Cinta Marsha

Cinta Marsha
episode 19


__ADS_3

Isak tangis Arga yang sedari tadi di sepanjang perjalanan nya membuat kepala Aega berdenyut ,


Arga berjalan gontai menuju ke apartemen nya , pria itu bahkan hampir limbung kalau tidak Revan menahan tubuh nya .


"Lo harus kuat jalan bentar lagi juga nyampe" ucap Revan .


Arga tidak menyahut , diri nya masih diam seperti orang linglung .


"Ga"


Revan berdecak kesal , mau tidak mau Revan menuntun tubuh Arga yang sudah lemas itu .


"Nyusahin banget sih lo Ga "


Arga tidak menyahut , diri nya masih diam .


Tidak lama Revan sudah sampai di deoan apartemen , Revan lalu meletakkan tubuh Arga di sofa .


Revan memekik terkejut ketika Arga di letakkan di sofa , diri nya sampai membulat kan kedua bola mata nya sangkin syok nya .


"Ga , lo kenapa ? Ga bangun Ga " ucap Revan sambil menepuk-nepuk pipi Arga .


"Ga jangan bercanda . Enggak lucu Arga" ucap lagi Revan .


Revan berdecak , lalu meraih ponsel nya yang berada di saku celana nya , pria itu langsung menghubungi Reta -- Mami Arga .


Panggilan langsung terhubung .


"Halo Van "

__ADS_1


"Tan-- tante , Arga Tante" panik Revan .


Reta yang tengah tertidur langsung membulat kan kedua bola mata nya mendengar nada panik dari Revan , apa lagi ada nama anak nya .


"Van , Arga kenapa ? " Pekik Reta nada suara nya yang tinggi sampai membuat sang suami yang tengah memejamkan kedua bola mata nya, langsung terbangun .


"Mi kenapa sih teriak-teriak ?" Tanya Darta dengan suara serak nya . Tapi tidak di hiraukan oleh Reta .


" Van , cepet bilang , ada apa Van ?"


"Arga tiba-tiba pingsan Tan" sahut Revan .


Reta membulatkan kedua bola mata nya . Lalu menatap sang suami . "Pi , Arga pingsan" teriak nya , yang langsung membuat Darta juga ikutan panik .


"Van , kami ke apartemen sekarang"


Tuuuut


"Gue harus hubungi Marsha deh, mana tau langsung siuman tuh bocah" ucap Revan yang langsung mendeal Nomor Marsha .


Untung saja panggilan pertama yang di layangkan oleh Revan langsung terhubung ,


Marsha yang tengah tertidur langsung membuka mata nya ketika nada dering di ponsel nya berbunyi . Di sana tertera nama Revan , Marsha langsung mengangkat nya .


"Halo Van ada apa ?"


"Sha , Arga , Sha , Arga pingsan" ucap Revan tho the point .


Marsha panik bukan main , diri nya yang lagi tertidur lamgsung bangkit dan berdiri . "Kamu dimana Van ? Aku ke sana sekarang " ucap Marsha .

__ADS_1


"Gue lagi di apartemen ni , gue juga lagi nungguin Tante Reta sama Om Darta , "


"Oke , aku kesana ,"


Lalu Marsha langsung melangkah kan kaki nya ke kamar kedua orang tua nya.


Tok


Tok


Tok


"Pa , Ma " panggil Marsha sembari mengetuk pintu kamar kedua orang tua nya .


Jordan dan Nia yang memang belum tidur langsung saling pandang , lalu kedua nya beranjak dari tempat tidur dan melangkah kan kaki nya menuju pintu dan membuka pintu .


Cklek


Jordan dan Nia bisa melihat raut wajah khawatir sang putri .


"Ada apa sayang ? " Tanya Nia .


Marsha menghela nafas nya dalam . "Pa , Ma , Ar-- arga Pingsan , Marsha pamit mau ke apartemen nya" ucap nya .


Jordan dan Nia langsung membulatkan kedua bola mata nya. "Sha, ayo kita ke sana, Papa antar " sahut Jordan cepat .


Nia pun mengangguk kan kepala nya . "Ayo Sha" ajak nya lalu menarik tangan snag putri .


Mereka pun pergi menuju ke apartemen milik Arga .

__ADS_1


___oOo__


__ADS_2