Cinta Dua Benua

Cinta Dua Benua
53


__ADS_3

Kesokan harinya, seperti biasa Kim Taehyung berangkat ke sekolah. Saat sampai di depan gerbang ada seseorang yang melemparnya dengan batu kecil, sehingga Taehyung langsung mencari siapa pelakunya.


Seorang perempuan dengan memakai kacamata dan topi hitam bersembunyi di balik pohon, dan melambaikan tangan kearah Taehyung.


"Megumi...." Pekik Taehyung saat tahu bahwa gadis yang menyamar itu adalah Megumi, teman sekelasnya.


"Sstttt... Jangan berbicara keras, nanti aku ketahuan." Ucap Megumi sambil menutup bibirnya dengan jari telunjuk sebagai isyarat agar Taehyung tidak berbicara dengan keras.


"Apa yang sedang kau lakukan disini?" Tanya Taehyung dengan suara yang di pelankan dan menengok kanan dan kiri untuk memastikan jika tidak ada seorangpun yang tahu.


"Pekan olahraga, aku ingin melihatnya. Karena hanya kau yang aku tahu jadi aku menunggumu. Hey, bisakah kau mencarikan tempat yang aman untukku?" Jawab Megumi dan melepas topinya yang ia pakai.


Megumi sudah memakai seragam olahraga seperti murid-murid yang lainnya agar mudah melakukan penyamaran. Taehyung tersenyum senang karena Megumi masih mengingatnya.


"Wakatta (baiklah), Ayo kita pergi." Taehyung langsung meraih tangan Megumi kemudian mengajak Megumi berlari untuk masuk kedalam sekolah. Hingga akhirnya Taehyung dan Megumi di sebuah taman kelas yang mana tidak ada seorangpun disana.


"Hey pertandingan apa yang ingin kau lihat. Hari ini kelas kita akan mengadakan lomba lari estafet dan bola basket." Tanya Taehyung.


"Terserah saja. Kau tidak bermain futsal lagi?"


"Belum ada jadwal pertandingan futsalnya." Taehyung memberi jawaban pada pertanyaan Megumi.


"Baiklah, kalau begitu aku ikut kau saja."Ucap Megumi lalu tanpa sengaja ia melihat kearah bunga yang pernah di tanam oleh Taehyung.


"Ehh indahnya....! Padahal sedang musim dingin tapi bunga-bunganya mekar dengan indah." Megumi sangat terpesona dengan bunga krisan kuning yang ada di taman itu.


"Ini taman kelas kita." Balas Taehyung memberitahu pada Megumi.


"Hountoni? (benarkah). Sangat indah sekali, lihatlah taman yang lain. Tidak ada bunga yang mekar sama sekali, sedangkan disini banya bunga yang bewarna kuning seperti musim semi saja. Hey siapa yang merawatnya?" Tanya Megumi masih dengan senyuman di wajahnya, dan hal itu semakin membuat Taehyung terpesona.


"Aku." Jawab Taehyung sedikit malu.


"Kau sangat keren sekali Kim Taehyung."


Mendengar ucapan dari Megumi membuat Taehyung sangat terkejut. Karena Megumi menyebut namanya dan Megumi bisa mengingatnya.


"Kau ingat namaku?" Tanya Taehyung.

__ADS_1


"Tentu saja, bukankah kita sudah pernah bertemu beberapa kali? Kau orang yang di ajak sensei ke rumahku kan?" Jawab Megumi.


"So desuka (Begitukah). Hey Megumi chan, kita bisa melihat pertandingan basket saja. Ayo pergi." Taehyung kemudian mengajak Megumi ke ruang olahraga. Seperti biasa Taehyung mengajak Megumi untuk melihat dari atas, karena disitulah yang paling aman agar Megumi tidak diketahui oleh orang lain.


Semua teman-teman sekelasnya terlihat bersorak saat permainan basket di mulai. Mereka sangat kagum dengan permainan Hiroaki yang benar-benar keren.


"Megumi kau lihat seseorang yang memakai baju nomor sebelas. Dia adalah Hiroaki." Ucap Taehyung sambil menunjuk kearah Hiroaki.


"Hum, aku rasa dia adalah kaptennya."


"Hiroaki dan kau juga teman akrab." Ucap Taehyung namun Megumi melihat kearahnya tanpa berkedip sekalipun. "Aku hanya memberitahumu saja, berhentilah melihatku seperti itu."


"Aku mengerti. Apakah Kim Taehyung juga berteman akrab dengan Hiroaki?"


Pertanyaan dari Megumi seakah membuat Taehyung sangat bingung menjawabnya. Antara iya dan tidak. Karena saat ini Hiroaki tidak seperti dulu lagi pada Taehyung.


"Tidak juga," Jawab Taehyung dengan memberikan senyum tipis pada Megumi.


Megumi yang dari tadi melihat Taehyung hanya memberikan senyuman simpul karena merasa hambar dengan apa yang ia lihat hari ini.


Taehyung hanya melihat kearah Megumi dengan tatapan kosong, tak percaya jika Megumi juga melupakan Rikako.


"Kau tidak mengingat Rikako sama sekali?" Tanya Taehyung dengan hati-hati.


"Ahhhh, mungkin gadis itu juga teman akrabku. Aku melupakan semuanya, mungkin bagi semua orang aku adalah orang yang aneh." Ucap Megumi dengan pelan lalu ia berjalan keluar dari gedung olahraga.


Taehyung lalu bergegas untuk mengikuti Megumi dari belakang. Ia tak ingin orang lain melihat Megumi dalam keadaan sekarang.


"Hey, mau pergi ke suatu tempat?" Tanya Taehyung.


"Kemana?"


Tanpa persetujuan Taehyung langsung meraih tangan Megumi, ia mengajak ke suatu tempat yang tak lain adalah taman di sekitar rumah sakit.


"Kim Taehyung, apa kau tidak masalah jika pergi meninggalkan sekolah?" Tanya Megumi saat berjalan di belakang Taehyung.


"Tentu saja tidak."

__ADS_1


"Hey Megumi, aku selalu kemari saat perasaanku tidak baik. Lihatlah bunganya sudah mekar." Taehyung lalu berlari kearah bunga yang telah mekar.


"Woahh... Cantiknya...!" Ucap Taehyung dengan takjub saat melihat bunga yang selama ini dinantikan telah mekar.


"Bunga lili hitam, kau menyukainya?" Sahut Megumi yang sudah berada di sebelah Taehyung.


"Hum, bagaimana menurutmu cantikkan?" Tanya Taehyung dan Megumi hanya mengangguk saja.


Megumi lalu duduk di salah satu ayunan dengan tatapan yang sayu, menyadari hal itu Taehyung langsung menghampirinya. Ia juga membelikan sekaleng minuman yang baru di beli dari vending machine.


"Taehyung kun, bukankah kau melihatku sangat aneh?


Tentu saja iya, tapi kau bertindak seakan semua baik-baik saja kan." Ucap Megumi saat Taehyung menghampirinya.


Taehyung masih belum mengatakan sesuatu, dirinya tidak tahu harus bagaimana membalas ucapan Megumi. Ia juga tak ingin lagi berharap terlalu jauh.


"Megumi berbeda dari orang yang pernah ku temui. Saat pertama kali bertemu denganmu, senyuman Megumi yang mengubah hidupku."


Megumi hanya tersenyum simpul saat melihat wajah Taehyung. Entah kenapa mendengar sepatah kata dari laki-laki di depannya sudah membuat Megumi kembali mendapatkan percaya dirinya.


"Hountoni ? (benarkah)." Tanya Megumi dan Taehyung hanya menganggukkan kepalanya.


Taehyung membalas senyuman dari Megumi yang selama ini jarang terlihat di depannya.


Masahiro hanya dapat menempelkan tangannya di dadanya. Meskipun bibirnya tersenyum tapi rasa sakit mengalir begitu saja didalam dadanya.


Perlahan ia hanya bisa merelakan gadis yang selama ini dicintainya.


'Megumi chan berbahagialah.' Ungkap Masahiro dalam hati, ia memutar langkahnya lalu pergi meninggalkan Taehyung dan Megumi di taman.


Saat itu Masahiro melihat Taehyung yang berlari mengajak Megumi keatas gedung olahraga. Awalnya ia merasa curiga, namun Taehyung hanya mengajak Megumi untuk melihat pertandingan basket dari atas agar tidak di ketahui oleh orang lain.


Masahiro mengikuti Taehyung karena tiba-tiba Megumi pergi begitu saja meninggalkan gedung olahraga. Rasa bahagia bercampur sedih yang ia dapati. Megumi berhasil tersenyum kembali, tapi bukan darinya melainkan orang lain.


"Sensei.....!"


Suara gadis yang lembut terdengar memanggil Masahiro. Kemudian ia berbalik dan menghentikan langkahnya.

__ADS_1


__ADS_2