Cinta Dua Benua

Cinta Dua Benua
33


__ADS_3

'Koi wa sono hajimari ga itsumo utsukushi sugiru. Ketsumatsu ga kesshite yokunai nomo murikaranu koto da.


Dakara kimi o omoeba, kono mune ga itai ni natta'


(Awal dari kisah cinta itu selalu sangatlah indah. Tetapi tidak perlu heran kalau endingnya berakhir dengan buruk.


Karena kalau aku teringat padamu, dada ini menjadi sakit)


Satu persatu mereka maju kedepan dengan pasangannya. Masahiro merasa senang karena sepertinya muridnya bisa memahami beberapa Tanka dan puisi Jepang modern.


Kini saatnya kelompok Megumi dengan Taehyung. Salah satu dari mereka harus membaca karangannya dan satunya mengartikan maksudnya.


"Baiklah tinggal kelompok terakhir." Ucap Masahiro dan mempersilakan Megumi dan Taehyung.


"Koi wo sono hajimari..."


Perkataan Taehyung terhenti, entah apa yang membuatnya enggan melanjutkan kembali. Dan teman-teman lainnya berbisik karena Taehyung tak segera melanjutkannya.


"Masahiro sensei, maaf. Sepertinya aku tidak bisa satu kelompok dengan Megumi."


Ucap Taehyung dan membuat suasana kelas semakin ribut. Taehyung kemudian berpamitan untuk pergi ke kamar kecil.


"Hey... Matte (tunggu).. Cotto matte (tunggu sebentar)." Megumi berlari mengejar Taehyung.


"Apa kau tak ingin satu kelompok dengan ku karena sesuatu?"


Tanya Megumi dengan nafas yang tergesa-gesa. Kaki mungil milik Megumi tentu saja harus berlari untuk mengejar langkah kaki Taehyung yang lebar.


"Tidak juga. Aku sangat payah dalam pelajarannya Masahiro sensei. Jadi kupikir aku hanya menumpang saja."


Jawab Taehyung menjelaskan pada Megumi, kemudian ia berjalan kembali meninggalkan Megumi.


"Ano... Kau marah denganku karena aku tidak bisa mengingat namamu kan?"


Ucap Megumi setengah berteriak.

__ADS_1


Taehyung menghentikan langkahnya dan memutar tubuhnya kearah Megumi.


"Maafkan aku, kau pasti marah padaku karena aku tidak bisa mengingat namamu. Itu memang kelemahanku tidak bisa mengingat nama orang lain kecuali Rikako dan Masahiro Sensi. Tapi entah kenapa aku merasa senang setiap kali bisa berbicara denganmu."


Penjelasan dari Megumi sebenarnya juga membuat perasaannya sedikit membaik. Tapi dirinya masih khawatir jika hatinya akan terluka lagi.


"Hey, Kim Taehyung. Ayo kita kembali lagi. Masahiro akan memberikanmu hukuman jika kau bolos di pelajarannya." Ucap Megumi sekali lagi.


"Kau mengingat namaku?" Pekik Taehyung dengan terkejut karena mendengar Megumi memanggil namanya.


"Iie desu (tidak). Aku tahu namamu saat Masahiro Sensei memanggilmu. Maaf jika aku masih belum bisa mengingat namamu untuk esok harinya."


Taehyung sudah melihat mata Megumi yang sudah berkaca-kaca, sungguh pemandangan ini terasa menyakitkan untuk Taehyung. Terlebih ia sangat menyukai Megumi.


"Lalu apa yang kau inginkan? Kau tahu bahwa semua ini tidak ada hubungannya."


Balas Taehyung seakan menelan pil pahit untuknya. Senyumannya, cara Megumi mengajari tulisan kanji, semua itu jelas ada hubungannya dengan Taehyung.


"Bisakah kita kembali ke kelas, kita selesaikan pelajaran Masahiro sensei."


Megumi dan Taehyung sudah sampai di kelas. Kali ini Megumi yang membacakan puisinya sedangkan Taehyung yang mengartikannya.


"Koi wa sono hajimari ga itsumo utsukushi sugiru. Ketsumatsu ga kesshite yokunai nomo murikaranu koto da.


Dakara kimi o omoeba, kono mune ga itai ni natta"


(Awal dari kisah cinta itu selalu sangatlah indah. Tetapi tidak perlu heran kalau endingnya berakhir dengan buruk.


Karena kalau aku teringat padamu, dada ini menjadi sakit)


Ketika Megumi membacakannya seisi kelas diam dan memperhatikan. Karena hanya kelompoknya Megumi yang membuat puisi tentang patah hati. Teman- teman yang lainnya rata-rata membuat tentang haiku dan puisi kerinduan.


Sekarang giliran Taehyung yang menjelaskan maknanya. Megumi memberikan bukunya untuk Taehyung. Betapa terkejutnya Taehyung saat melihat catatan Megumi.


Ternyata Megumi juga menuliskan dengan huruf alfabet. Seakan tahu kelemahan Taehyung, Megumi benar-benar melakukannya untuk dirinya.

__ADS_1


"Berawal dari pertemu pertama yang terlihat oleh mata, saat itu aku melihat senyuman yang indah. Pertemuan pertama memanglah indah dan saat itu pula aku merasakan jatuh cinta. Tapi perlahan aku pun mulai menyadari bahwa terkadang jatuh cinta tidak selamanya indah. Ada kalanya cinta yang ku alami terasa menyakitkan dan melukai hati terdalamku. Disitulah aku mulai belajar bahwa cinta tidaklah berakhir dengan indah. Hingga akhirnya perpisahan terasa sangatlah menyakitkan.


Saat cinta mengalami perpisahan, saat itu pula akan terasa menyakitkan jika aku teringat pada kenangan bersama. Tapi yang lebih terasa menyayat bukan karena teringat tentang masa lalu. Kau akan merasakan paling sakit jika tak bisa mengingatnya lagi. Ketika kau merasa jatuh cinta pada seseorang tapi kau juga merasa melupakan hal yang sangat berharga."


Masahiro sampai meneteskan air matanya saat mendengar makna dari puisi yang di buat oleh Megumi dan Taehyung. Sama seperti ungkapan hatinya. Tak hanya Masahiro yang menangis tetapi beberapa murid lainnya juga merasa haru termasuk Hiroaki dan juga Rikako.


"Bagus sekali." Puji Masahiro dan memberikan tepuk tangan pada Megumi dan Taehyung.


"Kurasa sebentar lagi jam ku akan berakhir, karena perasaanku sedang membaik maka aku malas memberikan tugas. Selamat bertemu di pertemuan yang akan datang. Konnichiwa." Masahiro berpamitan dan keluar dari ruang kelasnya.


Taehyung memberikan buku catatan milik Megumi. Dirinya merasa tertolong karena catatan yang di berikan oleh Megumi.


"Arigatougozaimasu (terimaksih banyak), kau menulisnya sengan huruf alfabet jadi sangat membantuku." Ucap Kim Taehyung dan menyerahkan buku catatan milik Megumi.


"Doitamemashite (sama-sama). Ano... Kupikir lebih baik kita bertukar buku catatan saja. Karena ku dengar dari Masahiro kau masih kesulitan untuk membaca dan menulis tulisan kanji." Ucap Megumi dan mengambil buku catatan milik Taehyung.


Taehyung merasa bingung, tapi setelah melihat tulisan tangan Megumi yang rapi Taehyung jadi lebih mudah memahaminya.


"Baiklah, terimakasih sekali lagi." Taehyung langsung memasukkan buku catatannya.


"Hey Kim Taehyung ayo pergi..." Teriak Junta mengajak Taehyung untuk makan siang di kantin.


"Haik (baik)."Balas Taehyung pada Junta.


"Jaa ne (sampai jumpa)." Taehyung juga berpamitan pada Megumi karena Megumi masih duduk di sebelah Taehyung.


"Megumi chan, ayo makan bento bersama."


Ajak Rikako dan Megumi mengambil kotak bekalnya kemudian menghampiri Rikako untuk makan bersama. Megumi menyimpan buku catatan milik Taehyung kedalam tasnya, di buku catatan itu tertulis nama Kim Taehyung. Alasan Megumi bertukar buku catatan agar bisa mengingat nama Kim Taehyung, karena esok hari Megumi pasti akan lupa.


"Wahhh kelihatannya sangat enak." Megumi sangat bersemangat saat Rikako membuka bekal makanannya.


"Tentu saja. Buka mulutmu." Ucap Rikako dengan mengambil telur gulung dan menyuapi kepada Megumi.


"Oishi... (enak)." Ucap Megumi dengan mulut yang penuh dengan makanan. Ia mengunyah makanan dengan cepat agar bisa mengambil telur gulung milik temannya lagi.

__ADS_1


__ADS_2