
Setelah makan, Nanang dan Intan melanjutkan perjalanan mereka pergi ke arah barat.
Mereka melewati jalanan yang becek, jalan bebatuan yang tidak rata, melewati gulma yang lebat dan tinggi sepinggang, dan akhirnya mereka melihat lubang portal. Lubang portal itu terletak di tengah diantara dua pohon. 'Itu pasti portal ke Dunia Manusia' pikir mereka.
Hanya saat mereka berdua berjalan mendekati portal, tiba-tiba kabut merah tebal menghalangi pandangan mereka.
Hanya dalam beberapa detik kabut merah hilang, tapi pemandangan telah berubah.
Intan dan Nanang ada sekitar 100 meter dari depan portal, tapi portalnya telah berubah. Ini bukan portal yang sama!
Portal sebelumnya terletak diantara dua pohon, yang sekarang portalnya berada di pintu gua. Terlebih lagi, Hantu Anak Kecil ada di depan portal tersenyum mengerikan menatap Intan dan Nanang.
Nanang dan Intan menjadi waspada, baik Hantu Anak Kecil dan mereka saling memandang dalam keheningan sebelum Hantu Anak Kecil melambaikan tangannya seolah memanggil dan berkata.
"Ihihi...! Kemarilah, Kemarilah, Kemarilah.."
Mengatakan itu, Mata Hantu Anak Kecil bersinar merah, itu sinar yang telah menghipnotis Nanang sebelumnya.
"Tutup matamu Intan, jangan melihatnya! Itu hipnotis!" Teriak Nanang.
Nanang berhasil menutup mata tepat waktu, tapi tidak dengan Intan.
Cincin tang di jari telunjuk Intan bersinar, menyelimuti Intan dengan cahaya putih. Memberikan Intan kekebalan dari pengaruh hipnotis mata si hantu.
"Cincin terkutuk itu ...! Kamu, bagaimana mungkin cincin itu muncul kembali! Ini tidak mungkin! Harusnya keturunan Tang San telah musnah 1.000 tahun yang lalu!!" Teriak Hantu Anak Kecil dengan marah sambil tangannya menunjuk pada Intan.
__ADS_1
Sesuatu tiba-tiba muncul di depan Nanang dan Intan. Itu adalah sosok hantu baik yang menolong Nanang sebelumnya.
Hantu baik itu menatap Hantu Anak Kecil dengan marah lalu berkata.
"Kamu jiwa yang jahat dan jahat! Selalu menyesatkan manusia untuk memasuki dunia yang tidak seharusnya! Kamu telah membunuh ribuan manusia dan memperbudak roh mereka menjadi penunggu dunia ini! Aku harus membunuhmu!"
"Hihihi ..! Kamu pikir kamu bisa mengalahkan ku hanya karena kamu telah terbebas dari perbudakanku?! Jangan lupa, ini adalah domain wilayahku! Aku adalah yang terkuat di sini!"
Mengatakan itu, Hantu Anak Kecil membuka mulutnya dan sinar laser merah keluar dari mulutnya menyerang Hantu Pria berotot.
Hantu Pria itu mengulurkan kedua tangannya kedepan dan lapisan tipis penghalang terbentuk di depannya. Laser merah mengenai penghalang itu, tapi tak bisa menembusnya.
Hantu Pria mengeluarkan sinar putih di tangan kanannya dan menyerang kedepan dengan terbang.
"Tinju tangan yin!" Teriak Hantu Pria saat terbang menyerang Hantu Anak Kecil.
"Cakar bayangan!"
Hantu Anak Kecil tiba-tiba muncul di udara di belakang Hantu pria dan mengarahkan cakarnya yang memanjang yang membentuk cakar binatang buas.
Hantu Pria berteleportasi ke depan Nanang dan Intan dan cakar itu hanya melewati udara.
Hantu kecil itu melirik Hantu Pria Berotot, Nanang dan Intan.
"Argh .....!!" Hantu Anak Kecil berteriak memekik panjang, suaranya menggema mengguncang wilayah di sekitarnya.
__ADS_1
Satu persatu sosok hantu muncul mengelilingi mereka bertiga. Ada ribuan hantu jumlahnya.
Mereka adalah manusia pada awalnya, tapi di sesatkan oleh Hantu Anak Kecil itu dan mati di Dunia Lain yang kemudian menjadi hantu penunggu dunia ini dan di perbudak oleh Hantu Anak Kecil.
Hantu Pria baik itu juga awalnya di bunuh dan di sesatkan oleh Hantu Anak Kecil lalu menjadi bawahannya, tapi tekad yang kuat telah membebaskannya dari perbudakan.
Ia berusaha melenyapkan Hantu Anak Kecil, tapi kekuatannya terlalu lemah, setelah menyerap energi yin selama 800 tahun, kekuatannya meningkat pesat dan mampu bertarung imbang melawan Hantu Anak Kecil.
Tapi kini ia di kelilingi oleh ribuan hantu bawahan Hantu Anak Kecil itu..
Situasinya sangat tidak menguntungkan.
Hantu-hantu mengelilingi Intan, Nanang dan Hantu Pria berotot.
Sepertinya mereka akan kalah dan mati.
Tapi suara misterius yang memekakkan telinga mendengung di telinga Intan.
Intan secara ajaib langsung mengenali suara leluhurnya itu.
'Teriakkan Fairy Law!'
Intan tanpa keraguan meneriakkan kata yang di ajarkan leluhurnya.
"Fairy Law!!"
__ADS_1
Cincin tang bersinar terang, awan kegelapan menyelimuti langit, kemudian dari tengah langit muncul lubang, dan dari lubang itu muncul cahaya yang sangat terang yang cahayanya menyelimuti seluruh wilayah di sekitar Intan.
Para hantu gelisah, saat cahaya terang itu menyelimuti tubuh mereka, mereka seolah di bakar matahari, tubuh mereka hangus mengeluarkan asap lalu menghilang menjadi ketiadaan..