
" Eh gimana nih dit, caranya kita masuk? ". Tanya Rion sambil berpikir, cara untuk mereka masuk.
" Eh aku ada ide". Ucap Radit.
"Eh kamu punya ide, apa? ". Tanya Rion balik.
" Sssttt ". Ucap Radit.
Radit pun mengeluarkan handphone dari saku celananya, dan dia pun tidak lupa memakai jaket dengan hoodienya supaya tidak kelihatan.
" Ayo ikuti aku". Ucap Radit mengajak Rion.
Akhirnya Rion pun mengikuti Radit.
Roni pun mengeluarkan beberapa permen karet dari tasnya, permen karet yang selalu iya kunyah saat jam pelajaran, dengan alasan supaya tidak ngantuk.
Lalu dia pun mengunyah permen karet itu, dan mengeluarkan sebuah karet, lalu menembakkan beberapa permen karet pada cctv yang terpajang di luar gerbang.
Rion pun bengong karena kaget, Radit yang selalu terlihat seperti anak pencicilan, tukang ribut di kelas bisa seperti itu.
Setelah semua cctv tertutupi permen karet, waktunya Radit beraksi. Dia meraba-raba tembok dekat gerbang tersebut.
"Kamu lagi apa sih? ". Tanya Rion.
" Pokoknya kamu diam saja". Ucap Radit.
__ADS_1
Saat menekan salah satu tembok, tembok tersebut, secara otomatis terbuka dan terpampanglah sebuah kabel2 rumit tersebut, Roni pun langsung melakukan kabel tersebut, dan mencolokkan salah satu kabel tersebut pada handphonenya hingga terpampang angka2 seperti kode yang anak rumit.
Rion hanya memperhatikan Radit yang sedang menekan kode2 tersebut.
Rion pun terkejut, seorang Radit yang biasa tidak bisa matematika, lalu selalu menconteknya, bisa memecahkan berbagai kode rumit.
Ke kagetan Rion pun tersadarkan dengan pintu gerbang yang terbuka.
"Ayo masuk". Ucap Radit
Akhirnya mereka berdua pun masuk ke dalam perusahaan tersebut, akhirnya mereka pun masuk ke dalam, untungnya tidak ada yang mengetahui ini karena, semua cctv sistemnya di matikan oleh Radit.
Mereka pun menyelusiri dalam gerbang tersebut yang ternyata lumayan besar, bahkan Roni sampai takjub.
Rion pun sama kagumnya dengan Radit.
Dimana di dalam gerbang tersebut terdapat perusahaan yang besar dengan halaman yang sangat luas. Banyak sekali pegawai yan berlalu lalang dengan pakaian kantoran yang sangat rapih dan elegan. Mereka sedang istirahat dari pekerjaan mereka. Fasilitas kantor tersebut selain asrama untuk para pegawai, ada juga kantin kantor yang cukup nyaman, dengan berbagai makanan enak. Ruangan istirahat, bagi para pegawai yang nyaman dimana, ada sebuah tempat tidur, tv dan kulkas dengan ruangan ber ac. Taman yang luas dan sejuk di tumbuhi tanaman yang hijau, bunga yang cantik dan wangi juga Taman yang terdapat dengan air mancur yang sangat mewah.
"Wow Rion, aku ingin bekerja di perusahaan ini, tapi sepertinya tidak memungkinkan ya, karena sepertinya harus seorang yang dari universitas yang bagus, dengan nila tertinggi juga? " Shut Radit sedih.
"Sepertinya tidak mungkin mereka yang punya keahlian juga bisa masuk". Ucap Rion.
" Tapi sepertinya harus jadi anak kuliahan dulu ya, hah sedangkan aku belum tentu nanti lulus bisa kuliah, karena aku harus bantu keluarga ku". Ucap Radit sedih.
"Tak perlu sedih, dit kamu pasti bisa ko, aku pun sama hanya orang biasa saja yang mempunyai mimpi ingin bekerja di perusahaan sebesar ini, agar bisa membahagiakan Ibu dan Mina". Ucap Rion.
__ADS_1
" Kau kan enak pinter, pasti kamu bisa kuliah dan dapat beasiswa". Ucap Radit.
"Iya, tapi entah aku pun harus terus atau tidak aku ingin membantu ibu soalnya". Ucap Rion.
Sebenarnya entah keyakinan apa dalam diri Rion? yang tiba-tiba percaya sebenarnya Radit bisa ko masuk perusahaan besar seperti ini pasti di terima, tanpa dia harus lulusan universitas, karena Rion tahu itu adalah perusahaan IT terbesar di kotanya dan juga terkenal, untuk masuk perusahaan ini tidaklah mudah harus punya keahlian khusus. Setelah melihat keahlian Roni tadi, yang Rion pun takjub, Rion jamin Radit bisa masuk ke sini.
Tak terasa ketika mereka masuk lebih dalam ke tempat tersebut, mereka di hadapkan dengan pagar yang lebih tinggi dan terbuat dari emas, Roni yakin pasti sistem keamanannya lebih tinggi, akhirnya Radit mencoba melakukan hal yang sama dan berhasil. Mereka pun masuk dan betapa kaget nya mereka di hadapkan pada sebuah rumah mewah dan megah yang lebih megah dari perusahaan yang tadi mereka lihat.
Sementara itu, di tempat rapat Andri dkk...
Seorang bodyguard masuk, dengan berlari ke dalam.
" Gawat bos". Ucap bodyguard bertubuh besar tersebut.
"Ada apa?". Ucap bos nya tersebut.
Yang lain di ruangan tersebut pun lansung serius mendengarkan perkataan bodyguard tersebut.
" Saya barusan dapat laporan, dari sistem keamanan kantor pusat, sepertinya ada penyusup ke wilayah kita karena sistem keamanan kita pun di retas, dan sepertinya bukan sembarangan orang karena bisa meretas sistem keamanan kita yang tinggi". Ucap bodyguard tersebut panik.
"Apa? ". Seru bos tersebut.
Sementara Andri dkk pun sama kagetnya.
Terimakasih yang masih setia mau membaca bukan superhero 🙏💕
__ADS_1