
“Aku bisa melihat setelah 2 tahun, aku baru mendapatkan donor mata saat itu, aku mulai mencarimu saat aku bisa melihat lagi, aku berharap bisa melihatmu dan meminta maaf untuk apa yang telah terjadi, meski itu bukan murni kesalahanku tapi kau pasti terluka, saat aku datang ke rumahmu kau sudah tidak ada di sana, aku sangat sedih saat itu, tapi aku sangat bahagia karna bisa menemukanmu lagi, hal buruk sudah terjadi diantara kita, entah sudah betapa banyak air mata yang kita keluarkan, kini mari kita buat cerita bahagia kita...”
“kau benar cote, sudah saatnya kita berbahagia, aku juga ingin membuat cerita bahagia denganmu”
“ Mahira sebenarnya saat usiaku 15 tahun, aku datang kepadamu, dan diam-diam memperhatikanmu dari jauh, aku melihatmu sedang bermain dengan dua anak pria, itu membuatku kesal, tapi aku tidak ingin menghampirimu, karena jika aku menemuimu, Aku tidak akan bisa pergi lagi darimu, sementara aku bersih harus bersembunyi, switty aku tidak bersembunyi dari dirimu,aku bersembunyi dari Pamanku sendiri, adik ipar ayah, sebenarnya masalahnya sudah terjadi sejak aku masih kecil, Paman selalu saja mencoba mencelakaiku sejak usiaku 8 tahun, karena itu aku dikirim padamu, aku tinggal bersamamu hingga usiaku 14 tahun aku berjanji padamu bahwa aku akan menikahimu, dan itu adalah perasaanku yang nyata, saat usiaku 14 tahun aku kembali ke negara S bersama ayah, ayah berpikir bahwa Paman sudah berhenti, tapi itu tidak terjadi”
“Berhenti membicarakan masalalu yang kelam cote, kita akan membuat cerita bahagia, tapi bukankah kau pernah berjanji padaku, kau akan melamarku di menara cinta, tapi kau malah melamarku di sini”
“ hei sayang, lihatlah ke atas meja, ada menara cinta di sana, itu berarti aku sudah menepati janjiku padamu”
“ Kau curang, itu ini hanya replika Menara Cinta”
“ apapun namanya yang penting aku menyatakan perasaanku di depan Menara Cinta”
Arnaf bertanya padaku Apakah aku ingin dia menyatakan cintanya di depan menara cinta sungguhan, jika itu benar dia bilang dia akan membawaku kembali ke negara F tapi aku bilang, itu tidak perlu, karena aku sudah sangat bahagia, bukan tempatnya yang penting, tapi perasaan lah yang terpenting bagiku, kami berjanji untuk saling mencintai selamanya,
Setelah acara pembukaan selesai persiapan pernikahan mulai dilakukan, dari mulai mengurus masalah tempat pernikahan, catering, gaun pengantin, undangan, dan waktu pernikahan, kami melakukannya dengan cepat, aku masih sering kesal pada Arnaf, karna sikap jahilnya tidak pernah hilang, dia sering membuatku kesal tapi kemudian dia membujuku seperti kekasih lain, hingga saatnya tiba, Kami menikah di hadapan umum, disaksikan berjuta pasang mata, media juga Meliput pernikahan kami yang megah, Acaranya berjalan dengan lancar meski sangat membuat kami lelah dan sempat kewalahan, karna tamu yang datang melebihi tamu yang kami undang, Setelah acara pernikahan selesai, kami pulang ke rumah yang sudah Arnaf siapkan untuk kami tinggali berdua saja, memang terdengar egois, karna kami meninggalkan orang tua kami, tapi maklumi saja, kami hanyalah pengantin baru.
__ADS_1
aku masuk ke dalam kamar, bersiap untuk malam pertama, satu jam telah berlalu tapi Arnaf tidak juga datang, aku mencari Arnaf ke seluruh rumah, tapi aku tidak juga melihatnya
“Cote kau di mana? “ ucapku
“ke mana perginya pria menyebalkan itu? apa dia meninggalkan aku di malam pengantin kami, Astaga... Cote kau di mana berhenti bercanda denganku, jika kau tidak muncul dihadapanku aku akan sangat marah padamu, dan aku akan kembali kerumah orang tuaku malam ini juga” teriakku
“Aku sangat membencimu,
Aku benci karena mencintaimu, Aku hanya ingin bahagia?
Sesulit itukah” Ucapku sambil menangis
“Maafkan aku, aku pergi untuk membelikan bunga tanpa memberitahu dirimu, ini kejutan dari ku sebagai hadiah malam pengantin kita, Apa kau suka bunganya”
Aku mengambil bunga itu dan kemudian melemparkannya
“ aku tidak suka bunga tapi aku menyukaimu “ ucapku
__ADS_1
aku langsung menarik Arnaf ke dalam pelukanku, malam pengantin yang panas pun terjadi...
The End
Sekian kisah CINTA DAN BENCI YANG KURASA, terima kasih kepada para pembaca yang sudah meluangkan waktu untuk sekedar membaca, terimakasih juga untuk yang bersedia memberikan like dan komentarnya, saya sebagai penulis, memohon maaf dengan tulus apabila ada kesalahan, atau membuat para pembaca tidak nyaman dengan bahasa dalam cerita ini, apabila ada kesamaan nama, tokoh, karakter itu semua murni tanpa unsur kesengajaan,
Sampai jumpa di cerita novel selanjutnya, salam hangat dari sang penulis 😇
Cahaya3114 {36683003}
Judul Novel baruku selanjutnya..
For.get
Jangan pernah berpikir ini hanya alasan
karena itu akan sangat menyakitkan kau ada kau adalah alasanku untuk tetap tinggal
__ADS_1
Jika alasan itu memaksaku untuk pergi Haruskah aku tetap bertahan? Mungkinkah setitik keraguan itu bisa berubah menjadi keyakinan for.get you
have you ever been to sad that is physiclly heart inside