BUKAN SUPERHERO

BUKAN SUPERHERO
Hari Senin


__ADS_3

Akhirnya hari senin pun tiba Rion pun seperti biasa berangkat sekolah bersama sang adik, mengantarkan adiknya sampai sekolah dan menunggu bus di halte bus dekat sekolah adiknya.


Rion pun hari ini haris datang lebih pagi yaitu pukul 07.00 pagi harus sudah sampai di sekolah karena akan ada upacara sekolah.


Dia hari ini memakai pakaian lengkap seperti seragam yang rapi, dasi dan tidak lupa topi sekolah untuk upacara kala tidak memakai maka nanti akan di hukum.


Akhirnya bus pun datang dan Rion pun segara menaiki bus tersebut menuju sekolahnya.


Akhirnya bus pun tersebut sampai di halte bus dekat sekolah Rion dan Rion pun segera memasuki gerbang sekolah sambil melihat jam tangannya yang menunjukkan pukul setengah tujuh pagi.


"Hmmm masih ada waktu". Ucap Rion dalam hati.


Karena ini hari senin jadi khusus hari ini sekolah Rion masuk jam 07.00 pagi karena akan di adakan nya upacara dan untuk hari-hari biasanya masuk pukul 08.00 pagi.


Maka hari senin inilah para siswa tidak boleh telat dan harus masuk pukul 07.00 pagi tepat kalau tidak siswa di larang masuk ke sekolah dan di anggap tidak hadir atau alfa.


Saat Rion akan berjalan menuju ke tangga sekolah, Rion di kaget kan oleh seseorang yang mengagetkannya di belakang.


"Hai bro pagi". Sapa seseorang itu.


"Astaga, Radit aku kaget tahu". Ucap Rion kaget sambil mengusap dadanya.


"Jawab dulu dong sapaan gue". Kata Radit maksa.

__ADS_1


"Pagi juga". Sapa Rion.


"Nah gitu dong". Kata Radit senang.


"Ngomong-ngomong Radit tumben lo pakai atribut lengkap gini, biasanya suka ada yang lupa salah satunya ".Tanya Rion.


"Ah iya sekarang gue gak mau deh kena hukum lagi apalagi hukumannya suruh ngepel lantai koridor kelas mana pas waktu pulang sekolah lagi, gak da orang kan serem". Kata Radit ngeri sambil membayangkan.


"Ya baguslah jadi hukuman itu bikin siswa jadi kapok contohnya ya kamu". KataRion sambil tertawa.


"Diam kamu jangan tertawa". Kata Radit sebal.


Di saat mereka asik mengobrol tiba-tiba Amel datang menyapa mereka.


"Pagi Rion, Radit". Sapa Amel tersenyum.


"Pagi Amel". Sapa Radit balik.


"Kalian mau ke kelas, ke kelas bareng yu". Ajak Amel.


"Iya nih, ayo deh kalau gitu". Kata Radit.


Akhirnya mereka pun menuju kelas mereka berbarengan, di kelas mereka sudah ada Santi, Selly, Andri,Irvan,Joni, Acep, Riska,Doni dan teman-teman mereka yang lainnya yang sudan datang.

__ADS_1


Mereka ke kelas hanya untuk menyimpan tas mereka dan duduk sebentar sebelum upacara di laksanakan.


Sambil menunggu waktu upacara mereka mengobrol-ngobrol soal kemarin mereka main sedikit dari mereka ada yang tertawa melihat kelakuan teman mereka kemarin.


Akhirnya bel waktu upacara pun berbunyi dan mereka pun segera berhamburan ke luar kelas dan berbaris bergabung dengan teman mereka di lapangan sesuai kelas mereka.


Akhirnya upacara pun dimulai, para siswa pun menikmatinya dengan serius , dan mendengar arahan dari pemimpin upacara serta pembina upacara.


Setelah upacara selesai, pembina upacara pun segera memberikan pengumuman kepada semua siswa-siswi sekolah tersebut.


Pada saat pembina upacara akan menyampaikan pengumumannya listrik pun mati dan mix pun tidak berjalan. Para siswa sudah mengeluh kepanasan. Para guru yang lain sedang memeriksa listrik tersebut.


Rion yang secara diam-diam kabur dari barisan mencari sumber listrik sekolah tersebut dan ketemu dia pun segera mengalirkan listrik dari tangannya dan mengarahkannya ke sumber listrik tersebut dan kemudian listrik pun menyala seperti semula serta mix pun kembali menyala, dan Rion pun segera berlari ke arah barisan upacaranya sebelum ada yang menyadarinya.


Tanpa Rion sadari pada saat berlari Amel melihat Rion berlari, dan untungnya Amel tidak melihat Rion mengeluarkan kekuatannya tapi Amel malah melihat Rion yang berlari.


"Loh itu Rion kan bener tidak sih, tapi dia habis dari mana".Tanya Amel dalam hati dia pun menuju ke suatu tempat dia melihat Rion.


"Lah ini kan sumber listrik, ngapain Rion kesini".Gumam Amel heran.


Karena tidak mau pusing Amel pun segera pergi kelapangan sekolah tempat upacara dilaksanakan karena takut ada yang sakit atau pingsa.


Kenapa Amel tidak ikut upacara, sebernya tadi Amel ikut upacara sambil mengawasi para siswa dan siswi yang mengikuti upacara bersama teman-teman anggota pmr laiinnya. Amel di sekolahnya mengikuti sebuah ekstrakulikuler yaitu pmr. Dan tadi waktu melihat Rion, Amel habis dari ruang uks sehabis mengantarkan siswa yang sakit dan untungnya Amel tidak melihat Rion menggunakan kekuatannya.

__ADS_1


Akhirnya upacara pun selesai, dan para siswa pun masuk ke kelas mereka masing-masing untuk megikuti jam pelajaran selanjutnya.


*Terimakasih bagi yang mau membaca dan maaf bila ada kata-kata yang kurang menyenangkan jangan lupa vote 😊🙏*


__ADS_2