BUKAN SUPERHERO

BUKAN SUPERHERO
Rahasia Tersembunyi


__ADS_3

Ketika Joni mengatakannya, Amel pun terkejut, keterkejutan Amel malah membuat Joni kaget untungnya Joni terus fokus menyetir.


" Kok bisa Jon, maksudku bagaimana ceritanya? ". Sahut Amel dengan rasa penasarannya.


" Aku juga tidak tahu, awalnya kami semua juga kaget ketika mendengarnya langsung". Jawab Joni kalem.


"Duh ku bingung, ngomong2 Jon, Rion tahu gak soal ayahnya? ".


" Sepertinya tidak tahu Mel".


"Apa, ku kira tahu? ".


"Yah, ayahnya kan sudah meninggalkannya sejak dia kecil, dan dia pun tidak tahu bahwa bos kita adalah ayahnya".


" Hm begitu". Sahut Amel langsung terdiam entah apa yang dipikirkannya?


Mobil Joni pun berhenti di tempat tujuannya tersebut.

__ADS_1


Mereka berhenti di sebuah rumah yang megah di belakang perusahaan tersebut, Amel pun kaget sekali bahwa di belakang perusahaan yang di lewatinya ada sebuah rumah yang megah dengan agama Arsitektur Eropa yang indah.


Saat Joni turun dari mobil, Amel hanya mengikuti Joni dan sampai di ruangan yang ternyata telah berkumpul orang-orang yang dia kenal yaitu teman sekolahnya. Amel tambah terkejut ketika melihat satu persatu wajah dari teman-temannya itu terutama ketika dia melihat Santi.


Dia pun duduk bersama mereka mendengarkan obrolan mereka dari awal dan pengakuan mereka, dengan bilang apa yang mereka lakukan di ruangan itu?


* Waktu Sekarang*


Amel pun dengan setia mendengarkan cerita dari teman-temannya, cerita yang paling terkejut untuk Amel adalah soal Rion, bukan soal kekuatannya tapi soal rahasia yang disembunyikan soal Rion selama ini. Dan juga teman-temannya yang ternyata adalah seorang agen rahasia penting perusahaan.


Banyak sekali yang ingin Amel tanyakan pada teman-temannya satu persatu, tapi dia bingung harus menanyakan dari mana dulu?


Ketua tersebut yang kata teman-temannya adalah ayahnya Rion itu, pun masuk ke dalam ruangan dengan gagahnya, dengan beberapa bodyguard, lalu ayahnya Rion pun menyuruh bodyguard-bodyguard tersebut untuk menunggu di luar.


Ketika ayahnya Rion masuk kedalam ruangan tersebut teman-temannya tersebut langsung berdiri dan memberi hormat, Amel pun ikut memberikan hormat.


Ketua mereka tersebut langsung duduk di kursi ujung yaitu kursi kebesaran seorang Ketua.

__ADS_1


Dia pun langsung menyuruh salah satu bodyguard untuk memesankan makanan untuk para pegawainya tersebut. Bodyguard tersebut pun langsung mengiyakan dan langsung pergi keluar. untuk memesankan makanan yang ketua mereka suruh.


Amel masih tidak percaya ketika melihat ketua mereka dia terkejut bukan main.


Saat ketua mereka mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru kursi yang ditempati para agennya dia pun sama terkejutnya ketika melihat Amel.


"Kau".. sahutnya saat melihat Amel.


Yang lain pun kebingungan dengan ketua mereka yang terkejut melihat Amel, begitu pula ekspresi Amel yang tidak beda jauh dengan ekspresi ketua mereka.


Yang lain pun di dalam ruangan itu, bingung ada apa ini sebenarnya?


Kenapa ekspresi ketua mereka dan Amel terkejut seperti itu? Apakah mereka saling kenal atau ada sesuatu. Berbagai dugaan berkecamuk dipikiran mereka saat ini ketika melihat ketua mereka dan Amel beradu pandang dengan ekspresi tersebut.


Apakah Amel mengenal ayahnya Rion dan ayahnya Rion pun mengenal Amel?


Jangan lupa tetap baca Bukan superhero ☺

__ADS_1


* Oh ya untuk para pembaca bukan superhero maaf karena author sudah lama gak up dikarenakan banyak sekali kesibukan di rl author, dan author mengucapkan terimakasih banyak untuk kalian yang masih setia membaca karya bukan superhero ini β˜ΊπŸ™"


__ADS_2