
Sepulang dari sekolah dan kejadian tadi Rion pun masih bingung dengan apa yang dilihatnya, pasalnya Rion tidak menyangka ada yang tahu tentang dirinya dan kekuatannya.
Dan yang paling mengejutkan bagi Rion adalah orang tersebut satu sekolah dengannya dan mempunyai kekuatan juga sama seperti dirinya tapi api.
Rion pun sampai terus mencari cara dengan berpikir siapa dia sebenarnya? apakah mereka pernah bertemu sebelumnya?.
Banyak sekali pertanyaan dalam kepala Rion karena penasaran dengan orang tersebut.
Di rumah pun Rion terus berpikir mencari tahu tapi teka-teki nya tidak pernah ada jawabannya.
Keesokan harinya di sekolah.
Rion yang baru masuk ke gerbang sekolah di kagetkan oleh seseorang di belakangnya.
"Hai Rion". Tepuk seseorang di belakangnya.
Rion yang sedang bengong sambil berjalan pun kaget dengan seseorang yang menepuk pundaknya.
"Astaga". Teriak Rion sambil mengusap dadanya karena kaget.
"Hai Radit". Kata Rion yang membalas sapaan Radit dengan singkat.
"Lah kamu kenapa, aku perhatikan dari tadi jalan bengong aja?". Tanya Radit.
"Tidak apa-apa ko aku cuman lagi banyak pikiran saja". Jawab Rion sambil tersenyum ke arah Radit, agar Radit tidak bertanya banyak.
"Ngomong-ngomong Radit tumben kamu datang awal biasanya pa bel sekolah baru datang!". Tanya Rion pada Radit, dan sengaja mengalihkan pembicaraan Radit.
"Yah tidak apa-apa aku sedang ingin sekali datang pagi-pagi ke sekolah". Jawab Radit santai.
"Ngomong-ngomong kenapa tadi kamu jalan sambil bengong gitu?". Tanya Radit kepada Rion.
Rion pun bingung menjawab pertanyaan dari Radit, masalahnya Rion tidak mau Radit tahu apa yang di pikirkan nya saat ini.
__ADS_1
Akhirnya Rion pun memikirkan jawaban lain yang mungkin bisa membuat Radit percaya padanya.
"Eh itu aku sedang memikirkan ulangan harian matematika hari ini". Jawab Rion sambil tersenyum.
"Astaga aku lupa kalau hari ini ada ulangan matematika, ya ampun pas kamu hilang ku baru ingat mana ku belum belajar lagi". Kata Radit dengan muram.
"Heh bukannya bakal langka ya kalau seorang Radit belajar biasanya aja nyontek hahaha". Kata Rion dengan nada bercanda.
"Jangan gitu dong aku juga pernah belajar untuk ulangan". Kata Radit sebal.
"Kapan tuh ku baru tahu?". Tanya Rion menantang Radit.
"Oh tentu saja kalau ada ulangan kenaikan kelas pasti ku belajar karena kan tidak bisa mencontek hahaha". Jawab Radit sambil tertawa terbahak-bahak.
Jawaban dari Radit membuat Rion kaget.
"Ada-ada aja". Bisik Rion dalam hati.
"Oh ternyata dia kelas 11 ya". Kata seseorang yang memperhatikan mereka dari kejauhan dan berlalu pergi.
Di dalam kelas saat pelajaran Rion pun masih memikirkan kejadian kemarin.
Tak terasa bel istirahat sekolah pun berbunyi, Rion pun dan teman-temannya seperti biasa pergi ke kantin, membeli makanan sebagai cemilan makan siang, mengobrol bersama teman-temannya.
Tapi Rion hanya mendengarkan saja ketika teman-temannya mengobrol.
Sampai tidak terasa bel sekolah pun berbunyi dan waktunya murid-murid untuk masuk ke dalam kelas dan mengikuti pelajaran selanjutnya.
Ketika Rion masuk ke dalam kelasnya dan duduk dalam kelasnya, Rion pun melihat sebuah surat di kolong mejanya, dan mengambil surat tersebut.
Radit yang melihatnya pun penasaran dan bertanya.
"Eh Rion itu surat siapa?". Tanya Radit sambil melihat ke arah surat yang di pegang Rion.
__ADS_1
"Entahlah aku juga tidak tahu, tahu-tahu surat ini ada di dalam mejaku". Jawab Rion yang kebingungan.
"Wah mungkin surat dari penggemar rahasia atau ada yang suka padamu". Kata Radit sambil tersenyum kecil.
"Kau ini mana mungkin". Kata Rion malu.
"Siapa tahu kan, coba buka". Suruh Radit pada Rion karena penasaran.
"Biar aku saja buka kamu tidak boleh melihatnya". Kata Rion yang membuka amplop surat tersebut.
Radit pun langsung memalingkan wajahnya sebal.
Rion pun tertawa kecil dan langsung membuka surat tersebut, ketika membacanya Rion pun terkejut.
"Baiklah aku akan menemui mu ". Bisik Rion dalam hati lalu menyimpan kembali surat itu ke dalam saku seragamnya, keburu Radit melihatnya.
Pada saat Radit akan bertanya kebetulan seorang guru masuk ke dalam kelasnya dan Rion pun tersenyum lega.
*Terimakasih bagi yang sudah mau membaca maaf bila suka telat update di karenakan banyak kesibukan, tapi terimakasih bagi yang masih setia membaca dan menunggu buka ln superhero update*πβΊοΈ
*Bonus*
Isi surat yang di baca Rion dari seseorang yang misterius.
*To : Rion
...Kalau kau mau mencari tahu siapa aku....
...Temui aku sepulang sekolah nanti....
...Dihalaman belakang sekolah....
^^^From* : ~~~^^^
__ADS_1