CINDERELLA GENDUT

CINDERELLA GENDUT
Jamuan Pesta


__ADS_3

Happy reading, jangan lupa like dan komentarnya,😀😜 saran kritik juga boleh.


.


.


Kemal tersenyum senang saat melihat wajah Cinderella yang panik karena takut ketahuan. Dan Cinderella tidak mampu mengeluarkan kata-katanya karena gugup.


“Ke-Kemal! Tolong ja-jangan diulangi lagi, apalagi i-ni sedang di-di kantor,” ucap Cinderella yang gugup sambil menoleh ke arah samping kanan dan kirinya. Kemal hanya tersenyum saat Cinderella mengucapkan kalimat itu.


“Sampai bertemu nanti malam,” Kemal melambaikan tangannya ke arah Cinderella yang sudah berada di luar mobil.


Setelah mobil Kemal pergi Cinderella masih memegang bibirnya yang terasa hangat itu, tapi seketika dia kaget saat satpam di perusahaan menyapa dirinya.


“Bu..., tenang saja sudah sewajarnya kalau Bapak Kemal jatuh cinta dengan Ibu, karena Ibu memang cantik,” ucap satpam di depan Cinderella membuat Cinderella melotot tidak percaya karena satpam itu melihat kejadian tadi.


Cinderella manarik lengan satpam itu, agar tidak membocorkan kejadian yang baru saja dia lihat, dan yang pasti ada uang tutup mulut.


Setelah selesai berurusan dengan satpam, Cinderella memasuki gedung Wijaya Group, senyumnya kembali terukir untuk para karyawannya, berbeda saat pagi tadi yang hanya bisa menekuk wajah suramnya.


***


Waktu cepat berlalu Cinderella kini sudah berada di apartemen Kemal, mempersiapkan diri untuk mendatangi undangan pesta rekan bisnisnya. Gaun bewarna hitam yang melekat pas di tubuhnya, semakin membuat aura cantiknya terpancar, meski tidak berbody gitar spanyol, tapi tubuh tetap membuat lelaki di luar sana terpesona.

__ADS_1


Tidak lama terdengar dering suara ponsel miliknya, yang dia sangat yakini pasti itu dari sekertaris Revan.


“Ya Pak!” ucapnya singkat saat menerima telepon.


“Saya sudah berada di lobi Non,” ucap Revan yang sudah menunggu di lantai bawah.


“Saya akan segera turun Pak,” jelasnya Cinderella lalu segera menutup panggilan Revan dan bergegas untuk turun ke bawah karena dia juga sudah siap dari tadi.


Sampai di lobi, Revan tersenyum simpul ke arahnya, ntah apa maksud senyuman itu yang pasti membuat dirinya risih.


Gak nyangka wanita yang dulu ku sebut gentong berjalan berubah menjadi Cinderella sungguhan. Batin Revan sambil menatap kosong tubuh Cinderella, sampai terdengar suara bentakkan dari Cinderella Revan baru tersadar dan meminta maaf padanya.


Setelah 30 menit perjalanan Cinderella sudah sampai di lokasi pesta undangan, orang yang tidak mengenalnya pasti akan mengira bahwa mereka berdua adalah pasutri, karena melihat keserasian pakaian mereka berdua. Sambutan ramah oleh pemilik pesta bisa telihat dari jarak 10 meter, apalagi yang dibicarakan tentunya masalah bisnis! Padahal Cinderella sudah punya prinsip jika masalah bisnis hanya mau membahasnya di kantor.


“Non. Mau saya ambilkan minuman?” Revan sudah bersiap akan mengambil minuman untuk bos wanitanya, tapi Cinderella hanya menggeleng.


“Saya bisa ambil sendiri Pak, Bapak duduklah!” perintah Cinderella yang langsung dituruti Revan.


Cinderella yang tengah membalas pesan dari Sandra, tiba-tiba kaget karena mendengar suara histeris dari para wanita, mereka berkerumun mendekat ke arah pintu masuk. Cinderella yang tidak mau tau dan tidak pernah mau tau urusan orang dia hanya diam, sambil masih asyik mengetik pesan. Suaranya para wanita itu terdengar semakin memekakkan telinga, yang membuat Cinderella mau tidak mau harus menoleh ke arah pintu masuk.


Matanya melotot sempurna saat melihat siapa yang tengah menjadi pusat perhatian, dia terus menatap langkah lelaki yang tengah dirangkul seorang wanita di sampingnya. Bahkan rasanya Cinderella ingin bertepuk tangan melihat keserasian pasangan itu. Baru tadi siang dia mencoba mengerti Kemal, kenapa malam harinya Kemal membuat kejutan besar untuknya.


“Non tidak apa-apa?” tanya Revan saat melihat perubahan wajah Cinderella.

__ADS_1


Bagaimana aku akan baik-baik saja jika melihat suami sahku seperti itu. Batin Cinderella.


Kemal yang sampai di depan Cinderella juga kaget, karena bisa bertemu dengannya di sini, dia berusaha melepaskan tangan Diandra dari lengannya. Namun, yang ada wanita itu semakin menjadi-jadi, dia justru menyandarkan kepalanya di lengan Kemal.


Cinderella yang merasa hatinya sesak segera berjalan ke arah jamuan malam. Dia ingin menenangkan diri di sana sambil memakan dan meminum makanan enak, Billy yang baru masuk tempat pesta juga kaget saat melihat Cinderella yang juga hadir di sana.


“Anda baik-baik saja Bu?” tanya Billy.


“Nggak usah perdulikan aku, urus saja bosmu yang tidak waras itu!” ucapnya kasar sambil berjalan cepat menuju tempat minuman.


Sampai di tempat minuman Cinderella segera mengambil minuman yang akan membuatnya mabuk, dia meneguk cepat satu gelas sloki di sana. Revan yang baru datang sudah akan mengomel tidak jelas tapi melihat tangan Cinderella yang terangkat untuk menyuruhnya diam, dia mengurungkan niatnya. Sudah 4 gelas masuk ke dalam perut Cinderella, dan dia sekarang memegang gelas kelima. Dia secepat kilat meneguknya, hingga tidak sadar air matanya mulai menetes. Revan yang melihat itu mulai panik dan mendekat ke arah Cinderella.


“Sudah Non! Ingatlah Anda sedang hamil, pikirkan bayi Anda,” lirih Revan saat Cinderella ingin mengambil 1 gelas wine.


Cinderella yang mulai sempoyongan, kini jatuh ke dalam pelukkan Revan.


“Pak apa aku kurang cantik? Bahkan aku diet untuknya, tapi apa yang dia lakukan padaku? Aku benci Pak kelakuannya, tapi aku juga mencintainya! andai dia tidak menghamiliku aku akan berpikir panjang untuk menikah dengannya,” ucap Cinderella tepat di wajah Revan. Revan yang mendengar ungkapan hati yang sebenarnya dari mulut Cinderella merasa iba. Tidak lama kesadaran Cinderella menurun entah dia tertidur atau pinsan, dia juga tidak tau, yang terpenting dia akan mengangkat tubuh bosnya dan membawanya ke rumah sakit.


Billy yang melihat Revan mengangkat tubuh Cinderella, mendekat dan bertanya pada Revan apa yang sebenarnya terjadi, tapi yang ada Revan hanya menatapnya tajam dan diam seribu bahasa.


TBC...


Sudah mulai ke konflik nih jangan lupa untuk like, vote dan komentar.👍🙏

__ADS_1


__ADS_2