CINTA DAN BENCI YANG KURASA

CINTA DAN BENCI YANG KURASA
I Want you to leave


__ADS_3

Aku mengajak Adriana masuk rumah, aku memberinya minum dan mencoba menenangkannya, aku menanyakan kembali apa yang terjadi hingga dia menangis


“Maya, sikap Malik berubah, dia jadi jarang pulang, dia juga bersikap kasar padaku sepertinya dia memiliki wanita lain” ucapnya sambil tersedu-sedu


“ sebaiknya kau bercerai dengan Malik” ucapku


“tapi Maya aku tidak ingin kehilangan dia, aku sangat mencintainya”


“ kalau begitu pergilah ke luar negri, tenangkan dirimu, setelah kau lebih tenang kembalilah dan selesaikan masalahmu dengannya”


“ Aku tidak tau aku harus pergi kemana?”


“ Kau tidak perlu menghawatirkan itu, aku akan membantumu mencari tempat yang indah untuk bersantai”


Aku meminta Adriana untuk menginap di rumahku, dan dia setuju. Saat Adriana tidur aku pergi diam-diam ke hotel untuk menemui Lusiana, saat tiba di depan koridor aku melihat Arnaf di depan pintu kamar seseorang, entah siapa yang iya temui dikamar itu, aku bersembunyi agar Arnaf tidak melihatku, setelah Arnaf pergi aku pergi ke kamar Lusiana, dia membukakan pintu dan akupun masuk,


“Ada apa kau mencariku” ucap Lusiana


“ aku tau tujuanmu datang kemari, tapi aku ingin dengar sendiri darimu untuk memastikannya, kau kemari untuk membantuku menjauhkan Adriana dan Malik kan!”


“Yang kau katakan itu benar, tapi aku sedikit heran, sepertinya hubunganmu dan Adrian cukup baik hingga dia datang padamu saat dia dalam masalah”


“Apa yang kau pikirkan, apa kau pikir aku akan bersikap baik pada istri musuhku, itu tidak akan terjadi, kebaikanku ini ada maksudnya, sama seperti kedatangannya padaku, aku tau dia mendatangiku bukan karna dia berpikir aku adalah teman yang baik, justru sebaliknya dia datang padaku karna curiga, bahwa akulah selingkuhannya malik, aku memasang cctv di rumahku dan lihatlah apa yang sedang nona Adriana lakukan di rumahku,”


“apa yang sedang dia cari”

__ADS_1


“ apalagi jika bukan bukti perselingkuhanku dengan Malik, aku sengaja membuat dia berpikir aku pergi dari rumah diam-diam”


“ wah Mahirah kau memang licik,”


“ Tugasmu sudah selesai, besok aku akan mengirim Adriana pergi, sebelum terjadi sesuatu padamu, aku ingin kau kembali ke negara F,”


“ Aku tau kau begitu menyayangiku, karna itu aku akan kembali besok, tapi sebelum itu, aku akan selesaikan tugas terakhirku, agar kesalah fahaman diantara Malik dan Adriana tidak berakhir seperti kemarin”


“baiklah sebaiknya aku kembali, sebelum dia kesal di kunci di rumah sendiri”


Aku keluar dari kamar Lusiana, saat berjalan menuju lift


“Maya apa itu kau” ucap seseorang


“Ali kau disini” ucapku sambil menghela nafas


“aku kemari untuk menjemput Lusiana, dan melakukan pekerjaan terakhirku, ini sudah larut aku akan mengantarmu” ucap Ali


Ali mengantarku pulang, aku masih memperhatikan rekaman cctv di rumahku dari ponsel, di sana Adriana terlihat mencari sesuatu sejak tadi, tapi sepertinya dia tidak menemukan apa yang iya cari, lupakan dia, aku ingin tahu bagaimana ini bisa terjadi? Kami berhenti di tepi sungai


Ali pun menceritakannya


“Suatu hari aku kembali ke negara F, awalnya aku tidak tau apa yang harus aku lakukan, jadi aku mengirim Zian untuk mencari informasi tentang Malik dan Adriana, saat Zian mengatakan bahwa Adriana berhati lembut, sementara Malik, iya sangat mencintai istrinta tapi di sisi lain selalu mementingkan adiknya seolah adiknya adalah kewajibannya sementara istrinya adalah jiwanya, aku mendapat cela untuk menghancurkan Malik, aku pikir sedikit kesalah fahaman akan membuat mereka berpisah, ku awali keretakan itu dengan kasus foto-fotomu dan Malik, aku memintamu untuk berselingkuh dengannya tapi kau menolak, jadi aku hanya bisa mendorong Malik ke arahmu, saat kau menemui Arnaf di ruangannya, aku tahu kalau Malik akan mencarimu ke ruang kerjamu jadi aku meminta Zian meletakan ponsel di atas meja kerjamu, aku menelpon ke ponsel itu aku mengatakan “ waktumu sudah habis, bersiaplah untuk hancur, ada beberapa orang yang akan selalu mengawasi gerakanmu, kematianmu aku yang akan menentukannya” kau tau Mahirah! Malik terlihat gemetar mendengar suaraku “ ucap Ali


“ bagaima kau bisa tau dia gemetar” tanyaku

__ADS_1


“ Zian menaruh cctv di ruanganmu saat dia meletakan ponsel, aku tidak berencana untuk itu, tapi Zian bilang akan sangat seru jika bisa melihat expresi Malik saat menerima telpon”


“Apa kau juga tau Arnaf akan pergi ke negara F?” tanyaku


“tentu saja aku tau, sejak saat Zian memberitahu tentangmu Arnaf bekerja keras menelesaikan semua pekerjaannya agar bisa pergi ke negara F tanpa meninggalkan pekerjaannya” Ucap Ali


“Apa yang terjadi pada Malik setelah itu aku sudah tau tapi apa yang Arnaf lakukan aku tidak tau”


“Aku akan memberitahumu, saat Arnaf tiba di negara F aku meminta orangku untuk mengawasinya, tidak ada hal yang mencurigakan darinya, saat datang dia langsung pergi ke hotel untuk menaruh barang-barangnya, lalu dia pergi ke rumah lamamu untuk mencarimu dan juga ayahmu tapi rumah itu sudah tak berpenghuni jadi ku rasa dia tidak mendapatkan apapun dari sana” ucap Ali


“tunggu Ali darimana Arnaf tahu alamat rumah lamaku, dan kenapa Arnaf berbohong kepadaku dia bilang dia pergi ke negara F untuk mencari kekasihnya” ucapku


“mungkin dia tau alamat lamamu dari Malik, sedangkan masalah dia berbohong padamu Aku tidak tahu alasannya” ucap Ali


“lanjutkan ceritamu tentang Arnaf” ucapku


“Dia datang ke perusahaan paman untuk mencarinya, aku juga belum mencaritahu darimana dia mendapatkan alamat perusahaan paman, tidak hanya itu, aku juga terkejut saat dia mencariku ke kantorku, aku tidak ingin menemuinya jadi aku meminta sekertarisku untuk menelpon resepsionis untuk tidak membiarkannya menemuiku sebelum membuat janji, kemudian paman mengajakku menelponmu dan juga Zian, paman bilang ingin bicara dengan kita, jadi aku meminta Zian mengajakmu menelpon kami, keesokan harinya Arnaf datang lagi ke kantorku, aku membiarkannya menemuiku, dia menanyakan masalah keberadaanmu dan juga paman, tapi aku bilang padanya bahwa aku tidak tau kau di mana, aku bilang padanya saat aku berusi 17thn kau berhenti menemuiku, setelah itu dia pergi ke menara cinta, dia duduk selama berjam-jam, sepertinya dia menunggu seseorang tapi oraang yang iya tunggu tidak datang, sore harinya dia kembali ke negaranya dengan pesawat tercepat, “


“Dia tiba-tiba datang dan menjelaskan pada Adriana dan menyelesaikan masalah diantara mereka, itu membuatku sangat kesal, jadi aku pergi dari sana” ucapku


“Aku tau itu akan terjadi, jadi aku sengaja mengirim Lusiana ke sana, aku meminta Zian menjemput Lusian di bandara dan mengantarnya ke ruanganmu, Zian bilang padaku kalau Malik mengidolakan Lusiana, jika kau ingin tau apa yang Lusiana lakukan dengan malik kau tanya saja padanya nanti, ini sudah larut, ayo ku antar kau pulang” ucap Ali


Setelah sampai di rumah, Ali bergegas pergi karna takut Adriana melihat kami, aku masuk ke rumah dan melihat Adriana sedang memegang Name cartku,


“Name cart ini namanya Mahirah tapi bukankah namamu maya?, siapa kau sebenarnya?....

__ADS_1


__ADS_2