Cinta Dua Benua

Cinta Dua Benua
45


__ADS_3

"Keadaannya sangat gawat, aku mendengar jika Haruka bekerja di sini aku juga sering melihatnya. Dan Megumi sudah pergi dari rumahnya sejak satu jam yang lalu." Jawab Masahiro kepada Taehyung.


Mendengar penjelasan dari gurunya, mata Taehyung terbuka lebar. Ia juga ikut panik karena bisa saja Haruka akan kembali menyakiti Megumi ketika bertemu.


'Tidak boleh, mereka berdua tidak boleh bertemu. Megumi tidak boleh lagi melupakanku. Aku akan melindungi Megumi, akan ku lakukan itu.'


"Taehyung bantu aku mencari Megumi sebelum mereka berdua bertemu." Masahiro mulai meminta tolong pada Taehyung untuk mencari Megumi. Dan tanpa pikir panjang Taehyung langsung bertindak.


"Taehyung, hubungi aku jika kau sudah menemukan Megumi." Masahiro berteriak pada Taehyung dan melempar kartu namanya. Taehyung berhasil menangkapnya dan memasukkannya kedalam sakunya.


Taehyung berlari mengelilingi taman yang luasnya hampir satu hektar. Sedangkan Masahiro mencari Megumi di rumah sakit.


Mereka berdua sama-sama mencari orang yang dicintainya. Bagi Masahiro tak peduli siapa yang lebih dulu menemukan Megumi asalkan bukan Haruka.


Hampir satu jam Taehyung tak juga menemukan Megumi. Ia segera menghubungi Masahiro dan bertanya apakah gurunya sudah berhasil.


"Ne moshi-moshi (halo)." Jawab Masahiro di telepon.


"Ini aku Taehyung. Apa Sensei sudah menemukannya?" Tanya Taehyung dengan suara nafasnya yang tak beraturan.


"Belum, aku juga sedang mencari dengan Mitsuya. Bagaimana denganmu?" Masahiro berbalik tanya pada Taehyung.


"Aku belum menemukannya, aku sudah mengelilingi taman dan tidak menemukannya." Jawab Taehyung.


"Apakah kau bertemu dengan Haruka." Tanya Masahiro dengan menanyakan Haruka. Karena jika tak menemukan Megumi lebih baik ia mengawasi gerak geriknya Haruka.


"Haruka juga belum terlihat di taman. Sensei aku akan mencarinya lagi." Taehyung langsung menutup panggilannya dan mencari sosok Megumi.


Berulang kali Taehyung mengelilingi taman tetapi tidak menemukan Megumi. Langkahnya terhenti di pinggiran bunga yang ia tanam.


'Dimana kau berada, saat ini aku sangat mengkhawatirkanmu.'


Taehyung terkejut saat ada yang menepuk pundaknya dari belakang.


"Teman sekelas."

__ADS_1


Suara seseorang yang sedang ia cari terdengar sangat melegakan di telinga Taehyung.


"Yokatta (syukurlah)." Taehyung langsung memeluk Megumi karena merasa lega berhasil menemukannya.


Mata Megumi terbuka lebar, Megumi sangat terkejut karena tiba-tiba seseorang yang ia lupakan namanya memeluknya.


Masahiro yang saat itu mencari Taehyung tanpa sengaja langsung melihat pemandangan yang cukup menyakitkan. Masahiro ingin menyuruh Taehyung pulang saja karena ujian masih berlangsung. Biar dirinya saja yang mencari Megumi karena tidak mau membebani Taehyung. Ia bisa tersenyum saat melihat sosok Megumi yang berhasil ditemukan Taehyung. Tapi kenapa hatinya terasa sakit. Masahiro sudah kedua kalinya melihat pemandangan yang menurutnya menyakitkan.


'Yokatta (syukurlah)' batin Masahiro, ia langsung pergi dari taman dan mempercayakan Megumi pada Taehyung.


Bagaimanapun juga Taehyung mencintai Megumi, jadi ia yakin jika Taehyung akan menjaga Megumi dengan baik. Itulah yang sedang dipikirkan oleh Masahiro.


Taehyung tersadar akan perbuatannya, saat ini pasti Megumi akan menganggapnya pria mesum karena tiba-tiba memeluknya. Karena Megumi masih belum mengingatnya.


"Gomennassai (maaf)." Ucap Taehyung dengan panik dan melepaskan pelukan Megumi.


"Tidak masalah, hanya saja aku terkejut karena tiba-tiba kau seperti itu." Jawab Megumi dengan sedikit gugup. Saat ini jantungnya masih berdetak sangat kencang.


"Sekali lagi aku minta maaf. Aku mencarimu dan merasa senang karena sudah ketemu." Taehyung memberi penjelasan pada Megumi agar tidak terjadi salah paham.


"I-itu... Tunggu sebentar." Taehyung bingung harus bagaimana menjelaskannya. Ia segera mengambil ponselnya dan menulis pesan pada Masahiro jika berhasil menemukan Megumi.


'Aku sudah menemukan Megumi' pesan dari Taehyung.


'Baiklah, jaga dia baik-baik. Kau bisa mengantarnya pulang kan. Ada yang harus ku lakukan.'


Masahiro membalas pesan dari Taehyung tanpa membutuhkan waktu yang lama.


'Baik, serahkan saja padaku.'


Taehyung langsung memasukkan ponselnya setelah membalas pesan yang terakhir.


"Ano..." Taehyung menggaruk kepalanya ia bingung harus mencari alasan apa lagi pada Megumi. "Aku ingin bertanya padamu, apa nama bunga ini." Taehyung menunjuk kearah bunga yang ia tanam. Dan Megumi langsung mendekat kearah bunga itu.


"Ehh, ini hanya tanaman yang tumbuh satu daun." Jawab Megumi yang masih memandangi bunga yang di tunjuk oleh Taehyung.

__ADS_1


"Waktu itu kau yang menanamnya, bunga itu sempat tumbuh satu kuncup bewarna kuning dan aedikit keunguan. Hanya saja tiba-tiba layu karena aku tak sempat menyiramnya." Ucap Taehyung memberitahu Megumi.


"Aku yang menanamnya?" Tanya Megumi dengan kebingungan. Tentu saja Megumi tidak mengingatnya, karena semuanya yang berkaitan tentang Taehyung sudah benar-benar dilupakan.


"Kau mungkin tidak mengingatnya, tapi aku akan mencoba merawatnya." Gumam Taehyung dengan pelan. Megumi masih bisa mendengar perkataan Taehyung yang terdengar pelan, ia juga merasa bersalah karena tidak mengingat namanya dan memanggilnya dengan sebutan 'teman sekelas'.


"Jika daunnya panjang dan kuncupnya kuning mungkin saja itu bunga tulip. Teman sekelas maaf jika aku sering melupakan sesuatu, aku juga minta maaf jika lupa namamu juga." Ucap Megumi dan mencoba untuk tersenyum pada Taehyung. Megumi mencari catatan kecilnya yang selu ia bawa. Dirinya ingin tahu siapa nama laki-laki yang ada di depannya.


"Seseorang yang duduk di belakangku adalah Kim Taehyung. Dia temanku." Taehyung mencegah Megumi membuka bukunya. Ia mengingatkan apa yang di tulis Megumi di buku catatannya.


Megumi hanya bisa diam karena tak mengira jika laki-laki di depannya tahu tentang apa yang ia catat.


"Kau tahu apa yang ku tulis." Pekik Megumi dengan melihat wajah Taehyung dengan seksama.


"Namaku Kim Taehyung, siapakah namamu? Ayo lakukan perkenalan jika kau tak mengingat namaku." Taehyung mencoba kembali pada Megumi. Tak peduli harus berapa kali menyebutkan namanya, Taehyung yakin jika suatu saat nanti Megumi akan sembuh dan mengingatnya.


"Watashi wa Megumi Saibara desu. Yoroshiku onegaishimasu (namaku Megumi Saibara. Senang berkenalan denganmu)." Megumi memperkenalkan namanya pada Taehyung dan tersenyum padanya.


"Yoroshiku onegaishimasu." Taehyung juga tersenyum membalas Megumi.


"Apa yang sedang kau lakukan disini?" Tanya Taehyung dan mengajak Megumi duduk di bangku.


"Sebenarnya aku ingin bertemu dengan Mitsuya, tetapi tiba-tiba Mitsuya membatalkan. Saat ingin kutanyakan apa alasannya tiba-tiba ponselku kehabisan batrei." Jawab Megumi dan menunjukkan ponselnya yang mati.


"Aku membeli manisan toko sana, maukah makan bersama." Megumi membuka sekotak manisan yang bermacam- macam bentuknya seperti daun sakura dan kepala kelinci yang lucu. Ia juha menawari Taehyung untuk makan bersama.


"Lucunya..." Puji Taehyung yang kagum karena melihat bentuknya yang menggemaskan.


"Benar juga, karena saking lucunya aku tidak tega memakannya." Sahut Megumi dan mengambil satu untuk di makan. "Hemmmm oishi."


"Aku ingin mencoba yang berbentuk ulat, sepertinya menarik." Ucap Taehung dan Megumi mengambilkannya.


"Cobalah."


"Emmm ternyata sangat enak, aku suka kacang merahnya." Taehyung merasakan satu gigitan yang menurutnya enak.

__ADS_1


"Benar, aku juga suka kacang merahnya." Sahut Megumi dan memakannya sampai habis.


__ADS_2