
Happy reading semoga suka dengan karya saya, jangan lupa tekan 👍.
.
.
.
.
Sebulan berlalu ...
Malam ini terlihat Kemal tengah duduk di ruang VVIP di club milik sekertarisnya itu, dia ditemani dua wanita cantik disampingnya, yang pasti bagian bawahnya belum tersentuh, tapi itu menurut Billy.
Gadis itu menuangkan anggur di gelas Kemal, saat gelas Kemal mulai berkurang isinya, Kemal mencium aroma yang memabukkan itu, membuat dirinya ingin segera meneguknya dengan cepat.
Seperti itulah Kemal, jika biasanya dia bisa pulang dengan keadaan sadarkan diri, tapi ntah kenapa setelah ditolak Cinderella dirinya selalu pulang dalam keadaan mabuk.
“Siapa yang akan menemaniku malam ini?” Tanyanya pada gadis yang duduk di sampingnya.
Para gadis itu saling melemparkan pandangannya, sambil berbisik.
“Kamu saja yang menemaninya, aku takut katanya punya dia sangat besar,” ucap gadis B.
“Kamu saja, aku sudah tidak perawan lagi, bisa- bisa aku dibunuh olehnya nanti,” ucap gadis A.
“Bodoh! Kenapa kamu datang kesini!” maki gadis B.
“Karena aku butuh uang,” bisiknya lagi pada gadis A.
“Hey! Kalian tidak mendengarku, apa kalian tidak punya telinga hah?” Tanya Kemal yang hampir kehilangan kesadarannya.
__ADS_1
“Siapa yang akan memapahku ke kamar? Aku akan tambahkan 59 juta ke rekeningmu,” ucap Kemal sambil menunjuk ke arah gadis A. Gadis A yang mendengar itu tubuhnya langsung menegang, meratapi nyawanya yang mungkin sebentar lagi akan menghilang dari jasadnya.
“Sa-saya Tuan?” Tanya gadis A memastikan sambil menunjuk dirinya sendiri.
“Ya...” jawab Kemal sambil meraba paha bagian dalam wanita itu, tubuh wanita itu menegang merasakan sentuhan tangan Kemal. Dia takut jika nanti ketahuan jika dia sudah membohongi Kemal masalah keperawanan.
“Cepat bawa aku ke kamar, aku sudah tidak bisa menahannya, kamu tau pacarku tidak mau aku sentuh, jadi aku ingin mencari pelarian untuk menyalurkan hasratku,” ucap Kemal nglantur karena sudah mabuk. Dan siapa juga pacarnya? Dia jomblo 4 tahun dan sering melakukan one night stand.
Wanita itu melirik ke arah temannya, menanyakan “Bagaimana ini?” dengan isyarat tangan. Tapi temannya itu hanya menggelengkan kepalanya, seolah tidak peduli dengan nasib dirinya itu.
Saat gadis itu mulai bergerak akan memapah Kemal, pintu ruangan terbuka, terlihat David dan Cinderella berdiri di depan pintu itu, tersorot cahaya temaram yang membuat Kemal tidak dapat melihatnya dengan jelas.
Cinderella datang dengan transformasi tubuhnya yang drastis, dia sudah banyak berubah dari yang terakhir dilihat Kemal. Dia lalu meminta kedua gadis itu untuk pergi meninggalkan ruangan.
“Stop! Siapa kamu? Hah.” Tanya Kemal yang sudah berdiri di depan Cinderella dengan tubuh yang tidak seimbang, Cinderella menatap lelaki itu, wajahnya masih saja tampan, bahkan semakin terlihat cool saat dia sedang mabuk.
“Aku! Aku kekasihmu!” Teriak keras Cinderella, membuat seisi ruangan itu menatapnya tidak percaya. Kemal tertawa keras saat mendengar ucapan Cinderella.
“Hahaha ... Kekasihku itu gendut, tidak berisi sepertimu,” ucapnya sambil menunjuk dahi Cinderella yang berdiri di depannya.
“Suaramu memang sama dengan kekasihku, tapi kenapa tubuhmu seperti ini? Dimana kau sembunyikan bakpao yang ada dipipimu itu? Siapa yang sudah mengambilnya dariku?” ucapnya meneliti wajah Cinderella dengan mata yang memerah, dia menelisik dengan seksama penampilan Cinderella.
“Kamu ... Kamu... Cinderellaku! Benar ... Kamu Cinderellaku! yang datang dengan tubuh sexymu, apa kamu juga memakai sepatu kaca?” Ucap Kemal yang semakin menggila, membuat kedua gadis yang berdiri di belakang Kemal terkikik menertawakan Kemal. Cinderella yang menyadari bahwa dirinya menjadi bahan tertawaan langsung memasang wajah emosinya, dia langsung berbalik badan meninggalkan Kemal. Namun, dengan cepat Kemal menahan Cinderella dan memeluknya erat.
“Jangan menolakku lagi ...” ucapnya berbisik ditelinga Cinderella, Cinderella lalu memberi kode ke arah David untuk segera memapah saudaranya itu.
“Nggak aku hanya ingin bersamamu Ci ...” rancaunya yang tidak mau melepaskan pelukkannya.
Mau tidak mau akhirnya Cinderella memapah tubuh besar itu, menuju ke arah mobil milik Kemal. Sampai di mobil dia meletakkan Kemal di kursi belakang kemudi, lalu dia turun dari mobil Kemal menghampiri David.
“Antarlah dia ke apartemennya, aku tidak tau dimana dia tinggal,” perintahnya pada David yang berdiri di depannya.
__ADS_1
“Baiklah tapi kamu juga harus ikut denganku, Cinderella menghela nafasnya, lalu masuk kembali ke mobil duduk di samping kanan Kemal.
Ya jelaslah dia tidak mengenaliku, karena berat badanku turun drastis semua ini juga karenanya. Batin Cinderella bermain dengan pemikirannya sendiri.
Setelah tiba di apartemen Kemal yang mewah itu, Cinderella langsung memapah Kemal ke kamar tidurnya, dia melepaskan sepatu yang masih melekat di kaki Kemal, jas yang berbau alkohol pun dilepasnya satu persatu hingga terlihat otot keras disana yang berbentuk kotak seperti roti sobek itu.
Dia lalu berjalan ke arah walk in closet Kemal, mencari baju yang nyaman untuk rekannya itu.
“David... David ... Gantikan celana kakakmu!” Teriak Cinderella pada David, tapi si pemilik nama sudah menghilang entah berada dimana. Akhirnya Cinderella membiarkan Kemal menggunakan celana kerjanya, dia hanya melepaskan ikat pinggang yang melingkar itu.
Setelah merasa lelah dia segera beranjak dari ranjang empuk milik Kemal, berniat tidur di luar ruangan Kemal.
“Jangan pergi! Aku sangat mencintaimu, aku sungguh-sungguh mencintaimu,” ucap Kemal sambil menahan tangan Cinderella, Cinderella yang mendengar itu diam tidak bergerak, mencerna ucapan Kemal baik-baik, sambil melihat mata Kemal yang kosong itu.
“Kemarilah!” Perintah Kemal sambil menggeser tubuhnya agar Cinderella bisa tidur disampingnya.
“Maaf Mal, ak- aku...
“Please untuk satu kali ini saja jangan menolakku lagi,” ucapnya dengan mata memerah karna pengaruh alkohol.
Cinderella mengalah dan meletakkan tubuhnya di atas ranjang Kemal.
“Kita akan segera menikah, itukan yang kamu inginkan?”
.
.
.
.
__ADS_1
Terimakasih sudah membaca kisah Kemal dan Cinderella, Author berharap kalian suka dan like serta votes yang banyak.🙏👍
Dan saya mengucapkan banyak terimakasih pada readers yang sudah mendukung karya ini, semoga saya bisa lebih baik lagi😁😂🙏.