CINCIN TANG

CINCIN TANG
45. Kakek Tang


__ADS_3

Keesokan paginya setelah Nanang dan Intan bangun, mereka mandi, sarapan, lalu berkemas.


Nanang membantu Intan menaruh koper dan barang-barangnya di bagasi. Lalu mengemudikan mobil pulang ke kota Tang.


Kali ini Intan tidak pulang ke rumah orang tuanya, ia pergi ke rumah kakeknya.


Kakeknya hanya tinggal sendirian, Ayahnya merasa tidak nyaman meninggalkan kakek Intan sendirian. Jadi selama kepergian Intan ke kota Teng ia dan istrinya mengemas barang dan pindah, tinggal di rumah Kakek Intan.


Kakek Intan bernama Bayu Permana, beliau adalah Patriak keluarga Tang yang sekarang.


Beliau sosok yang berwibawa meskipun sudah ada jejak kerutan samar di keningnya. Tapi itu tidak menyembunyikan jejak gagah dan tampannya ia saat masa mudanya.


Kakek Intan juga pensiunan Jenderal Besar yang memerintah dan menguasai militer di Kota Tang dan Provinsi Hainan.


Sedangkan ayah Intan bernama Haris Permana, seorang ketua Grup Ancient Tang, Kelompok bisnis terbesar di Negara Api.


________


Nanang mengemudikan mobil, butuh 2 jam perjalanan dari kota Teng ke kota Tang.


Nanang dan Intan akhirnya tiba di kediaman Kakek Intan.


Keluarga Tang adalah orang terkaya di kota Tang. kakeknya tinggal di sebuah rumah tua yang di bangun selama pendirian Negara Api.

__ADS_1


Meski lokasi rumahnya jauh dari pusat Kota, kakek Bayu atau yang di kenal sebagai kakek Tang tidak terlalu bias dalam memilih lokasi rumah. Rumahnya yang sekarang dikelilingi oleh vila-vila mewah yang sebenarnya vila-vila tersebut milik keluarga Tang.


Sebagai keluarga kuno, tempat tinggal keluarga Tang adalah sebuah rumah tua, itu telah di perbesar dan di perluas. Sekarang keluarga Tang memiliki luas tanah hampir 5000 meter persegi. Namun sebagian besar wilayahnya berwarna hijau dan ukuran rumah utama keluarga Tang hampir 1 hektar atau 1.000 meter persegi.


Meskipun rumah keluarga Tang sangat mewah dan megah, tapi itu bukan yang paling mewah. Tidak semua orang kaya memberi perhatian khusus pada apakah mereka layak menjadi layak untuk status mereka sendiri atau mengenakan identitas mereka sendiri.


Beberapa orang kaya adalah orang yg rendah hati.


Ketika mobil memasuki gerbang keluarga Tan Intan melihat bahwa kakeknya kakek Bayu telah menunggu di luar rumah di halaman.


Mobil melewati taman dan berhenti di luar rumah lalu ada seorang pelayan yang membukakan pintu dan Intan turun dari mobil.


Ketika Intan melihat kakeknya, ia langsung berlari ke arah kakeknya dan meraih dan memeluk lengannya dengan semangat.


"Hei, ini sudah lama sekali sejak aku melihat cucu kesayanganku ..!"


Nanang turun dari mobil dan menyapa kakek Tang dengan sopan dan sopan.


"Kakek Tang ... Alola."


"Alola. Bukankah ini putra dari Deden ?"


"Ya. Kakek... Saya."

__ADS_1


"Ayo masuk ke dalam, cuaca sedang mendung, dingin di luar, ayo kalian berdua masuk ke rumah."


"Ehm, kakek Tang, aku tidak bisa, aku harus segera pergi, Kakekku menyuruhku pulang secepatnya. Maaf kakek Tang."


"Karena Pak Tua itu memanggil, maka itu pasti urusan penting. Pergilah dan kapan-kapan datang kemari temani aku main catur."


"Tentu kakek Tang."


Nanang ijin pamit pulang, dan pergi dengan mobilnya.


Intan membantu memapah kakeknya masuk ke dalam rumah.


"Bagaimana tubuh kake baru-baru ini?" Tanya Intan.


"Baik! Ini berkah bagiku! Meski aku telah berumur aku masih kuat dan tubuhku keras. Sepertinya aku masih semuda 20 tahun yang lalu!"


Kakek Tang sangat senang saat Intan bertanya kondisinya. Sebagai orang yang tua, yang paling mengkhawatirkannya adalah tubuhnya. Bisa terus sehat, bebas penyakit, bisa hidup, dan tidak mau mati adalah berkah!


Intan dan Kakek masuk ke dalam, duduk di aula dengan kakeknya, kue kue, makan camilan, dan buah telah di siapkan sebelumnya.


"Jangan hanya makan tempe goreng, makan beberapa camilan buah, minum teh, jangan sopan, hanya tinggal di sini bersamaku dan orang tuamu layaknya tinggal di rumah sendiri. Oh, ya, orang tuamu sedang keluar dan akan kembali saat makan malam nanti." Kata kakek Tang


*Bayu Permana: Kakeknya Intan, dia di panggil kakek Tang karena dia adalah Patriak keluarga Tang.

__ADS_1


__ADS_2