
Natasha yang sudah sedikit tenang dengan hatinya melakukan aktivitas seperti biasanya, Namun ia tak periang seperti biasanya.
Seolah-olah ia tumbuh menjadi sosok yang lebih dewasa.
simbok yang melihat tampilan Natasha sudah rapi langsung bertanya. "Non Acha mau pergi kemana?."
"Aku mau pergi kesalon mbok, untuk merapihkan rambut ku ini."
"Memangnya rambut Non Acha kenapa, bukankah sudah rapi?" tanya simbok
Natasha menggelengkan kepalanya karena simbok rak paham akan ucapannya. "Bukan itu maksudku mbok, aku ingin merapihkan rambutku dengan memotongnya." ja
"Kenapa dipotong Non,? apa Non tidak sayang dengan rambut Non yang sudah panjang." ucap simbok yang baru mengerti ucapannya.
"Tentu saja aku sayang dengan rambutku yang panjang ini, namun aku ingin mengganti suasana dengan memotongnya sedikit, aku pergi dulu ya mbok?" ujar Natasha yang langsung pergi daripada dia harus menjawab pertanyaan simbok yang tiada hentinya.
Sebenarnya Natasha memang tidak ingin memotong rambutnya, namun ia juga ingin merubah penampilannya dan sikapnya menjadi lebih dewasa, saat Papanya memberitahunya tentang Thomas mengenai niatnya yang sungguh-sungguh menginginkan dirinya Natasha sangat senang mendengarnya. dan saat itu juga Papanya memberikan kebebasan untuk mengambil semua keputusan sendiri, apakah dirinya mau menerima Thomas atau menolaknya.tapi
disaat itu juga ayahnya memberikan syarat jikalau dirinya menerima Thomas maka Natasha juga harus menerima James sebagai kakak baginya.
Natasha yang sudah mantap dengan keputusannya memilih untuk hidup bersama Thomas pria yang dicintainya dan menerima semua syarat dari Papanya.
Bukankah tidak masalah hanya menerima James sebagai kakak nya, Natasha justru senang mendapat anggota keluarga baru.
*****************
Natasha yang baru keluar dari salon dengan tampilan rambut yang pendek sepundak membuat wajahnya yang mungil kelihatan lebih cantik, dengan dagunya yang lancip serta bibirnya yang mungil, ia berjalan-jaln disekitar mall untuk membuat suasana hatinya lebih baik, Namun siapa disangka di mall ia justru bertemu dengan seseorang yang pernah kenalnya disuatu tempat.
Natasha sangat penasaran dengan orang tersebut dan ia mencoba mengikutinya diam-diam, Namun betap terkejutnya saat ia melihat orang yang diikutinya itu duduk bersama James Cameron, orang yang telah dianggap sebagai keluarga oleh Papanya.
Dan tanpa sengaja James juga melihat Natasha sedang melihatnya dengan sembunyi-sembunyi, James merasa panik saat itu juga, ia takut kalau Natasha menghampirinya dan bertemu Bernard. James akhirnya mempunyai ide untuk mengakhiri perbincangannya dengan Bernard dan mengantarnya pergi dari tempat ini.
__ADS_1
Natasha yang heran melihat James yang tiba-tiba pergi dengan pria yang sedang diikutinya merasa kecewa karena tidak mendapatkan info tentangnya.
Berbeda dengan James yang takut kalau Natasha akan bertemu dengan Bernard dan berurusan dengannya, apalagi James pernah bilang pada Bernard kalau dirinya tak bisa menemukan Natasha wanita yang pernah dicarinya.
Setelah Bernard pergi dari mall, James segera kembali untuk menemui Natasha dan bertanya padanya sedang apa dia mengikuti dan memperhatikannya.
"Natasha" panggil James
Natasha yang terkejut melihat James kembali dan menghampirinya berpura-pura melihat layar ponselnya, agar James tak curiga kalau tadi ia sedang memperhatikannya.
"hallo James" Natasha menyapanya kembali agar dirinya tak dicurigai James.
"Apa yang kau lakukan disini, dan maaf Natasha jika pertanyaanku ini menyinggung mu, apakah kau sedang mengikutiku kemari?" ucap James
kali ini Natasha tidak bisa berkelit lagi. "Tidak apa-apa James, tapi aku tidak mengikutimu. aku hanya penasaran dengan orang yang sedang bersamamu tadi."
"dengan orang yang bersamaku?, apakah kau mengenalnya?." James terkejut karena tidak menyangka mendengar pertanyaannya.
"Apa? . . . dia berani bersikap tidak sopan padamu? " James merasa marah karena ada pria yang berani bersikap tidak sopan kepada adiknya.
Natasha merasa terharu dengan ucapan James, namun ia tak ingin mencari masalah dengan orang yang tak dikenalnya. "Sudahlah James, tak usah kau membahas tentang itu, kejadiannya saja sudah lama sekali."
"Baiklah Natasha, aku akan menuruti semua keinginan adikku ini." ujar James
"Adik . . . . ? " tanya Natasha sambil melirikan mata pada Natasha.
"Apa aku salah, maafkan aku yang telah lancang memanggilmu adik."
"Tidak apa-apa James, aku hanya bercanda kau bisa memanggilku adikmu atau apapun yang kau suka" ucap Natasha sambil tertawa kecil.
James merasa bahagia Natasha bisa menerima dan menganggapnya sebagai saudaranya, ia tak menyangka Natasha mempunyai sifat yang baik hati seperti Anthony Papanya. dan ia merasa beruntung sekali bisa diterima di keluarga itu.
__ADS_1
"Apakah kau memotong rambutmu?" tanya James melihat penampilan Natasha yang berbeda.
"Bagaimana menurutmu James dengan penampilan baruku? " sahut Natasha
James memandangi Natasha cukup lama karena terpesona dengan penampilannya saat ini. "mmmmmmmm menurutku kau tampak cantik dengan tampilan apapun."
"oh . . . James kau membuatku malu, lihatlah wajahku ini seakan memanas dan memerah karena kau memujiku secara berlebih." ucap Natasha sambil tersenyum malu.
Mereka melanjutkan perbincangannya dengan pergi ke kafetaria dekat mall, dan mereka tampak asyik berbincang berdua seperti seakan mereka sudah lama mengenal, Namun saat mereka sedang asyik berbincang Thomas yang tiba-tiba datang dari arah belakang langsung mencekram kerah baju James dan memberinya bogeman di pipi James, James langsung jatuh tersungkur kelantai.
Natasha terkejut dengan apa yang barusan terjadi. "Apa yang lakukan Thomas?." Natasha langsung membentak Thomas karena tiba-tiba datang dan langsung memukul James.
Natasha segera membantu James bangun dari lantai dan melihat wajah James yang habis dipukul Thomas, wajah James langsung membiru dan dekat mulutnya terluka, Natasha yang sangat marah Langsung menampar pipi Thomas.
Thomas tidak terima perlakuan Natasha yang menamparnya."Kenapa kau menamparku Natasha?"
"Kau memang pantas mendapatkannya, karena sikap tidak sopanmu itu yang tiba-tiba memukul James tanpa alasan."
"Natasha kenapa kau membelanya?, apakah kau tau siapa James sebenarnya?" tanya Thomas.
Natasha yang merasa tindakannya benar terus membela James didepan Thomas. "Tentu saja aku membelanya, karena James adalah kakakku."
"Apa aku tidak salah dengar, pria ini kakakmu?" tanya Thomas sambil menunjuk kearah James
"Kau tidak salah dengar Thomas, James Cameron adalah kakakku, jadi jangan coba-coba kau menyakitinya lagi, atau aku tidak kan pernah mau bertemu dengan mu lagi." ujar Natasha yang kemudian pergi dari kafe sambil menuntun James.
"Natasha kenapa kau pergi?, aku belum selesai bicara dengan mu?" tanya Thomas yang melihat Natasha pergi begitu saja.
"Kita akan membahas masalah ini lain waktu, aku akan membawa James untuk diobati dulu ." ucap Natasha berteriak pada Thomas
Thomas merasa kecewa dengan sikap Natasha yang mengabaikannya dan membela musuhnya itu, namun Thomas juga terkejut dengan pengakuan Natasha tadi kalau James adalah kakaknya.
__ADS_1
Bagaimana bisa James menjadi kakaknya Natasha, karena menurut sepengetahuannya Anthony tidak mempunyai anak laki-laki ataupun saudara di kota ini.