CINCIN TANG

CINCIN TANG
8. Last Friday Nightclub


__ADS_3

Intan dan Nanang pergi melanjutkan petualangan mereka di kota Teng, waktu berjalan dan sudah sore.


Setelah serangkaian hal yg tidak menyenangkan, Intan dan Nanang pergi ke sebuah klub hiburan.


Sementara mereka dalam perjalanan ke klub hiburan, seseorang memanggil Intan di hp.


"Siapa yg memanggil." Tanya Nanang.


''Ibuku.'' Jawab Intan.


''Alola, Ibu.''


"Alola Intan."


"Intan, apa yang kamu lakukan sekarang ?" Ibunya Intan bertanya.


''Aku baru saja makan dan berkeliling dengan Brother Nanang, kami bergaul dengan baik. bagaimana dengan ibu di sana ?'' tanya Intan.


''Ibu baik-baik saja, bagaimana dengan barang yg ibu minta? Apakah kamu mendapatkannya? apakah kamu merindukan Ibu?''


Untuk pertanyaan terakhir membuat Intan tertegun dan malu, tentu saja ia merindukan ibunya, tapi ada pacarnya di samping yg mendengarkan, jadi ia merasa malu untuk mengungkapkan perasaannya.


''Aku merindukanmu, aku sangaaaaaat merindukanmu .......!!'' Jawab Intan.


''Aku sudah mendapatkan barang yg kamu cari, besok lusa aku akan pulang ke rumah.''


''Ibu akan menjemputmu di bandara kalau begitu."


''Tidak perlu Ibu, aku dan brother akan pulang dengan mobil.'' Kata Intan dengan malu-malu.


"'Ha! itu pasti pacarmu! kamu dan Nanang sudah resmi pacaran??!'"


''Ya.''


"Kamu terlihat sangat cinta."


''Ehm.''


Intan menghabiskan waktu untuk terus terhubung dengan ibunya dan panggilan telepon berakhir.


''Kemana kita akan pergi?'' Tanya Intan.

__ADS_1


"Kita akan pergi ke Last Friday Nightclub." Jawab Nanang.


"Ini adalah tempat hiburan kelas atas dengan permainan, kasino, karaoke, dan gulat street fight di malam hari. Yang saya tertarik adalah gulat street fight yg di mulai pada pukul 8 malam. Ini baru jam 7 jadi kita bisa memainkan beberapa permainan terlebih dahulu."


Intan tidak tertarik pada permainan, adapun kasino dia bisa mencoba untuk pertama kalinya. Adapun gulat tentu saja adalah makanan untuknya.


''Apa latar belakang Last Friday Nightclub? Saya dengar kasino adalah tempat yg jahat dan kotor, apakah mereka akan membalas dendam jika kita menang terlalu banyak ?''


"Saya dengar bahwa Last Friday Nightclub dikelola oleh sebuah gang bawah tanah, jika mereka mencoba membuat masalah kita hanya perlu mengungkapkan identitas kita, itu seharusnya cukup untuk membuat kita tetap aman."


Nanang tidak mempercayai industri gang, tapi karena dia sudah disini, akan memalukan bila ia tidak mendapatkan sejumlah uang di hadapan Intan.


Tak lama kemudian, mereka berdua tiba di Last Friday Nightclub.


Last Friday Nightclub tidak hanya besar dan ramai, itu juga didekorasi dengan megah dan mewah. Gulat street fight ada di lantai bawah tanah, aula resepsi ada di lantai satu, karaoke ada di lantai dua, permainan ada di lantai tiga, kasino ada di lantai empat, dan ada juga tempat hiburan lain di lantai lima dan enam.


Mereka berdua pergi ke lantai tiga tempat permainan.


Ada berbagai permainan di ruang permainan,


ada game arcade dan sebagainya yg membuat Intan kagum.


Nanang menukar uang dengan koin lalu membawa Intan ke mesin slot, Nanang dan Intan hanya datang untuk bersenang-senang, jadi mereka hanya menukar sedikit koin seharga 50.000 Belly. Nanang menyerahkan sebagian dari koin ke Intan, dan Intan tidak ragu menerima kumpulan keripik koin.


Meskipun mesin slot hanya mesin judi dengan jumlah uang yg dihabiskan umumnya sedikit, itu masih mesin judi dan masih bisa menghasilkan sejumlah uang meskipun kemungkinannya kecil.


Seseorang yg beruntung dan pandai memainkan permainan masih bisa menghasilkan sejumlah uang kecil yg umumnya kisaran puluhan ribu hingga satu juta Belly. Namun, itu tidak mudah untuk didapatkan.


"Tantan, apakah kamu tahu cara bermain?" Nanang bertanya.


''Tidak juga, aku akan menonton brother Nanang terlebih dahulu.'' Kata Intan.


Nanang memasukan chip ke mesin slot dan menjelaskan pada Intan,


"Taruhan satu baris adalah 100 chip, dan kamu dapat membeli 10 baris yaitu 1.000 chip. Jika kamu menginginkan peluang besar, kamu dapat membeli baris bertaruh 1.000 chip."


"Ada 10 gulungan di layar, dan gambar 10 peluang pada masing-masing gulungan. yaitu 100 kali, 200 kali, 300 kali, 400 kali, 500 kali, 600 kali, 700 kali, dan 800 kali, 900 kali, dan 1000 kali. Jika gambar-gambar yang sama berbaris pada layar, kumpulan hadiah akan terbuka penuh."


"Tidak peduli berapa banyak uang yang ada di dalamnya, mesin itu akan mengeluarkan semuanya. Hadiah terkecil di mesin ini setidaknya 1.000.000.000 Belly, tapi kemungkinan itu dapat diabaikan karena kesempatan untuk mendapatkannya terlalu kecil." Nanang menjelaskan.


Ketika permainan dimulai, 10 gulungan akan berputar secara acak. Gamer atau pemain dapat menghentikannya dengan menekan tombol. Apabila setidaknya ada 3 gambar berbaris dengan peluang yg sama, maka gamer akan mendapatkan uang.

__ADS_1


Sementara Nanang bermain, Intan menganalisis mesin slot dan cara kerjanya.


''Biarkan aku mencoba.'' Kata Intan.


Intan mencoba dan taruhan Intan pada 10 baris yg sama tapi semuanya gagal dan membuang-buang 1.000 chip. Intan terus mencoba tapi kebanyakan adalah kekalahan. Namun Intan merasa itu cukup menarik.


Setelah Intan beberapa kali bermain mesin slot, giliran Nanang yg mencoba.


Nanang mencoba bertaruh pada 10 garis. setelah memasukan koin dan menarik tuas, terdengar suara berisik dari mesin dan semua gulungan gambar bergerak pada saat yg sama secara acak. Nanang menekan tombol untuk menghentikan putaran pada gulungan.


Garis pertama, kedua, ketiga dan yg lainnya semuanya gagal tapi gambar-gambar 300 kali berbaris di sepanjang gulungan keempat yg berarti Nanang mendapatkan 30.000 Belly.


Chip yg dimenangkan terus keluar yang menarik perhatian beberapa orang disekitarnya, dan Intan tampak bersemangat meskipun itu Nanang yg memenangkannya.


''Ayo kita coba lagi, dan lihat apakah brother Nanang bisa menang lagi.'' Suruh Intan.


Nanang memulai babak permainan baru dan terus memenangkan permainan sehingga menarik orang-orang disekitar yg memandang dengan tatapan iri.


''Ya Dewa, pria itu luar biasaaaa !!''


"Aku sudah bermain mesin slot itu seribu kali, dan hanya 100 kali! pria itu selalu menang! tidak bisa dipercaya !!"


''Apakah dia memakai jimat atau memang dia jenius permainan?''


"Bagaimana dia bisa seberuntung itu ?"


"Dia sudah memenangkan uang setidaknya 10.000.000 Belly, ini adalah gaji bulanan ku!"


'Dewa benar-benar penuh kebencian padaku, tapi dewa keberuntungan sangat menyukainya. ini benar-benar membuat iri .....!!"


"Pacarnya juga cantik, pria keberuntungan ini harus di musnahkan! benar-benar membuat iri dan iri !"


"Aku membenci keberuntungannya."


Intan melompat kegirangan,


''Brother Nanang, kamu sangat liar biasa! aku sangat mengagumimu .... !''


*Alola \= Hai, sapaan resmi dlm komunikasi antar karakter di novel ini, kedepannya author akan sering menggunakan alola daripada hai/hallo.


*Belly \= mata uang resmi di novel, 1 Belly \= 1 rupiah

__ADS_1


__ADS_2