Cinta Mr. Boy

Cinta Mr. Boy
Tekad Malika


__ADS_3

Anggeline yang menunggu suaminya didalam mobil sangat gelisah karena ingin melihat seperti apa rupa putrinya saat mengenakan gaun pengantin, ia yang tidak bisa berdiam diri saja dimobil apalagi ia sangat ingin melihat putrinya Natasha walaupun dari kejauhan itu sudah cukup untuknya.


Namun sayangnya Anggeline ketahuan oleh simbok yang melihat dirinya sedang memperhatikan Nona nya dengan diam-diam.


" Nyonya . . . " sapa simbok.


Anggeline tampak kaget sekali saat simbok menyapanya, akankah simbok kali ini mengenalinya sebagai Mira ucap Anggeline didalam hatinya.


" Bukankah Nyonya yang pernah bertemu saya di swalayan tempo dulu " ucap Simbok.


Anggeline mengambil nafas lega karena simbok tidak mengenalinya sebagai Mira.


" Benarkah itu? " ucap Anggeline pura-pura lupa.


" Iya Nyonya, ini saya Simbok yang pernah mengira Nyonya ini adalah Nyonya Mira Majikan dulu saya " kata simbok menjelaskan.


" ohhh begitu, maafkan saya karena saya orangnya pelupa " ucap Anggeline.


" Lalu mengapa Nyonya berdiri diluar seperti ini, Mari masuk Nyonya akan kuperkenalkan pada Non Natasha orang yang pernah saya ceritakan " kata simbok.


Namun sayangnya Aston Chadwick keluar menghampiri Anggeline dan mengajak pulang bersamanya.


" Sayang kau disini, bukankah tadi kau bilang ingin menungguku didalam mobil? " tanya Aston yang melihat istrinya sedang berbincang-bincang.


" Aku baru saja keluar dari mobil dan ingin menyusul mu namun aku tidak sengaja bertemu simbok dan sedikit berbincang dengan nya " jawab Anggeline.


" Jika seperti itu, mari kita pulang saja aku sudah malas berada disini lebih lama lagi " ucap Aston.


Anggeline sangat beruntung kali ini karena dia bisa pergi tanpa harus menemui Natasha, seperti perkataan simbok dia pun pamitan kepada nya untuk pulang dan tidak bisa memenuhi permintaannya.


" Maaf mbok, aku harus pergi sekarang juga karena suami ku ingin aku ikut pulang bersamanya " ucap Anggeline.


" Iya Nyonya tidak apa-apa, saya mengerti " sahut simbok.


Anggeline pun berjalan dengan menggandeng lengan suaminya dengan mesra, dan pergi meninggalkan pesta pernikahan putrinya.


****************


Thomas menghampiri Natasha yang sedang bersama Papa nya, namun seseorang menarik lengan nya sehingga ia harus berhenti.


" Kawan, kau kenapa berjalan mengendap-endap seperti ini? " tanya Jonatan.


" Jo, kau membuatku kaget saja. kukira tadi Malika yang menarik lengan ku " jawab Thomas.


" Malika?, Mantan kekasihmu itu? " tanya Jonathan.


" Benar Jo " Jawab Thomas.

__ADS_1


" Memang nya kenapa dengan Malika? " tanya Jonathan yang penasaran.


" Jo, kau tidak tahu betapa nekatnya wanita itu. dia berusaha mendekatiku didepan Natasha " kata Thomas.


" Ohhh maka nya kau berjalan secara mengendap-endap seperti ini " ucap Jonathan mengejek Thomas.


" Diam kau Jo, dan jika kau tidak ada pekerjaan bisakah kau mengalihkan perhatian Malika dariku? " tanya Thomas.


" mmmmmmmmm bagaimana ya kawan, kau tau kalau aku paling malas berurusan dengan wanita. apalagi jika wanita itu adalah Malika " jawab Jonathan.


" Tolong lah Jo, kuharap kau mengerti kondisi ku sekarang, aku baru saja menikah dengan Natasha masa aku harus bertengkar dengannya dihari pernikahanku Hanya karena Malika " ucap Thomas memohon.


" Baiklah kawan, aku akan mengalihkan perhatiannya sampai pesta pernikahan mu usai " sahut Jonathan yang tidak ingin sahabat nya itu kesusahan.


" Terimakasih Jo, kau memang teman baikku " kata Thomas yang langsung memeluknya.


" Tak perlu sungkan dengan ku kawan " ucap Jonathan sambil menepuk bahunya.


Natasha menghampiri suaminya yang sedang berbincang dengan Jonathan dan meninggalkan Papa Nya.


" Papa, aku pergi kearah Thomas dulu " ucapnya pamit kepada papanya.


" Baiklah putri ku " sahut Anthony.


Natasha pun meninggalkan Anthony dan menghampiri suaminya untuk bertanya darimana saja dirinya.


Thomas menengok kearah belakang melihat istrinya datang menghampirinya, dan untungnya dia sudah selesai berbicara tentang Malika kepada Jonathan agar mengurus nya selama pesta pernikahan nya.


" Iya Sayang ada apa? " tanya Thomas.


" Kau darimana saja?, aku daritadi tidak melihat mu? " tanya Natasha.


" Aku dari tadi disini saja sayang " jawab Thomas singkat.


" Benarkah itu? " tanya Natasha kembali.


" Benar sayang, jika kau tidak percaya tanya saja pada Jonathan. aku daritadi berbincang dengannya " sahut Thomas memberikan kode dengan mengedipkan matanya pada Jonathan agar menganggukkan kepalanya.


Natasha melihat ada kejanggalan dengan Thomas, ia pun memandangi Jonathan dengan tatapan serius agar dia tak menutupi jika Thomas berbohong kepada nya, dan menurut pengamatan nya jelas sangat jikalau suami nya saat ini tengah berbicara bohong padanya. namun Natasha enggan untuk mencari keributan ditengah pesta pernikahannya.


Thomas yang mengerti jika Natasha sedang mencurigai nya menyuruh Jonathan pergi untuk menjalankan tugas yang ia minta tadi.


" Jo, sebaiknya kau pergi dulu. tampaknya istriku ini sedang ingin berduaan dengan ku " ucap Thomas dengan tegas kuat agar Natasha dapat mendengarnya.


" Baiklah kawan, aku permisi Nyonya Chadwick " kata Jonathan pamit kepada istrinya Thomas, dan berjalan pergi meninggalkan mereka.


Natasha terdiam dan tersipu malu saat Jonathan memanggilnya Nyonya Chadwick, dan dia pun melupakan kecurigaan nya terhadap Thomas.

__ADS_1


" Thomas dimana ayahmu? " tanya Natasha.


" Ayahku?, mungkin kau salah bertanya sayang " kata Thomas.


" Tidak Thomas aku serius menanyakan keberadaan ayahmu, sebab seperti nya aku melihat nya sekilas saat tadi kita melakukan upacara pernikahan " ucap Natasha.


" Justru aku baru tahu darimu jika ayahku datang kepernikahan kita " sahut Thomas.


" Thomas . . . kau tidak boleh begitu, bagaimana pun juga ia tetap ayahmu " kata Natasha.


" Sudah lah sayang, jangan membahas tentang nya lagi " ucap Thomas.


" Lalu kau ingin membahas tentang apa? " tanya Natasha dengan malu-malu.


" mmmmmmm bagaimana jika kita membaca tentang bulan madu kita saja? " tanya Thomas menggodanya.


" Bulan madu? . . . " kata Natasha wajahnya memerah.


" Iya sayang, coba kau katakan pada suami mu ini kau ingin kita pergi berbulan madu dimana? " tanya Thomas.


" Tapi Thomas, bagaimana dengan Papa ku jika kita pergi berbulan madu jauh dari kota ini? " tanya Natasha yang bingung melihat keadaan Papa nya belum sehat benar.


" Kau tak perlu risau sayang, bukankah James disini menjaga Papa dan menemani nya agar beliau tidak kesepian " ucap Thomas memberi solusi untuk istrinya.


" Akankah James mau? " sahut nya.


" Tenang sayang, James pasti mau melakukan nya karena dia perduli dengan Papa " kata Thomas.


" Baiklah jika itu menurutmu baik, aku akan dengan senang hati ikut denganmu " ucap Natasha.


" Terimakasih sayang " sahut Thomas sambil mengecup kening istrinya.


**********


Jonathan yang menjalankan perintah dari Thomas agar mencegah Malika mendekati nya berusaha semampunya agar wanita itu pergi dari pesta temannya itu.


" Hai cantik " panggil Jonathan mengalihkan perhatiannya.


" Hai Jo, kau disini juga " ucap Malika.


" Tentu saja cantik, ini kan pernikahan sahabatku " sahut Thomas.


" oh ya, aku lupa Jo. Bagaimana jika kita menghampiri Thomas disana " kata Malika sambil menunjuk kearah Thomas.


" Tak perlu cantik, karena aku ingin berdua saja dengan mu " ucap Jonathan mencoba merayu Nya.


Malika tahu maksud ucapan Jonathan, ia ingin menjauhkan Thomas darinya. sebenarnya Malika juga sudah malas untuk mendekati Thomas namun dia terlanjur bersepakat dengan Aston dan Bernard yang membuat nya tidak bisa menjauhi Thomas sampai rencananya berhasil.

__ADS_1


__ADS_2