BUKAN SUPERHERO

BUKAN SUPERHERO
Konflik yang akan di mulai


__ADS_3

Sambil menunggu waktu bel jam pulang berdering, Rion terus memikirkan siapa orang yang telah mengirimkan sebuah surat misterius ini pada dirinya.


Dan anehnya orang tersebut tahu kelas dan bangkunya di kelas, sungguh orang yang hebat dan misterius.


Setelah dia berpikir, dia pun akhirnya mulai memahami siapa orang tersebut.


"Jangan-jangan orang itu kah yang ingin bertemu dengan ku, yang pernah menolongku waktu itu, tapi kalau benar apa maunya dia padaku". Bisik Rion dalam hatinya.


Akhirnya bel pulang sekolah pun berbunyi dan Rion pun segera membereskan buku-bukunya.


Radit yang melihatnya pun merasa aneh, ' tidak biasanya Rion buru-buru membereskan bukunya seperti ini ' bisik Radit dalam hatinya.


Dia merasa aneh sejak tadi pagi Rion sudah bertingkah aneh, mulai dai bengong sepanjang jalan, saat jam istirahat tadi Rion hanya diam mendengarkan teman-temannya bercerita, Radit yakin Rion seperti mendengarkan tapi pikirannya entah kemana dan yang paling saat ada sebuah surat misterius, Radit yakin itu bukan surat cinta buat Rion karena pas Rion membacanya ekspresi Rion buka tersipu tapi terkejut.


Sebagai sahabat dari dulu, Radit ingin tahu apa yang terjadi dengan Rion, tapi Radit takut Rion marah padanya, maka itu Radit menyimpan keinginannya untuk mengetahui apa yang terjadi dengan Rion, Radit menunggu Rion bercerita sendiri padanya.


Akhirnya Rion pun berdiri dan pamit pulang duluan kepada Radit dan Radit pun mengiyakan.


Radit jadi semakin curiga dan penasaran karena Rion terburu-buru seperti itu dan Radit yakin Rion bukan pulang ke rumah pasti menemui seseorang yang mengirim surat itu.


Rion yang sudah keluar kelas dan berjalan terburu-buru dia tidak sabar ingin bertemu dengan orang itu karena banyak sekali pertanyaan yang ingin dia tanyakan dengan orang itu.


Akhirnya Rion pun sampai ke halaman belakang sekolah, di halaman belakang sekolah adalah sebuah tempat sepi yang jarang di kunjungi para murid di sekolah tersebut.

__ADS_1


"Akhirnya sampai, untungnya Radit tidak curiga padaku". Bisik Rion dalam hatinya.


"Lalu dimana orang itu". Lanjut Rion dalam hati.


Rion pun menengok ke sana kemari untuk mencari orang tersebut.


Tanpa Rion sadari ada sebuah api yang mengarah padanya.


Untungnya Rion cepat menengok dan menghindar.


"Apa ini?". Teriak Rion sambil terkejut mendapatkan serangan dadakan seperti tadi.


"Wah hebat juga kamu menghindari serangan ku secepat itu". Sahut orang tersebut yang muncul tiba-tiba dari balik pohon.


"Ah kamu bisa mengenali ku ya meski waktu itu menyamar". Jawab orang tersebut.


"Sebentar kita juga pernah bertemu kan waktu itu, waktu kita tidak sengaja bertabrakan". Kata Rion.


"Iya benar sekali". Sahut orang itu sambil tepuk tangan "Plok".


"Oh kamu tahu aku dari mana namaku, kelasku bahkan bangkuku dan kamu juga yang mengirim surat misterius itu padaku?". Tanya Rion bertubi-tubi.


"Tanyanya satu-satu dong sabar oke". Jawab orang itu.

__ADS_1


"Jadi yang pertama aku tahu nama mu pas waktu aku melihat kau menggunakan kekuatan mu untuk menolong pelayan kafe secara tidak sengaja, terus aku tahu nama mu waktu teman-teman mu memanggil mu". Jawab orang tersebut.


"Kedua aku tahu kelas mu karena ya aku bertanya pada teman ku kebetulan teman ku ada yang berteman dengan salah satu teman sekelas mu dan aku menitipkan surat ini pada salah satu teman sekelas mu". Lanjut orang itu.


"Jadi mau mu apa?". Tanya Rion tegas.


"Wah kamu tidak bisa di ajak berbasa-basi ya Rion, oke mau ku adalah ayo kita tunjukkan kekuatan kita masing-masing siapa yang paling kuat di antara kita". Kata orang tersebut.


"Kalau aku tidak mau kamu mau apa?" Tanya Rion.


"Aku akan tetap memaksa mu dengan cara apapun, tenang saja tak perlu takut tempat ini paling aman, tidak ada cctv-nya, dan paling jarang dikunjungi oleh para murid". Kata orang tersebut.


"Oh begitu baiklah".Kata Rion tegas.


"Ok Rion ayo kita mulai". Kata orang tersebut sambil mengeluarkan kekuatan apinya di tangannya.


"Baiklah". Seru Rion dengan mengeluarkan kekuatan Listrik dari tangannya.


Dan mereka berdua pun siap untuk adu tanding kekuatan.


Bersambung ~~


*Terimakasih bagi yang sudah mau membaca semoga kalian suka*πŸ™β˜ΊοΈ

__ADS_1


__ADS_2