
Nanang dan Intan melangkah masuk ke dalam portal sesuai petunjuk Hantu Pria.
Intan dan Nanang tidak khawatir karena Hantu Pria Berotot itu adalah hantu yang bisa di percaya dan tidak memiliki niat buruk. Jika ia memiliki niat buruk maka ia pasti sudah hancur oleh kekuatan 'Fairy Law.'
Nanang dan Intan masuk ke portal seolah mereka melewati lorong panjang, sampai akhirnya keduanya melihat ujung portal dan melangkah keluar.
Pemandangan berubah. Ini adalah pinggiran kota Tang.
Intan dan Nanang senang, keduanya langsung menghentikan taksi yang lewat.
Sayang sekali mobil Bubun yang merupakan mobil sport edisi khusus yang hanya ada tiga di dunia telah hancur di Dunia Lain.
Tapi Nanang tidak menyesalinya, karena baginya Intan adalah yang terpenting.
Yah... Setelah semua, keselamatan lebih utama dibandingkan dengan sebuah mobil bahkan jika itu adalah mobil merek atas dengan harga selangit.
Setelah menempuh perjalanan selama 1 jam taksi akhirnya berhenti di gerbang rumah besar kakek Intan.
kepulangan Intan ke rumah segera dilaporkan oleh penjaga gerbang yang langsung memanggil tuannya dengan Handphone-nya.
__ADS_1
Kebetulan keluarga Intan semuanya berada di rumah. Mereka langsung berlari keluar ingin secepatnya bertemu dengan Putri mereka yang sudah 3 hari hilang tanpa kabar.
"Intan...!" Ibunya Nurjanah memanggil nama Intan dengan histeris sambil berlari ke arahnya.
Ibunya langsung memeluk Intan sambil menangis ia berkata, "Kemana saja...?! kamu membuat Ibu sangat cemas! Ibumu, ayahmu kakekmu dan juga paman bibi dan sepupumu sangat mencemaskanmu! Kami bahkan sampai memasang poster di jalanan untuk mencarimu."
Ayahnya Bapak Haris Permana, menepuk pundak istrinya dan pundak putrinya, berusaha menenangkan keduanya.
"Intan, apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa kamu sampai membuat ibumu begitu cemas? Ibumu dan ayahmu tidak bisa tidur selama 3 hari ini. Kamu tahu kakekmu bahkan hampir menjungkirbalikkan seisi kota hanya untuk mencarimu." Kata Bapak Haris.
Intan menangis dalam pelukan ibu dan ayahnya. Saya juga tidak ingin dipisahkan dengan keluarganya tapi mau bagaimana lagi, Intan telah di sesatkan ke Dunia Pain oleh hantu jahat itu.
"Intan kemarilah. Kakek tidak bisa tenang selam tiga hari ini. Kamu jangan pergi lagi! Kasihanilah kakek dan orang tuamu ini."
"Ya, sepupu, jangan pergi lagi." Kata sepupunya, Sarah Permatasari.
Intan menangis ia merasa bersalah telah pergi tanpa bisa mengabari keluarganya.
"Maaf Kakek, ayah, ibu, sepupu, sesuatu terjadi dan aku tidak bisa mengabari kalian juga tidak bisa kembali pulang. Hanya hari ini saja aku baru bisa kembali." Kata Intan dengan nada sedih dan tertekan.
__ADS_1
"Maaf, Kakek, paman, dan bibi. Biar aku menjelaskannya." Kata Nanang.
Nanang dan Intan menjelaskan tentang apa yang terjadi. Tentang mereka secara tak sengaja memasuki ke Dunia Lain dan bagaimana mereka di kejar hantu dan bagaimana mereka akhirnya bisa keluar dengan selamat. Tentu saja mereka berdua tidak sepenuhnya menceritakan keseluruhan cerita. Mereka melewatkan bagian bagaimana keduanya di telan dengan mobil dan jatuh dari mobil saat Hantu Gengar memuntahkan mereka.
Nanang langsung pamit ijin pulang.
Keluarganya juga telah mencarinya dan sangat mencemaskannya.
Kakek Tang memerintahkan supir pribadi keluarganya untuk mengantarkan Nanang pulang.
"Titip salam untuk Kakekmu dan keluargamu." Kata Kakek Tang.
"Ya. Kakek, aku akan menyampaikannya." Jawab Nanang
*Nama Kakek Intan adalah Bayu Permana, dia di panggil Kakek Tang karena saat ini ia adalah Patriak keluarga Tang.
💛Like
💛Komen
__ADS_1
💛Subscribe 😅