
Keesokan harinya di sekolah murid-murid yang baru datang ke sekolah diminta untuk berkumpul di lapangan sekolah karena akan ada pengumuman dari kepala sekolah. Rion dkk pun merasa heran pengumuman apa yang akan di sampaikan kepala sekolah mereka. Sesudah semua murid berbaris di lapangan sekolah kepala sekolah pun menyampaikan pengumumannya.
"Selamat pagi semua". Sapa pak kepala sekolah.
"Selamat pagi pak". Ucap semua murid.
"Maaf mengumpulkan kalian semua pagi-pagi begini, bapak akan mengumumkan hari ini akan diadakan lomba kebersihan kelas dan kerapihan kelas". Kata pak kepala sekolah.
"Yah". Keluh semua murid.
"Bapak belum selesai karena hari ini akan ada lomba kebersihan dan kerapihan kelas maka 1 hari ini kalian tidak belajar". Ucap pak kepala sekolah.
"Hore". Seru semua murid senang.
"Baiklah lomba bapak mulai". Kata pak kepala sekolah. Akhirnya semua murid pun membubarkan diri dan masuk ke kelas masing-masing.
...*Dikelas Rion dkk*...
"Baiklah semuanya duduk dulu". Kata sang ketua kelas Andri.
Semuanya pun langsung duduk di bangku masing-masing.
"Nah hari ini kita kan mengikuti lomba kebersihan dan kerapihan kelas, kali ini kita harus serius bersih-bersih kelasnya jangan seperti piket kelas kalian cuman asal-asalan yang penting piket dan bersih". Kata Andri yang menohok semuanya, dan tepat sasaran.
"Kali ini kan kita membersihkan dan merapihkan kelasnya satu kelas dengan satu kelas ini kita harus bisa bekerjasama dan kelas kita harus benar-benar rapi serta rapih". Kata Joni.
__ADS_1
"Oke". Balas Radit.
"Baiklah mari kita mulai semua semangat". Kata Andri sambil menyemangati teman-temannya.
"Ayo". Ucap semua teman-teman sekelasnya.
Mereka semua pun segera mengambil peralatan bersih-bersih dan membuat sebuah kreatifitas agar kelas mereka terlihat bagus.
Disaat mereka sedang bersih-bersih adapun yang sebagian yang ribut.
"Hai Radit yang bener dong nyapu nya lo mau nyapu atau mau nambah kotor". Tanya Acep yang protes karena lantai yang sudah dia sapu kembali kotor karena ulah Radit.
"Hey lo gak tahu ya gue ini mau memakai jurus menyapu cepat tahu". Jawab Radit.
"Lo pikir kita ini adalah ninja konoha apa". Kata Acep.
Radit yang mendengar komentar Santi pun langsung pundungan di pojokan kelas.
"Alah lo mah pundungan". Kata Doni.
Dan Radit pun benar-benar semakin pundungan di pojokan sambil meratapi nasib.
"Alah udahlah kita terusin aja, hei ini yang katanya mau bantuin gue buat keterampilan buat di pajang di kelas mana nih". Tanya Irvan.
Tidak ada yang menjawab pertanyaan Irvan dan malah pada cuek masing-masing.
__ADS_1
"Hahahaha kasihan lo dicuekin". Kata Acep.
Irvan yang mendengar jawaban Acep pun langsung pundungan di pojokan menemani Radit.
"Alah lo pada malah pundungan bukan nya bantuin dasar". Kata Santi.
"Udah lah Santi kita harus tetap fokus nih". Kata Amel.
"Rion pun akhirnya membantu Irvan membuat sebuah keterampilan bersama Joni dan Irvan yang sudah keluar dari rasa pundungan.
Andri yang membersihkan debu-debu dengan kemoceng, sebagian pun ada yang mengepel lantai yang sudah di sapu.
"Hei ini cowok gak da yang mau bantuin gue apa masa gue cewek jadi yang hapus papan tulis gini ya elah gue gak sampai nih". Kata Selly.
"Sini lo penghapusnya dasar pendek". Kata Radit yang sudah keluar dari zona pundungan.
Kata-kata Radit yang tepat sasaran kepada
Selly yang emang tinggi badannya hanya 152 cm pun langsung pundungan.
"Elah kenapa lo jadi kayak Radit dah ". Kata Santi.
"Sudah-sudah ayo waktunya keburu abis". Kata Riska menengahi.
Akhirnya mereka semua pun bekerjasama untuk membuat kelas mereka bersih dan rapih.
__ADS_1
*Terimakasih bagi yang sudah mau membaca maaf bila ada kata-kata yang kurang dipahami dan maaf bila ceritanya hanya sedikit dikarenakan tangan saya sedang sakit dan jangan lupa vote* 😊