rion, tanpa kamu tahu teman-teman yang kita kenal di kelas kita dan dekat dengan kita sebenarnya mereka itu sama seperti ku, mungkin ada yang lebih dari ku". Kata Andri.
Rion pun bingung dengan kata-kata Andri.
"Karena kadang anak-anak lain melihat mereka biasa saja, tapi aslinya mereka itu bukan sembarangan orang biasa". Kata Andri.
"Eh begitu ya, jadi sebenernya mereka semua itu bukan sembarangan orang biasa". Kata Rion pelan.
"Ya begitulah, termasuk dirimu juga Rion". Kata Andri sambil tersenyum dan melihat ke arah depan menyetir mobil.
Rion pun langsung terkejut dan bingung dengan kata-kata Andri.
"Maksud dari perkataannya apa?". Pikir Rion.
Apakah maksud dari perkataan Andri tentang Rion?
Bersambung~~~
...*Terimakasih sudah membaca ☺️*...
__ADS_1