BUKAN SUPERHERO

BUKAN SUPERHERO
Pertemuan tak terduga 2


__ADS_3

"Loh Amel, kenapa kamu ada disini? ". Tanya Yohan yang ternyata ayahnya Rion.


" Loh paman Yohan, jadi paman Yohan ini ayahnya Rion? ". Tanga Amel balik, tanpa menjawab pertanyaan Yohan.


Yohan pun kaget, ternyata anak dari sahabatnya ini mengenal Rion juga, dia pun langsung bingung seketika, apa yang harus dia lakukan? Amel sudah tahu dan takutnya dia, Amel mengatakan semuanya pada Rion.


Dengan nafas berat, akhirnya Yohan pun menjawab pertanyaan Amel tersebut. Dia pun langsung duduk di kursinya dan mengahadap ke arah mereka semua yang ada d ruangan tersebut.


" Iya betul aku adalah ayahnya Rion". Sahut Yohan.


Amel pun langsung kaget, dan tiba-tiba seperti ada efek petir di siang hari bagi Amel. Seketika jantung Amel berdegup kencang, lidahnya kelu tanpa ada suara sepatah kata pun. Di dalam hati Amel dan pikirannya berkecamuk banyak sekali pertanyaan yang terbayang seperti, apakah Rion tahu bahwa paman Yohan adalah ayahnya?, apakah Rion tahu bahwa ayahnya adalah seorang pengusaha sukses dan agen rahasia? apalah Rion tahu soal teman-temannya juga yang seorang agen yang bekerja sama dengan ayahnya?, apakah alasan paman Yohan menyembunyikan semua ini dari Rion? banyak sekali pertanyaan yang ada dalam kepala Amel.


"Loh ketua anda mengenal Amel?" Tanya Joni memecah keheningan di ruangan tersebut.


Pasalnya Joni tahu, Amel pasti kaget ketika tahu ketuanya adalah ayahnya Rion.


"Iya, Amel itu anak dari salah satu kolega penting saya intinya ayahnya Amel itu adalah sahabat saya sejak saya masih duduk di bangku SMA". Sahut Yohan.


Dan giliran mereka semua yang ada di ruangan tersebut kaget.


" Ternyata memang dunia itu sesempit daun kelor ya". Batin mereka semua.

__ADS_1


"Ada yang lagi mau di tanyakan? " Tanya Yohan.


Faktanya Yohan tahu , mereka semua pasti kaget soal dia dan ayahnya Amel saling mengenal, apalagi Amel paling terkejut pasti setelah tahu soal Identitasnya.


Semuanya pun hanya terdiam dengan pikiran mereka masing-masing.


Akhirnya Yohan pun angkat bicara, menyadarkan mereka yang sepertinya sibuk dengan pikiran masing-masing?


"Baiklah kalau tidak ada yang ingin ditanyakan kita mulai saja rapatnya". Ucap Yohan.


Akhirnya mereka pun tersadar dari lamunan mereka, dan semuanya mengangguk setuju. Amel hanya terdiam mendengarkan pembicaraan mereka sambil memikirkan sesuatu dalam diam.


Sementara itu di Rion.


Beginilah isi pikiran Rion..


"Kenapa anak tadi tiba-tiba menyerangku? ".


"Darimana dia mengetahui kekuatanku? ".


" Siapa anak itu? ".

__ADS_1


" Bagaimana teman-temanku, apakah mereka baik-baik saja? bagaimana bisa mereka bertarung sampai seperti profesional begitu? ".


" Apakah mereka tahu kekuatanku? ".


" Bagaimana dengan Amel yang tadibl mengetahui kekuatanku, apakah aku akan di jauhi? "


Begitulah kira-kira yang Rion pikirkan.


Saat ini dia tidak konsen untuk mengerjakan tugasnya, banyak sekali pikiran negatif yang ada di kepalanya, dia takut kehilangan teman-temannya menjauhinya, karena mengetahui dia mempunyai kekuatan yang berbahaya, dia takut di jauhi teman-temannya seperti dulu.


Meskipun itu belum pasti, tapi itulah yang ada dipikiran Rion, sampai akhirnya Rion mencurgai sesuatu, ada yang aneh dengan teman-temannya tadi, dan juga murid baru tadi.


"Ada yang tidak beres dengan mereka, faktanya mereka tadi pergi barengan seperti ke suatu tempat, besok aku akan mengikuti mereka sepulang sekolah? ".


Ucap Rion serius.


Akhirnya Rion pun mencoba mengerjakan tugas sekolahnya meski pikirannya tidak tenang.


Apakah Rion akan segera mengetahui rahasia teman-temannya?


Author disini mengucapkan banyak terimakasih kepada kalian yang sudah setia membaca bukan superhero 🙏

__ADS_1


Maaf karena sudah lama tidak update dikarenakan banyak sekali kesibukan dan masalah author di RL yang harus diselesaikan, semoga kalian memaafkannya 🙏


Terimakasih banyak bagi yang masih membacanya 💕


__ADS_2