
Happy reading semoga suka dengan karya saya, jangan lupa tekan 👍.
.
.
.
.
“Kita akan segera menikah, itu kan yang kamu mau?” ucap Kemal saat Cinderella sudah merebahkan tubuhnya di ranjang Kemal.
Cinderella menatap ke arah mata Kemal yang terlihat merah itu, ntah Kemal sadar atau tidak saat dirinya mengucapkan kalimat itu, tapi Cinderella justru membalikan badannya membelakangi Kemal, memikirkan ucapan Kemal, dia yang sebenarnya jika juga mau menjadi istri lelaki itu, tapi...
Tak lama terdengar nafas tetatur dari belakang tubuhnya, Kemal tidur disampingnya. Cinderella menatap wajah Kemal yang terlihat polos dan lucu itu, dia semakin gemas saat meliat tahi lalat kecil di bawah bibir Kemal, mungkin jika tidak mendekat dia tidak akan melihatnya.
“Berusahalah untuk mendapatkan hatiku! Aku ingin kamu berhenti memainkan perempuan, dan aku akan mencoba menerima masalalumu itu,” lirihnya di samping tubuh Kemal, dia lalu menarik selimut, menyelimuti tubuh Kemal dengan selimut tebal bercorak abstrak itu.
Cinderella meletakan guling besar di sampingnya, agar Kemal tidak menempel di tubuhnya, dia khawatir jika Kemal akan terbangun dan melakukan hal buruk terhadapnya, Cinderella terus-menerus menoleh ke arah Kemal, memastikan bahwa lelaki itu sudah nyenyak di alam tidurnya, dia tidak bisa tidur dengan baik karena setiap lima menit terbangun karena rasa khawatirnya. Hingga tepat pukul 3 dini hari dia baru bisa terlelap
Keesokan paginya ...
Kemal yang lebih dulu terbangun, menatap ke arah sampingnya terlihat Cinderella ada disana yang masih nyenyak, karena jam di dinding baru menunjukan di angka 7.
“Ternyata aku tidak bermimpi, ini benar kamu, semalam kamu datang menjemputku? aku akan memberikan hadiah untukmu,” ucapnya lirih sambil menatap tubuh Cinderella yang terlelap, bibirnya terangkat ke atas mengingat kejadian di club semalam. Dan dia baru menyadari jika Cinderella semakin sexy, tapi dia juga sedih karena belum bisa mendapatkan hati wanita itu, lebih baik Cinderella gendut seperti dulu, dari pada dia sexy tapi hatinya sulit untuk dia dapatkan, kenapa juga dia dulu menolak gadis di depannya ini? Kemal masih menatap Cinderella, melihat bibir merah yang menginginkan dikecup olehnya. Kemal mendekatkan wajahnya ke arah bibir merah itu.
Namun, tiba -tiba pintu kamarnya terbuka terlihat Billy memasuki kamar Kemal tanpa ketukan pintu, membuat Kemal gagal mencium bibir merah Cinderella. Billy yang masuk ke kamar, belum menyadari jika Kemal tengah menutupi tubuh Cinderella dengan selimutnya.
“Shittt....! Tidak bisakah kamu mengetuk pintu dulu sebelum masuk kamarku,” umpatnya pada Billy yang sudah duduk di sofa dekat jendela kamar Kemal. Billy yang melihat di samping Kemal ada seseorang dia langsung mendekat ke arah ranjang, mencoba menebak siapa wanita di balik selimut itu, tapi tajam Kemal mampu membuatnya kembali duduk.
Menurut Kemal, Billy belum mengetahui jika Kemal telah benar-benar jatuh cinta pada Cinderella, jadi sebisa mungkin Kemal menyembunyikan gadis itu.
“Pergilah..!” teriak Kemal karena Billy justru tiduran di sofa kamarnya.
__ADS_1
“Ih... Kenapa sih bos gitu amat, ini masih pagi jangan ngeluarin taringnya sekarang!” ucap Billy tanpa dosa, dari dulu hampir setiap bulan Billy sesekali memergoki bosnya itu sedang tidur dengan gadis bayarannya di pagi hari, bahkan Billy sempat melirik gadis bayaran bos nya tapi bosnya tidak akan semarah ini.
“Keluarlah! Aku akan menemuimu setelah ini,” perintah Kemal yang melihat Billy tidak bergerak dari rebahannya. Namun, akhirnya Billy keluar saat Kemal mulai melemparkan barang di dekatnya ke arah tubuh Billy.
15 menit kemudian ....
Billy tiduran di atas sofa ruang tamu, menunggu Kemal yang sedang membersihkan tubuhnya. Mungkin batin Billy Kemal baru mandi besar.
Hari ini adalah weekend jadi mereka tidak perlu datang ke kantor, Kemal menghampiri Billy dengan kaos putih dan celana pendeknya, lalu duduk di depan Billy dengan kaki yang diangkat kemeja, wajahnya seperti kelelahan membuat Billy semakin penasaran.
“Bagaimana semalam bos?” tanya Billy pada Kemal.
“Gimana apanya? Bodoh kamu! Kenapa David dan Cinderella bisa datang kesana?”
“Hah! Kok bisa?” Kaget Billy, karena setelah mengantar dua gadis itu dia langsung kembali ke ruangannya.
“Dan kamu tahu mereka berdua menggagalkan rencanaku,” Billy semakin terkaget lantaran sejak saat itu Kemal juga tidak menghubunginya, Billy ingin menghubungi Kemal tapi takut menganggu aktivitas Kemal.
“Hahaha ... Bagus dong jadi bos sembuh dari kenakalan, tidak mempermainkan perempuan lagi,” Kemal menatap kosong ke arah tv memikirkan ucapan Billy.
“Ke..mal...!” Teriak Cinderella dari kamar dengan suara manjanya, yang membuat Billy menatap pintu kamar Kemal.
“Siapa itu bos..?” Tanya Billy penasaran, dia sudah akan beranjak ke arah kamar Kemal memastikan siapa gadis yang memanggil nama bosnya itu.
“Duduklah!” Teriak Kemal agar Billy tidak melanjutkan langkahnya.
Namun, tiba-tiba Billy menatap ke arah belakang Kemal, melihat Cinderella dengan rambut yang masih terlihat basah, pikiran Billy pun nakal ke arah paha Cinderella yang terekspos itu.
“Kemal.... Lihatlah! Aku sudah bisa memakai kemejamu ini,” ucap Cinderella tanpa melihat ke arah Billy yang sudah melotot sempurna ke arahnya. Kemal hanya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, dia akan bersikap dingin pada Billy setelah ini, demi menutupi perasaannya.
Cinderella yang baru sadar akan kehadiran Billy, dia langsung berlari, tidak mendengarkan jawaban pujian dari Kemal.
“Bisa kau jelaskan padaku, kenapa dia bisa seperti itu, kau lihat pahanya yang putih mulus itu, kau tergoda kan?” Ucap Billy yang masih belum berkedip, dia sudah tidak membedakan dengan siapa dia berbicara, karena situasinya berubah menjadi hubungan persahabatan.
__ADS_1
“Pulang sana aku tidak akan menjelaskan apapun kepadamu,” ucap Kemal bernada dingin menatap ke arah Billy.
“Aku akan pulang jika bos sudah menjelaskannya, menjelaskan semuanya tanpa ada yang kamu tutupi, tunggu! apa bos sudah ...” ucapnya terhenti karena Kemal sudah menendang kaki Billy.
“ Aww....” Billy meringis saat kaki Kemal mendarat di tulang keringnya.
Mau tidak mau Billy harus segera pergi, agar dia tidak menjadi pelampiasan kemarahan kemal.
Di kamar Kemal ...
Tadinya Cinderella ingin meminta tolong Kemal untuk memesankan sarapan untuknya. Karena semalam dia lupa membawa ponselnya saat David meminta Cinderella untuk menjemput Kemal.
Kemal yang sudah berhasil mengusir Billy segera berjalan ke kamar dimana Cinderella berada.
“Jangan pakai baju seperti itu lagi, kecuali di depanku,” peringat Kemal, yang membuat Cinderella bingung menatapnya.
“Kenapa?” Tanya Cinderella yang tidak mengerti maksud Kemal, karena dia tidak menyadari jika Billy tengah menatapnya dengan tatapan lapar.
“Semalam kamu bilang, jika kamu kekasihku, jadilah kekasih yang baik untukku!” ucap Kemal yang sudah mendekat ke arah Cinderella, pipi Cinderella yang tadinya putih kini mulai bersemu merah, manahan rasa malunya.
“Memangnya aku pernah bicara seperti itu?” Tanya Cinderella yang mulai panik karena wajah Kemal semakin mendekat ke arahnya.
“Iya semalam, dan aku sudah memutuskan jika aku akan segera menikahimu,” ucap Kemal yang membuat Cinderella seperti kehabisan nafas.
“Enak saja, memutuskan sendiri!” ucap pelan Cinderella saat mendengar ucapan Kemal, dia juga tidak tahu kenapa semalam dia bisa berkata begitu pada Kemal, mungkin karena melihat Kemal didekati banyak wanita di sampingnya, jadi dia merasa cemburu dan mengeklaim Kemal adalah miliknya.
“Jadi kamu mau menolakku lagi? Apa aku harus melakukan hal itu dulu, agar kamu bisa menjadi milikku,” bisiknya di samping telinga Cinderella, seketika aliran darah Cinderella memanas saat menerima perlakuan Kemal.
“Kemal..” Pekik Cinderella saat bibir Kemal menempelkan bibirnya di leher Cinderella. Ntah apa yang terjadi setelah ini, karena tangan Kemal sudah diletakkan di atas paha cici yang terekspos itu, bibir Kemal sudah sampai di pipi kanan Cinderella menyusuri setiap senti disana hingga sampai di bibir merah yang sejak tadi ingin dikecupnya itu.
“Jadilah milikku, hari ini dan selamanya,” ucap Kemal lembut membuat Cinderella lemah karena mendengar ucapan manis Kemal.
Terimakasih sudah membaca kisah Kemal dan Cinderella, saya berharap kalian suka dan like serta votes yang banyak.🙏👍
__ADS_1
Dan saya mengucapkan banyak terimakasih pada readers yang sudah mendukung karya ini, semoga saya bisa lebih baik lagi😁😂🙏.